Cara Gunakan Sabuk Pengaman yang Harus Dihindari

Cara gunakan Sabuk Pengaman

 

2. Tidak Mengencangkan Sabuk Pengaman Manual

 

Pada beberapa mobil yang belum menggunakan fitur sabuk pengaman yang bisa menarik sendiri, atau sering disebut ‘retractable‘, sabuk pengamannya harus dikencangkan secara manual.

 

Banyak kita jumpai orang yang menggunakan sabuk pengaman tipe ini malas untuk mengencangkannya, sehingga hanya seperti diselendangkan di badan, misalnya yang sering kami lihat terjadi pada pengemudi angkutan umum, karena sekedar untuk menghindari ditilang polisi seperti yang kami jelaskan pada point no.1 di atas.

 

Menggunakan sabuk pengaman manual dengan tidak mengencangkannya, sama saja tidak menggunakan sabuk pengaman. Karena fungsinya tidak akan berjalan sama sekali sebagaimana mestinya.

 

3. Penumpang di Kabin Belakang Tidak Perlu Menggunakan Sabuk Pengaman

 

Ini juga merupakan kesalahan persepsi umum yang terjadi hampir di semua daerah di negara kita, sangat jarang kita jumpai penumpang pada kabin baris kedua dan ketiga yang terbiasa menggunakan sabuk pengaman baik untuk perjalanan jauh maupun dekat.

 

Padahal resiko celaka penumpang depan dan belakang jika terjadi kecelakaan seperti tabrakan, tidak lah berbeda jika tidak menggunakan sabuk pengaman. Bahkan resiko celaka tersebut akan lebih besar pada penumpang belakang yang tidak menggunakan sabuk pengaman.

 

Karena dia akan terdorong ke depan dari jarak yang lebih jauh, hingga daya benturannya akan lebih keras karena momentum yang lebih besar. Sehingga banyak kita temui semua penumpang mobil bertumpuk di kabin depan dalam kondisi menggenaskan setelah tabrakan hebat. Hal tersebut terjadi karena penumpang belakang tidak menggunakan sabuk pengaman.

 

Kondisi Penumpang Tanpa Sabuk Pengaman

Kondisi Penumpang Tanpa Sabuk Pengaman

Gambar di atas dapat menjelaskan pada kita, perbedaan penumpang belakang yang menggunakan sabuk pengaman dan yang tidak. Penumpang sebelah kanan menggunakan sabuk pengaman dan tetap berada di posisinya saat tabrakan hebat.

 

Sedangkan penumpang belakang sebelah kiri, terlempar ke depan dengan kepala membentur head rest kursi depan dengan keras dan seluruh tubuhnya berpindah ke bagian depan. cidera parah atau kematian sulit dihindari dari kondisi tersebut.

 

Yayan Abdhi
Pages: 1 2 3 4 5

Yayan Abdhi

"Pecinta otomotif yang lebih suka menulis, ketimbang berbicara di depan kamera. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Dukung saya untuk terus menulis artikel-artikel bermamfaat dengan membagikan artikel ini di akun media sosial Sobat."

Tulis Komentar