CaruserMagz.com

Blog Otomotif Mobil & Motor Indonesia

Lagu berbahaya didengar saat nyetirFebruary 1, 2021

Lagu Berbahaya jika Didengar Saat Nyetir, Apakah Ada Unsur Magis?

CaruserMagz.com8 Lagu Berbahaya jika Didengar saat Mengemudi – Banyak orang yang membiasakan mendengar musik saat mengemudi untuk alasan agar tidak mengantuk, tidak bosan dan membuat mood jadi baik dan fokus. Namun ternyata ada beberapa lagu dan jenis musik yang malah berpotensi membahayakan jika didengar saat nyetir mobil.

Judul artikel ini mungkin seperti mengada-ada, itu terdengar tidak masuk akal jika mendengarkan lagu tertentu bisa membahayakan saat mengemudi mobil. Namun kabar ini berasal dari website CarfromJapan.com yang memuatnya berdasarkan hasil penelitian secara saintifik di Inggris.

Pengetahuan ini akan sangat berguna bagi Sobat untuk menghindari kondisi berbahaya tanpa disadari. Terutama saat mendengarkan lagu-lagu dari radio yang playlist-nya tidak dapat dikontrol oleh pengemudi sendiri.

Daftar Lagu Berbahaya Bagi Prilaku Mengemudi

Berikut 8 judul lagu yang disebut paling berbahaya bagi prilaku mengemudi. Untuk mengetahui seperti apa lagu-lagu ini, silahkan Sobat pembaca mencarinya di internet:

  1. Hey Mama – The Black Eyed Peas
  2. Dead on Arrival – Fall Out Boy
  3. Paper Planes – M.I.A
  4. Walkie Talkie Man – Steriogram
  5. Paradise City – Guns N ‘Roses
  6. How You Remind Me – Nickelback
  7. Hit the Road, Jack – Ray Charles
  8. Get Rhythm – Johnny Cash

Pertanyaannya, bagaimana bisa lagu-lagu tersebut membahayakan pengemudi. Apakah ada jampi-jampi penyihir di dalam liriknya? Atau apakah itu lagu-lagu satanic yang mengandung mantera jahat seperti di film horor?

Mendengarkan musik saat mengemudi, mengapa berbahaya
Mendengarkan musik saat mengemudi, mengapa berbahaya?

Anda beruntung jika bukan pengemudi yang menyukai lagu-lagu barat, karena otomatis terhindar dari 8 lagu tersebut. Namun itu bukan jaminan, karena bukan hanya 8 lagu itu yang menimbulkan efek bahaya.

Ada penjelasan ilmiah untuk bahaya yang bisa ditimbulkan musik pada pengemudi, bukan karena lagu-lagu itu mengandung magis yang jahat. Itu adalah contoh dari jenis musiknya saja. Lagu berbahasa apapun, sepanjang jenis musiknya sama juga berpotensi merusak prilaku mengemudi.

Bagaimana Musik Mempengaruhi Perilaku Mengemudi?

Kata kunci dari pengaruh musik pada prilaku mengemudi adalah “Suasana hati“. Itu adalah faktor utama yang berkontribusi pada bagaimana kita berperilaku secara pribadi dalam kondisi dan pekerjaan apapun. Termasuk mengemudi yang sangat erat kaitannya dengan konsentrasi, reflek dan mood.

Musik dipercaya banyak orang dapat memperbaiki suasana hati. Sehingga banyak yang mendengarkan musik jika merasa moodnya sedang buruk. Itu mungkin benar jika mendengarkan jenis musik yang tepat. Sebaliknya, jika salah memilih jenis musik saat mengemudi, kondisi sebenarnya bukan lebih baik tapi sangat berbahaya.

Pengaruh musik pada suasana hati adalah bahwa detak jantung manusia akan menyelaraskan dengan ketukan dari jenis lagu yang didengarnya. Selanjutnya kondisi tersebut mempengaruhi pikiran kemudian tersambung menjadi reflek dan agresifitas pada anggota tubuh saat beraktifitas.

Saat orang mendengarkan musik dengan ketukan keras, bass, dan suara seperti playlist musik metal yang mengamuk, suasana hati pendengarnya juga akan mengikuti ritme brutal dan membuat aktivitas mengemudi jadi agresif. Saat itulah potensi bahaya celaka atau mencelakakan pengguna jalan lain meningkat.

