Ciri Mobil Bekas Masih Layak Beli dan Normal

Ciri Mobil Bekas Masih Layak Beli dan Normal

CaruserMagz.comCiri-ciri mobil bekas masih layak dan tidak akan menimbulkan masalah besar – Membeli mobil bekas adalah alternatif paling logis bagi mereka yang menginginkan mobil berspesifikasi tinggi, tapi dengan harga terjangkau.

Namun membeli mobil bekas memiliki risiko terbeli mobil yang dalam kondisi sudah tidak layak, atau ada kerusakan berat yang memerlukan biaya besar untuk perbaikan.

Sehingga membeli mobil bekas memerlukan ketelitian dalam pengecekan sebelum deal untuk diboyong. Agar tidak kecewa dan menyesal setelah beberapa saat menggunakan mobil tersebut.

Namun ada beberapa ciri mobil bekas masih layak yang bisa diketahui calon pembeli, untuk dijadikan pedoman bahwa mobil tersebut tidak akan menimbulkan masalah besar atau memerlukan perbaikan dengan biaya besar di masa depan.

Tips mobil bekas berkualitas
Tips beli mobil bekas berkualitas

Tanda Mobil Bekas Masih Layak Beli

Mengetahui tanda atau ciri mobil bekas masih baik kondisinya, sangat penting saat mengecek mobil yang akan dibeli. Berikut beberapa ciri mobil bekas yang masih bagus dan layak pakai:

  • Mobil Mudah Distarter
  • Suara Mesin Terdengar Halus
  • Bau Asap Knalpot Tidak Menyengat
  • Tidak Ada Kebocoran di Area Mesin
  • Sistem Kelistrikan Lancar
  • Kaki-Kaki Presisi
  • Bodi Mobil Presisi dan Cat Mulus

Ciri Mobil Second Layak Pakai

Mobil Mudah Distarter

Mobil yang kondisinya masih normal dan bagus akan mudah dihidupkan, cukup sekali putar kunci atau tekan tombol Start-Stop Engine mobil terebut akan langsung hidup.

Mobil yang mudah distarter menandakan sistem kelistrikannya masih baik, atau minimal pembeli tidak perlu mengganti baterai mobil yang sekarang sudah berharga cukup mahal.

Baca:  12 Hal Penting Dilakukan setelah Membeli Mobil Bekas, No.7 Mengerikan jika Diabaikan

Itu juga menjadi tanda bahwa sistem saluran bahan bakar, saluran udara dan busi dalam keadaan baik. Jika mobil tidak mudah dihidupkan mesinnya, itu menjadi tanda bahwa sistem kelistrikan, atau input bahan bakarnya sudah bermasalah.

Tombol Start-Stop Engine punya potensi bahaya
Tombol Start-Stop Engine

Mesin Halus

Suara mesin yang masih halus merupakan tanda bahwa mesin mobil tersebut masih bagus. Tidak ada suara kasar atau bunyi-bunyi yang tidak normal saat mesin dihidupkan, baik mesin diesel maupun bensin.

Pengecekan bisa dilakukan saat mesin iddle atau saat mobil dijalankan. Jika ingin lebih pasti, ketahui seperti suara mesin mobil itu saat baru sebelum mengecek mobil bekas. Bisa dilakukan dengan melakukan test-drive mobil yang sama saat kondisinya baru.

Asap Kenalpot Tidak Bau Menyengat

Adanya bau menyengat seperti bau bahan bakar dari kenalpot menandakan pembakaran yang tidak lagi sempurna di mesin. Itu adalah uap bahan bakar yang masih terbawa ke saluran gas buang karena tidak terbakar di ruang mesin.

Gas buang yang tidak berbau menyengat menjadi pertanda bahwa pembakaran masih sempurna, yang itu berarti perawatan mobil sangat baik oleh pemilik sebelumnya.

Knalpot Ngebul dan Bau Menyengat
Knalpot Ngebul dan Bau Menyengat

Tidak Ada Kebocoran

Lakukan pengecekan di bagian bawah mobil, khususnya di area kap mesin mobil. Pastikan tidak ada cairan bocor, seperti rembesan oli pada mesin, kebocoran air radiator atau cairan lainnya.

