Andika Kangen Band Kritik Pedas Avanza, Begini Tanggapan Toyota Indonesia

CaruserMagz.com – Toyota Avanza adalah mobil yang mendapat julukan sebagai “Mobil Sejuta Umat”. Saking larisnya mobil ini, sejauh mata memandang di jalan raya, akan selalu kita temui si Avanza. Oleh karena itu, hanya sedikit orang yang tak pernah mencicipi cita-rasa menjadi penumpang Low MPV andalan Toyota ini.

 
Tak terkecuali kalangan pesohor atau selebritis, dari sekedar harus menumpang mobil Avanza karena dijemput oleh panitia dimana mereka manggung, hingga beberapa artis yang benar-benar memiliki LMPV kembaran Daihatsu Xenia tersebut.

 
Namun ternyata tak semua orang merasa nyaman menaiki mobil sejuta umat tersebut. Salah satunya adalah Andika yang terkenal sebagai vokalis Kangen Band. Andika mengaku tidak sanggup menjadi penumpang Toyota Avanza, apalagi jika harus melakukan perjalanan jauh.

 
Saat ditanya apakah Artis yang bernama Lengkap Andika Maesa tersebut menetapkan standar khusus untuk penjemputan dan akomodasi transportasi, dia menjawab pada dasarnya dia tidak neko-neko. Mobil apa saja tidak masalah, asal bukan Toyota Avanza. Bahkan mobil tua buruk rupa pun tak masalah, asal bukan Avanza.

 
“Kalo gue sih simpel ya, paling (tiket) pesawat, terus mobil (jemputan), kelas pesawat nggaklah, biasa-biasa saja,” ujar Andika pada wartawan Selasa (10/7).

 
“Enggak, ya biasa saja gue mah. Enggak pernah milih-milih, dikasih Fortuner juga gue pake, pake Innova gue pake. Kalau Avanza kayanya enggak lah,” jelasnya.

 
Saat ditanya mengapa dia ogah naik mobil Avanza, Artis yang dijuluki “Babang Tamvan” tersebut mengaku bahwa dia tidak tahan dengan bantingan suspensi Avanza.

 
“Bantingannya ya, cepat muntah, karena kan gue perjalanan kalau satu jam ke lokasi gue akan ikut. Tapi kalau lebih satu jam itu gue gak akan kuat naik Avanza. Mendingan gue dikasih mobil buruk tapi sedan,” ujar Andika.

 
Pernyataan tersebut tentu cukup nyelekit bagi Toyota Astra Motor (TAM). Menanggapi kritik pedas dari Artis tersebut, Henry Tanoto selaku Vice President Director PT Toyota Astra Motor memberi pernyataannya saat dimintai konfirmasi oleh Wartawan.

 
“Begini, suara konsumen itu kami dengarkan dengan serius. Semua masukan-masukan dari konsumen, siapa pun juga,” kata Henry, Rabu (25/7).

 
“Tentu saja, masukan yang langsung atau dari teman-teman jurnalis melalui diler, semua kami tampung dan akan kami pelajari dengan baik,” jelasnya.

 
Baca juga:

 
Mengenai impresi berkendara dari mobil sejuta umat tersebut sebenarnya bukan kali ini saja mendapat kritik. Namun kebetulan yang berbicara adalah artis yang walau sering diberitakan dengan segala kontroversinya, Andika Kangen Band tetap memiliki banyak fans dan sedikit banyak ucapannya akan dipercaya oleh calon konsumen otomotif.

 
Sebagaimana kita tahu, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia memang tergolong kendaraan yang kurang nyaman karena bantingan suspensi yang lumayan keras dan pengendalian yang limbung. Sehingga rasa kurang aman dan nyaman sudah mulai terasa pada kecepatan yang sebenarnya belum begitu tinggi semisal kecepatan 80 km/jam.

 
Sebenarnya bagi mereka yang tidak pernah merasakan kendaraan lain yang lebih nyaman, hal-hal tersebut bukanlah masalah. Karena toh Avanza telah digunakan banyak orang dan tidak banyak yang mengalami masalah seperti Andika. Sedangkan Toyota terus meningkatkan kenyamanan produknya untuk tetap mampu bersaing dengan kompetitor.

 
Hanya saja, mungkin TAM sedikit lambat dari kompetitor seperti Mitsubishi dan Suzuki dalam meningkatkan standar kualitas dan kenyamanan mobil terlarisnya tersebut. Semoga masukan dan kritik dari Andika, akan berpengauh positif pada Toyota Avanza generasi selanjutnya yang kabarnya tidak akan lama lagi diluncurkan.

 
Salam Otomotif!

 

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it.”

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Tulis Komentar