Waspadai Kantuk saat Mengemudi! Kenali Bahaya Microsleep

CaruserMagz.com – Pernahkah sobat merasakan kantuk saat mengemudi mobil? Tiap orang yang sering mengemudi pasti pernah mengalaminya, baik karena kelelahan maupun karena kondisi tertentu yang membuat kita merasa bosan dengan kondisi jalan. Semisal mengemudi di jalan toll yang panjang atau kondisi jalanan macet yang stop-and-go.

 
Ngantuk saat beraktifitas dalam bahasa ilmiah disebut microsleep, dalam bahasa sehari-hari disebut tidur-tidur ayam, yaitu tidur dalam waktu singkat namun masih memiliki sebagian kesadaran motorik sehingga mudah terbangun karena tersentak.

 
Microsleep adalah rentetan tidur pendek-pendek yang dialami tanpa disadari. Kebanyakan rentetan tidur tersebut sangat singkat dalam sepersekian detik, namun beberapa diantaranya terkadang cukup panjang dan baru disadari karena leher tersentak.

 
Saat mengalami microsleep, pada dasarnya otak menyadari bahwa tubuh sedang beraktifitas, sehingga sebagian otak tidak tertidur, namun beberapa bagian otak telah benar-benar istirahat. Sehingga proses mencerna informasi dari aktifitas yang sedang dilakukan tidak optimal.

 

Bahaya Microsleep saat Mengemudi

 
Jika microsleep terjadi saat kita mengemudi, maka ini sangat berbahaya dan harus segera disadari oleh pengemudi untuk segera menepi dan berusaha mencari tempat untuk istirahat agar terhindar dari kecelakaan.

 
Celakanya microsleep sering tidak disadari oleh pengemudi yang mengalaminya, sehingga kebanyakan pengemudi menganggap remeh kantuk tersebut. Kesadaran akan atifitas yang masih ada membuat pengemudi merasa masih sanggup untuk mengemudi lebih jauh.

 

Hal tersebut dibenarkan oleh hasil penelitian di Universitas Queensland, Australia, yang membuktikan bahwa sebagian besar pengemudi yang mengalami microsleep tidak mau berhenti untuk istirahat.

 
Badan pemerhati keselamatan jalan raya di Amerika Serikat yang bernama AAA Foundation mengeluarkan data hasil penelitiannya, yaitu bahwa 16,5% kecelakaan fatal mobil di Amerika diakibatkan oleh pengemudi yang mengantuk.

 
Dalam rentetan microsleep, jika dibiarkan maka durasi tidur makin lama akan makin panjang. Awalnya sepersekian detik, jika diteruskan bisa bertambah lebih dari sedetik. Hal tersebut sangat berbahaya karena menghilangkan kewaspadaan, reflek dan pengambilan keputusan. Alhasil tangan dapat dengan tidak disadari memutar setir ke arah yang tidak seharusnya.

 
Baca juga:

 

Bagaimana Menghindari Kantuk saat Mengemudi?

 
Bagi sobat yang sering berkendara dalam jarak jauh, perlu sangat waspada untuk menghindari microsleep sebisa mungkin. Beberapa tips berikut dapat dilakukan untuk mencegah rasa kantuk saat mengemudi:

 
Istirahat Cukup – Siapkan kondisi tubuh yang bugar sebelum mengemudi dalam jarak jauh, yaitu dengan istirahat yang cukup. Jangan begadang saat besok pagi akan berkendara dalam waktu lama.

 
Pengemudi Serap – Menyediakan pengemudi pengganti bisa menjadi solusi terbaik jika melakukan perjalanan jauh dan tidak ingin berhenti untuk istirahat. Sehingga pengemudi bisa tidur secara bergiliran dalam perjalanan.

 
Batasi waktu maksimal mengemudi – Tubuh kita punya keterbatasan untuk berkonsentrasi mengemudi dalam waktu lama. Membatasi waktu mengemudi 3 hingga 4 jam, kemudian istirahat dengan berhenti atau berganti pengemudi.

 
Mengkonsumsi Kopi – Kandungan Caffein di dalam kopi dapat meningkatkan daya konsentrasi dan mencegah kantuk. Namun sebaiknya tetap membatasi waktu maksimal 4 jam, untuk beristirahat.

 
Tidur Singkat – Jika di tengah perjalanan terasa mengantuk dan tidak ada sopir pengganti, maka sebaiknya segera menepi dan lakukan tidur singkat jika terpaksa. Tidur selama 10 menit dapat mengembalikan kebugaran dan menghilangkan kantuk berat.

 
Aktifitas lain yang membantu menghilangkan kantuk – Beberapa aktifitas lain yang membantu meningkatkan konsentrasi dan menghilangkan kantuk dapat juga dilakukan. Misalnya dengan mengunyah permen karet, ngobrol dengan teman, mendengarkan radio, dan lainnya.

 
Demikian beberapa tips untuk menghilangkan kantuk saat mengemudi. Tetap waspada dalam perjalanan dan sadarilah rasa kantuk saat sedang berkendara, jangan anggap remeh. Karena risiko kecelakaan tidak sepadan dengan sedikit waktu istirahat yang diambil.

Keep safety driving!

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:
Loading...

Yayan Abdhi

Simply an Automotive Enthusiast who loves to express everything by texting.  Find more about me through below Social Media Buttons.  Semoga blog ini banyak membantu netizen yang membutuhkan informasi seputar otomotif.

Tulis Komentar