CEO Fiat dan Ferrari, Sergio Marchionne Meninggal Dunia

CaruserMagz.comSergio Marchionne, sang CEO dari Group raksasa otomotif asal Italia, Fiat Chrysler Automobiles (FCA) telah meninggal dunia pada rabu 25 Juli 2018. CEO karismatik tersebut menghembuskan nafas terakhir pada usia 66 tahun karena komplikasi setelah operasi.

 
Kabar tersebut berasal dari pengumuman yang dikeluarkan oleh Agnelli Family yang merupakan owner dari grup otomotif FCA.

 
Dalam pengumuman tersebut, pewaris FCA yang juga menjadi pejabat sementara menggantikan posisi Marchionne di Ferrari, John Elkann, menyampaikan kesedihannya karena sahabat sejati dan pemimpin kharismatik itu telah pergi selamanya.

 
“Sayangnya apa yang kami takutkan telah terjadi. Sergio Marchionne, pria sejati dan teman, (telah) hilang.” ungkap Elkann.

 
Duka ini bukan hanya milik FCA, tapi juga bagi Italia. Hal itu terlihat di Roma saat komite parlemen untuk tenaga kerja dan keuangan mengheningkan cipta. Sementara di markas pusat Fiat Chrysler Automobiles di kota Turin, Italia, bendera-bendera dikibarkan setengah tiang.

 
Marchionne menjalani operasi di bahu kanannya pada bulan Juni 2018 di Zurich, Swiss. Tak lama setelah itu FCA mengeluarkan pernyataan bahwa berdasarkan informasi dari dokter yang menangani Marchionne, dia sudah tidak mungkin kembali bekerja karena kondisi kesehatannya. Sehingga FCA langsung menunjuk pejabat sementara menggantikan posisi Marchionne di FCA dan Ferrari.

 
Baca juga:
Sergio Marchionne Ancam Keluarkan Ferrari dari Balapan F1
CEO Marchionne Konfirmasi hadirkan SUV Ferrari

 
Sergio Marchionne adalah orang yang sangat berjasa bagi Fiat Group yang dimiliki Agnelli Family. Karena Dia adalah tokoh sentral dibalik penggabungan Fiat dan Chrysle. Bukan hanya memulihkan perusahaan yang nyaris bangkrut, Marchionne bahkan berhasil menjadikan FCA sebagai grup produsen mobil terbesar ketujuh di dunia.

 
Pria yang dilahirkan pada tahun 1952 di Italia tersebut memiliki 2 kewarganegaraan, yaitu Italia dan Canada. Marchionne diangkat menjadi salah satu Board of Director (BOD) di Fiat pada Mei 2003. Setahun kemudian, pada Juni 2004 dia diangkat menjadi CEO. Dia adalah orang pertama di luar keluarga Agnelli yang duduk di dewan direktur Fiat.

 
Pada tahun 2009, Sergio Marchionne ditunjuk menjadi CEO Chrysle, untuk menyelamatkan brand otomotif asal Amerika Utara tersebut dari kebangkrutan karena dilucuti oleh pemilik sebelumnya.

 
Fiat saat itu mengakuisisi 20% saham Chrysle, kemudian menjadi 53,5% pada tahun 2011. Fiat dan Chrysel selanjutnya dimerger menjadi FCA pada tahun 2014 di bawah kepemimpinan Marchionne.

 
Sergio Marchionne adalah legenda dan maestro otomotif dunia. Dia adalah pemimpin kharismatik yang mempunyai kapasitas dan visi yang besar. Dia memimpin group FCA sekaligus memimpin langsung beberapa brand di bawah group tersebut seperti Ferrari.

 
FCA adalah raksasa otomotif yang menaungi berbagai brand ternama, mulai dari produsen mobil biasa seperti Fiat, supercar seperti Ferrari, Maserati dan Alfa Romeo, Mobil komersil hingga produsen peralatan industri otomotif.

 
Daftar brand yang dipimpin oleh Marchionne dengan jabatannya sebagai CEO FCA antara lain: Ferrari, Fiat, Fiat Professional, Jeep, Alfa Romeo, Chrysle, Dodge, Maserati, Lancia, Ram, Magneti-Marelli, Abart, Mopar, Dodge SRT, Comau, dan Teksid.

 

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it.”

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Tulis Komentar