Tips Berkendara Agar Terhindar dari Tabrakan Beruntun

Tabrakan Beruntun - Tips Menghidari Tabrakan Karambol

CaruserMagz.com – Tabrakan beruntun di jalan raya dan jalan tol menjadi fenomena pada awal tahun 2021, dari yang sekedar tabrakan karambol yang membuat mobil penyok, hingga yang melibatkan kecelakaan fatal. Hal ini semestinya menjadi pelajaran bagi kita, agar lebih berhati-hati di jalan raya, khususnya di musim liburan dimana ada banyak kendaraan turun ke jalan.

Saat tulisan ini kami rilis, jagat dunia maya Indonesia masih dihebohkan oleh meninggalnya seorang artis wanita papan atas tanah air, karena kecelakaan di jalan tol, yaitu salah satu ex-personel group Trio Macan.

Sebelumnya dikabarkan mobil yang ditumpangi sang artis terlibat tabrakan beruntun, namun belakangan terkonfirmasi bahwa kecelakaan mobil sang artis terjadi tidak pada saat yang sama dengan tabrakan beruntun, dan tidak ada korban lainnya dari tubrukan karambol beberapa mobil tersebut, karena terjadi pada kecepatan rendah.

Menghadapi kondisi jalan raya yang ramai, kita perlu senantiasa ekstra hati-hati dan selalu waspada agar tidak terlibat tabrakan, senggolan atau tabrakan beruntun dengan kendaraan lain. Untuk itu, berikut kami sarankan beberapa tips untuk menghidari terlibat tabrakan beruntun, atau paling tidak bisa menghidar jika terjadi tabrakan di sekitar mobil kita.

Jangan jadi Tailgater

Tailgating adalah cara mengemudi dengan menguntit kendaraan lain tanpa menyisakan jarak aman dengan kendaraan di depan, dengan harapan bisa segera mendahului kendaraan tersebut lebih cepat. Prilaku ini umumnya jadi kebiasaan orang yang suka mengemudi secara agresif, semisal sopir mobil travel yang mengejar waktu agar segera sampai di tujuan.

Prilaku mengemudi tailgating berbahaya
Prilaku mengemudi tailgating berbahaya

Ini adalah salah satu prilaku mengemudi paling berbahaya dan paling mungkin menyebabkan tabrakan beruntun. Sikap ini melibatkan pola fikir berjudi dengan maut, karena jika mobil di depan berhenti atau mengerem secara mendadak, maka tabrakan sulit dihindari.

Jaga Jarak Aman

Memperkirakan jarak aman sangatlah penting dalam berkendara. Jangan terlalu mengandalkan kemampuan pengendara lain di sekitar mobil Anda. Sisakan jarak aman dengan kendaraan lain di depan, agar Anda mampu mengerem hingga mobil benar-benar berhenti tanpa menyentuh mobil di depan jika mobil tersebut berhenti mendadak.

Kebiasaan Baik Mengemudi - Jaga Jarak Aman
Kebiasaan Baik Mengemudi – Jaga Jarak Aman

Ini adalah prilaku terbaik dan kebiasaan yang paling penting untuk keselamatan dalam berkendara. Ini adalah prilaku yang wajib dibiasakan setiap pengemudi, agar terhindar dari tabrakan dengan kendaraan lain.

Lihatlah Jauh Ke Depan

Penting memastikan kondisi jalan jauh di depan, apalagi di jalan yang dua arah tanpa pembatas jalan. Jika berada dalam iring-iringan kendaraan, maka pastikan kondisi di depan terpantau seraya tetap menjaga jarak aman.

Lihat Jauh ke Depan saat Mengemudi
Lihat Jauh ke Depan saat Mengemudi

Kebiasaan ini akan sangat membantu kita saat akan mendahului kendaraan lain di depan. Sehingga tidak ada istilah nekat atau unsur perjudian dengan maut, mengandalkan harapan tidak ada kendaraan lain dari arah berlawanan di depan.

Jangan Mau dikuntit, Kasih Jalan!

Jika Anda dikuntit oleh pengemudi lain dengan agresif, jangan biarkan kondisi tersebut berlangsung lama, dan jangan terpancing emosi. Sebaiknya segera beri jalan agar tailgater tersebut segera mendahului kendaraan Anda lalu menjauh. Karena tailgater biasanya juga selalu dikuntit maut. Menjauh dari pengemudi agresif adalah solusi terbaik untuk keselamatan.

Hindari Berkendara Agresif dan Kebut-kebutan

Prilaku berkendara agresif tidak pernah baik untuk keselamatan Anda sendiri dan pengguna jalan lain. Berkendara cepat tidak harus agresif. Benar-benar camkan dalam diri untuk menjadi pengemudi yang tenang dan menghilangkan kebiasaan mengemudi secara agresif.

Mengemudi agresif berakibat buruk pada semua hal, baik keselamatan Anda, pengguna jalan lain dan kendaraan Anda sendiri. Karena komponen-komponen mobil akan lebih cepat aus atau rusak dari seharusnya.

Jauhi Iring-iringan Truk dan Bis

Sebisa mungkin jauhi iring-iringan truk atau bis, usahakan secepatnya meninggalkan iring-iringan truk, baik dengan mendahului jika truk berkecepatan rendah, atau melambat jika truk-truk tersebut berkecepatan tinggi.

Berkendara di antara convoy truk sangat berbahaya, karena visibilitas kita terhalang secara signifikan baik ke depan maupun ke belakang. Risiko truk yang mengalami rem blong atau jika terjadi tabrakan beruntun, mobil kecil akan menjadi bubur jika terlibat karambol dengan truk. Itu mengerikan! Karena kemungkinan selamat dari maut menjadi sangat kecil.

Berniatlah Jadi Pengemudi yang Baik sebelum Perjalanan

Saat akan memulai perjalanan, mulailah dengan niat yang baik dan camkan diri untuk menjadi pengemudi yang tenang, berfikir jernih dan tidak emosional. Itu akan sangat membantu Anda dalam berkendara secara aman, paling tidak terhindar dari melakukan kesalahan yang mencelakakan pengguna jalan lain.

Baca juga:

Itulah beberapa saran kami sebagai tips berkendara untuk menghidari tabrakan beruntun atau sering juga disebut tabrakan karambol. Prilaku paling penting yang menyelamatkan adalah menjaga jarak, karena dengan menjaga jarak aman, kita masih punya jarak dan waktu yang cukup untuk menghindari tabrakan beruntun.

Selebihnya jika kita telah menerapkan semua prilaku baik dalam mengemudi pada daftar di atas, namun masih juga terlibat tabrakan beruntun. Maka itu adalah takdir atau ketidakberuntungan yang harus terjadi. Setidaknya kita terhindari dari menjadi sebab kecelakaan.

Yayan Abdhi

Yayan Abdhi

"Pecinta otomotif yang lebih suka menulis, ketimbang berbicara di depan kamera. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Dukung saya untuk terus menulis artikel-artikel bermamfaat dengan membagikan artikel ini di akun media sosial Sobat."

Tulis Komentar