Dibuktikan dengan Eksperiman

Suatu eksperimen dilakukan di Inggris dengan 8 orang berpartisifasi yang terdiri dari 4 pria dan 4 wanita. Masing-masing diberi jarak mengemudi 500 mil (805 km). Setengah perjalanan tanpa musik, dan setengahnya lagi dengan musik.

Pada sesi pertama dengan tanpa musik, perilaku mengemudi baik pria maupun wanita adalah normal. Di sesi kedua, mereka diberi playlist musik hip-hop, dan hasilnya mereka mulai berubah jadi lebih agresif, berakselerasi dan sering melakukan pengereman mendadak. Saat diberi musik heavy metal, mereka menggila dengan akselerasi lebih tinggi.

Eksperimen ini direkam dalam video dan dipresentasikan kepada psikolog Universitas London Dr. Simon Moore. Eksperimen ini menunjukkan seberapa banyak mendengarkan musik dapat mempengaruhi perilaku mengemudi secara keseluruhan.

Hasil penelitian tersebut menyimpulkan sebagai berikut:

Musik yang berisik dan bertempo cepat dapat dengan mudah membuat orang kehilangan konsentrasi pada aktivitas mengemudi, dan pengemudi akan melakukan apa saja untuk menyesuaikan aktifitas yang sedang ia lakukan dengan musik tersebut.

Saat mendengarkan musik, orang akan lebih berkonsentrasi pada musik daripada mengemudi. Sehingga konsentrasi pada aktifitas mengemudi sebenarnya sangat berkurang karena teralihkan pada musik.

Karaoke di Mobil - Apakah Aktifitas Berbahaya
Karaoke di Mobil – Apakah Aktifitas Berbahaya

Jenis Musik dan Dampaknya Pada Prilaku Mengemudi

Kesimpulan dari pemelitian tersebut adalah pada daftar poin berikut:

  1. Musik dengan ketukan ‘drum dan bass’ menghasilkan perilaku mengemudi yang agresif.
  2. Musik jazz atau yang mengandung efek jazz membuat pengemudi mempercepat laju kendaraan.
  3. Musik reggae menyebabkan orang lebih berkonsentrasi pada musik daripada mengemudi.
  4. Musik dengan lirik yang kompleks berdampak negatif bagi pengemudi karena orang akan berfokus untuk memahami liriknya.
  5. Musik hard rock membuat pengemudi lebih sering mengalami kondisi seperti akan menabrak.
  6. Musik hip-hop membuat pengemudi jadi lebih agresif dan mengemudi secara tidak bertanggung jawab.
  7. Musik klasik adalah yang paling aman karena tenang dan menenangkan suasana hati.

Opini: Untuk musik klasik, kami kira akan banyak orang yang memprotes bahwa itu disebut tidak berbahaya. Karena musik yang lambat dan mendayu juga seolah merayu orang untuk tidur atau mengantuk. Bahaya Micro-Sleep bisa menjadi akibat dari musik klasik. Namun mungkin dibanding jenis musik dengan ritme cepat, musik klasik adalah yang paling tidak berbahaya.

Baca juga:

Kesimpulan dan Saran

Jadi apakah artikel ini menambah pengetahuan Sobat mengenai musik di mobil. Jika Anda khawatir mengenai bahaya musik tersebut, sebaiknya periksa kembali playlist musik di mobil Sobat, lalu hapus lagu-lagu yang berpotensi membahayakan prilaku mengemudi.

Sobat bisa browsing untuk mendengarkan daftar 8 lagu paling berbahaya pada bagian awal artikel ini, untuk mengetahui jenis musik dan lagu-lagu yang serupa dengannya. Kami sangat menyarankan agar Sobat menghindari jenis musik hip-hop, hard-rock atau bahkan remik disko saat mengemudi.

Mungkin artikel ini juga membuka pikiran kita, mengapa ada pembatasan mendengarkan musik dalam aturan lalu-lintas. Sehingga kita tidak ikut-ikutan memprotes peraturan yang diumumkan pihak kepolisian. Karena ternyata ada logis ilmiah mengapa musik-musik bisa membahayakan saat mengemudi.

Semoga dengan pengetahuan ini, kita tidak lagi menjadi egois untuk menyenangkan telinga kita, namun membahayakan pengguna jalan lain dan diri sendiri dengan prilaku mengemudi buruk yang diakibatkan musik.

Yayan Abdhi

Tulis Komentar