Kebocoran tersebut bisa saja terjadi saat mobil dihidupkan atau dibawa berjalan beberapa saat. Sehingga sebaiknya periksa kebocoran tersebut setelah mesin dihidupkan.

Kebocoran yang terjadi biasanya pada bagian saluran oli, rangkaian radiator, dan saluran bahan bakar. Maka penting memastikan saluran tersebut tidak ada rembesan cairan.

Baca:  Keuntungan Beli Mobil Bekas dari Platform Jual-Beli Online yang Recommended

Namun berbeda dengan tetesan air AC setelah mobil dijalankan dengan menghidupkan AC. tetesan air akibat kondensasi di komponen AC adalah hal yang normal dan bukan merupakan tanda kerusakan.

Sistem Kelistrikan Lancar

Sistem kelistrikan juga harus dicek dan dipastikan tidak bermasalah. Kelistrikan yang baik menjadi ciri bahwa mobil bekas masih layak pakai.

Sistem kelistrikan tersebut meliputi: lampu-lampu, speedometer, fitur AC dan beberapa fitur hiburan seperti head unit, speaker dan lainnya yang juga membutuhkan kelistrikan.

Komponen kelistrikan tersebut akan menyita biaya yang cukup besar untuk diperbaiki atau diganti jika bermasalah. Fitur seperti AC dan speedometer sangatlah penting untuk kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Kaki-Kaki Senyap dan Presisi

Komponen kaki-kaki mobil berfungsi sangat fital bagi keselamatan dan kenyamanan berkendara. Karena merupakan komponen yang menghubungkan sasis mobil dengan roda.

Komponen kaki-kaki mobil antara lain adalah velg, ban, shockbreaker, pegas, lower arms, ball-joint, link-stabilizer, dan sistem setir seperti rack-steering, tie-rod, power steering dan berbagai komponen penunjangnya.

Perlu dipastikan posisi semua roda presisi, tidak ada bunyi-bunyian berdecit dari roda saat berjalan, tidak ada suara gemuruh dari rack-steer saat melewati jalanan tidak rata, mobil tidak limbung kekiri kanan saat bermanufer di tikungan.

Mobil yang dapat berjalan dengan presisi, dan arah mobil yang bisa dikendalikan dengan baik melalui setir menjadi salah satu tanda bahwa mobil bekas tersebut tidak akan memerlukan perbaikan di kaki-kakinya.

Coil Spring - Komponen Penting pada Suspensi Mobil
Komponen Kaki-kaki Mobil

Bodi Mobil Presisi dan Cat Halus

Bodi mobil yang presisi menandakan bahwa mobil masih dalam keadaan baik rangkanya dan bukan mobil bekas tabrakan.

Baca:  Tips Posisi Kaca Spion untuk Visibilitas Maksimum

Mobil dengan kondisi tidak presisi seperti jarak antara spakbor ke ban yang tidak sama antara sisi depan dan belakang ban, jarak antar bagian pelat bodi yang tidak lagi konsisten, atau terdapat bekas las tidak wajar di rangka mobi di ruang mesin, menandakan mobil bekas tabrakan dan kemungkinan akan banyak masalah.

Selain itu, cat yang mulus apalagi cat original yang baik kondisinya menjadi pertanda mobil dalam keadaan baik. Mobil dengan lecet-lecet wajar pada cat merupakan hal yang bisa diabaikan.

Kondisi bumper yang pernah dicat ulang juga bukanlah hal yang berpotensi menjadi masalah besar, karena ada banyak mobil yang bersenggolan dengan kendaraan lain di jalan hingga bodi samping dan bumpernya lecet, lalu dicat ulang.

Yang lebih penting untuk diperhatikan terkait cat, adalah apakah pengecatan ulang tersebut untuk menutupi bekas tabrakan parah.

Baca: Tips Beli Mobil Cash Tanpa Kredit dengan Uang Lebih Sedikit dari Harga Mobil

Itulah tips mengenali mobi bekas yang masih layak pakai. Dengan mengetahui ciri-ciri umum tersebut, diharapkan Sobat pembeli mobil bekas bisa lebih aman dari penipuan dan terhindar dari membeli mobil bekas yang akan bermasalah setelah dibeli.

Semoga informasi ini membatu Sobat Car Users. Jangan ragu berbagi pengalaman di kolom komentar jika sobat memiliki pendapat atau tambahan saran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *