KIA Niro, Crossover Rival Honda HR-V dan Nissan Juke

CaruserMagz.com – Segmen mini SUV atau lebih sering disebut Crossover sedang cukup booming di pasar otomotif dunia. Mobil jenis ini digandrungi anak-anak muda yang tajir atau anak orang-orang kaya. Desainnya yang atraktif, sporty atau bahkan aneh seperti Nissan Juke, sangat menarik bagi anak-anak muda yang ingin tampil macho, nyentrik dan menyukai kenikmatan mengemudi, kecepatan dan tenaga yang besar.

 

Berbagai model dikeluarkan oleh merk-merk otomotif ternama, seperti Honda HRV, Nissan Juke, Suzuki SCross, Ford Ecosport, Mitsubishi Outlander dan belakangan Toyota mengeluarkan mobil konsepnya yang sangat atraktif, yaitu Toyota C-HR. Tak terkecuali, pabrikan mobil Korea juga tertarik memasuki segmen ini, KIA mengeluarkan mobil konsepnya yang diberi nama KIA Niro.

 

Pada versi konsepnya yang diperkenalkan pada Agustus 2013, KIA Niro ini sangat atraktif. Tampilannya yang garang, dibalut warna dominan hitam dan tetap dengan icon khas tiger nose, memberi kesan ini adalah seekor phantom atau phantera, harimau hitam yang terkenal sangat buas dan tak kenal rasa takut pada manusia.

 

Seandainya versi komersial dibuat layaknya versi konsep, kami yakin akan banyak anak muda tertarik memiliki Crossover KIA Niro. Menunggangi mobil segarang ini akan memberi prestise yang luar biasa pada para remaja yang berkantong tebal.

 

KIA Niro Versi Komersial

 

Sayangnya sudah seperti hukum alam di dunia otomotif, versi komersial selalu sangat jauh kurang menarik dibanding versi konsep. Namun mungkin hal itu dilakukan untuk tujuan yang lebih luas secara komersial, seperti biaya produksi yang lebih murah, sehingga harga jualnya lebih terjangkau dan untuk memperluas tipe konsumen yang akan membeli mobil tersebut, sehingga mobil ini tidak hanya dibeli oleh orang yang suka nyentrik yang notabene jumlahnya tidak begitu di dunia.

 

KIA Niro secara resmi diperkenalkan pada tanggal 11 Februari 2016 di Chicago, Amerika Serikat. Namun untuk sementara Crossover ini hanya akan dijual untuk pasar Eropa dan Amerika, untuk pasar Asia mungkin membutuhkan penelitian pasar terlebih dahulu, terkait persaingan dengan brands lain dan ketertarikan konsumen terhadap model komersial tersebut.

 

Dari gambar di atas, memang berbeda dari versi konsepnya yang garang. Versi komersil ini nampak lebih elegan layaknya KIA Sporatage atau Sorento. Namun dari penampakan wajah dan desain head lamp-nya, dapat kita rasakan aura konsep tersebut ada disana. Pada bagian belakang memang tidak mirip sama sekali, KIA Niro versi komersil ini lebih mirip Sportage dari belakang.

 

Dari bentuknya yang aerodinamis dan nampak panjang, jangan dikira mobil ini sebesar KIA Sportage atau Sorento, ini adalah crossover yang berdimensi lebih kecil dari abang-abangnya tersebut. untuk simpelnya, bayangkan ukuran Honda HRV atau Nissan Juke, seperti pada gambar yang kami ambil dari website KIA berikut ini.

 

Kia Niro Dimension
Kia Niro Dimension

Dari gambar di atas, terlihat jelas bahwa ukuran mobil ini adalah lebih seperti small hatchback, namun tampilannya macho layaknya Mitsubishi Outlander.

 

Interior

 

Kelebihan yang diklaim KIA pada crossover ini adalah tentang kelegaan kabin dan kepraktisan dibanding kompetitornya.  Meskipun mempunyai dimensi yang lebih pendek dari KIA Sportage, jarak antar poros roda atau wheelbase dibuat lebih panjang 3 cm, sehingga Niro mempunyai ruang kabin yang luas, khususnya pada baris kedua. Ruang kabin menyediakan legroom dan headroom yang lapang untuk orang berpostur tinggi, ditambah ruang bagasi yang cukup luas sebesar 427 liter.

 

KIA Niro Interor
KIA Niro Interor

Senada dengan eksteriornya, desain interior dibuat lebih kearah elegan, bukan desain sporty layaknya Nissan Juke. Tampilan dashboad yang rame dengan tombol dan instrument, antara lain pengaturan suhu ruangan digital, monitor touchscreen dengan banyak konektifitas dan fitur, clustermeter futuristik dilengkapi MID yang lengkap, lingkar kemudi yang dilengkapi pengaturan audio dan MID serta berbagai kontrol dari kursi pengemudi.

 

Warna doortrim dan dashboar dibuat senada dengan kursi yang dibalut bahan seperti kulit dengan jahitan yang kentara. Warna putih ivory yang kontras pada doortrim mengingatkan kita pada desain interior KIA Rio.

 

Tenaga Mesin

 

Lalu bagaimana dengan mesinnya? Informasi yang kami dapatkan dari TopGear.com, KIA Niro merupakan mobil eco-hybrid, yang berarti menggunakan mesin kombinasi antara combustion engine dan tenaga listrik (hybrid).

 

Mesin 1,6 liter (1.580cc) 4 silinder menghasilkan tenaga 104 HP, sedangkan tenaga yang dihasilkan motor listrik adalah sebesar 43 HP, sehingga total tenaga maksimum yang menggerakkan mobil ini adalah 147 HP dengan torsi sebesar 146 Nm, tenaga yang cukup besar untuk ukuran mini SUV. Tenaga 147 HP tersebut disalurkan ke ban depan dengan transmisi ganda (dual cluth), otomatis 6 percepatan.

 

Dengan kombinasi mesin dan hybrid tersebut, KIA mengklaim mobil ini akan sangat efisien dalam hal konsumsi bahan bakar, walau tidak disebutkan pada launchingnya, informasi yang beredar menyatakan konsumsi bahan bakarnya hingga 21 km/liter.

 

Harga

 

Belum ada harga resmi yang diumumkan oleh KIA secara global, karena mobil ini direncanakan masuk ke pasar Eropa pada tahun 2017. Namun diperkirakan harga tipe tertingginya adalah sekitar 22.000 Euro atau sekitar 335 juta rupiah (1 euro = 15.200 rupiah).

 

Dengan adanya varian downgrade seperti pada umumnya mobil-mobil yang dijual di Eropa, kemungkian adanya varian yang lebih terjangkau sangat besar. Misalnya tipe yang tidak dilengkapi motor listrik atau dengan transmisi manual.

 

Kemungkinan masuk ke Indonesia?

 

Memang crossover ini diperuntukkan bagi pasar Eropa, tapi KIA menyatakan bahwa KIA Niro adalah model global. Artinya dalam jangka panjang, mobil ini akan dijual di banyak negara di seluruh dunia. Maka kemungkinan masuk ke pasar Asia Tenggara, khususnya Insdonesia sangatlah mungkin. Tergantung animo konsumen otomotif tanah air terhadap model KIA ini.

 

Jika kita mengingat KIA Rio yang awalnya dijual di Eropa, kini sudah ramai di jalanan negara kita hingga ke pelosok, cukup mungkin crossover KIA Niro bertarung dengan Nissan Juke dan Honda HRV di Indonesia. Akan menarik menyaksikan pertarungan yang kian ramai, apalagi jika Crossover garang Toyota C-HR sudah ikut meramaikan arena mini SUV ini.

 

Namun jangan harap fitur dan spesifikasinya akan semenarik yang kami jelaskan di atas, karena mobil-mobil CBU dari Korea Selatan untuk Indonesia selalu didowngrade, banyak fitur keselamatan yang disunat dan tentunya tidak akan ada motor hybrid.

 

 

Salam Otomotif!

 

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it.”

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Tulis Komentar