Toyota Recall 286.090 Unit termasuk Avanza, Ini Cara Cek dan Daftar Mobil yang Kena

Avanza dan Rush kena penarikan kembali - Maret 2021

CaruserMagz.com – PT Toyota-Astra Motor (TAM) resmi mengumumkan aktivitas recall atau penarikan kembali beberapa model mobilnya pada Maret 2021. Masalah yang menyebabkan recall ini masih terkait Pandemi Fuel Pump yang melanda mobil-mobil Jepang di seluruh dunia.

Sebelumnya, masalah ini pertama kali di Indonesia mengakibatkan Recall Mitsubishi Xpander dan Nissan Livina. Kemudian disusul Toyota pada Agustus 2020 lalu dengan recall Innova, Fortuner, Alphard, Corolla Sedan, dan Hilux yang rata-rata diproduksi pada rentang tahun 2017 hingga 2019.

Kali ini Toyota mengumumkan recall besar-besaran untuk banyak modelnya, termasuk Avanza Dan Rush yang angka penjualannya sangat banyak. Artinya pihak bengkel resmi Toyota akan bekerja keras untuk mengganti pompa bensin ratusan ribu mobil Toyota.

Sejalan dengan global initiative principal Toyota Motor Corporation, aktivitas recall pada produk tertentu telah dilakukan TAM sejak bertahun-tahun sebagai wujud komitmen kami, dalam mengutamakan keamanan dan keselamatan pelanggan,” kata Henry Tanoto, selaku Vice President Director PT TAM dalam keterangan tertulis, Kamis (18/3/2021).

Kami berterima kasih atas respon yang cepat dan aktif dari pelanggan selama ini, sehingga persentase kendaraan yang sudah diperbaiki cukup tinggi,” ujar Tonoto.

Mobil Toyota yang Kena Recall

Total kendaraan toyota yang terlibat penarikan kembali atau recall terkait pompa bensin ini di Indonesia mencapai 286.090 unit.

Mobil Toyota yang Kena Recall terkait Fuel Pump
Mobil Toyota yang Kena Recall terkait Fuel Pump

Recall Toyota pada Maret 2021 ini melibatkan antara lain mobil berikut:

  • Alphard tahun produksi 2017-2019
  • C-HR tahun produksi 2018-2019
  • Corolla tahun produksi 2019
  • Camry tahun produksi 2019
  • Voxy tahun produksi 2018-2019
  • Kijang Innova tahun produksi 2018-2019
  • Fortuner tahun produksi 2018-2019
  • Hilux tahun produksi 2019
  • Avanza tahun produksi 2017-2019
  • Rush tahun produksi 2017-2019.

Sedangkan pada awal Agustus 2020, model yang terkena recall adalah:

  • Kijang Innova – produksi tahun 2017-2019
  • Fortuner – produksi tahun 2017-2019
  • Hilux – produksi tahun 2017-2019
  • Alphard – keluaran 2017-2018
  • Toyota Corolla – produksi 2018
  • FJ Cruiser – produksi 2013-2014.

Masalah yang terjadi pada pompa bensin

Sesuai keterangan di kolom FAQ pada situs resmi Toyota, dijelaskan permasalahan yang terjadi pada komponen pompa bensin dan potensi bahayanya sebagai berikut:

Adanya potensi mekanisme dari baling-baling rotor pompa bahan bakar bisa berubah bentuk seiring waktu. Hal ini dapat menyebabkan pompa bahan bakar tidak dapat beroperasi, sehingga mesin menjadi kasar/tidak bisa berputar (mati) dalam kecepatan rendah. Dan pada situasi yang jarang terjadi mesin dapat mati saat berkendara pada kecepatan tinggi hal ini dapat berpotensi meningkatkan resiko kecelakaan.

Sumber: FAQ Toyota Recall

Jika masalah terjadi pada pompa bensin, ada kemungkinan lampu engine akan menyala, putaran mesin menjadi kasar, mesin tidak dapat menyala atau kendaraan mogok di tengah perjalanan.

Contoh risiko kecelakaan yang mungkin terjadi jika kendaraan mogok di jalan toll, dimana kendaraan sedang dipacu pada kecepatan tinggi, sedangkan kendaraan lain di sekitarnya juga berkecepatan tinggi.

Masalah Lain pada Toyota Hilux

Selain masalah pompa bahan bakar, khusus untuk Toyota Hilux dengan tahun produksi Juni-Desember 2018 diimbau untuk melakukan pengecekan pada komponen Brake Booster (pengereman), karena adanya potensi masalah pada kinerja pengereman. Diperlukan waktu 0,5 hingga 3,5 jam untuk pengecekan tersebut.

Yang Dilakukan saat Recall

Sesuai keterangan dari PT TAM pada rilis resminya, tahapan recall ini dilakukan pertama dengan memberitahukan pada pemilik mobil yang termasuk dalam daftar model yang kena recall.

Kemudian pemilik mobil diminta mendatangi bengkel resmi Toyota terdekat. Total jumlah bengkel yang kini ada adalah 289 bengkel resmi tersebar di seluruh Indonesia.

Kendaraan akan dicek terlebih dahulu, kemudian jika dinyatakan pompa bensin harus diganti, akan dilakukan pergantian pompa bensin.

Total waktu yang dibutuhkan untuk tiap mobil adalah 2 hingga 4 jam. Toyota menekankan bahwa semua itu bersifat gratis, tidak dipungut biaya apapun.

Jika pelanggan mengetahui bahwa mobilnya terkenal recall, maka pelanggan disarankan melakukan booking service terlebih dahulu, agar dealer dapat mempersiapkan jadwal pengecekan termasuk teknisi, dan part yang akan diganti.

Mengenai permintaan untuk melakukan penggantian pompa bensin di rumah pelanggan, terkait sedang adanya wabah Covid-19, Toyota menyatakan bahwa pengecekan dan penggantian pompa hanya bisa dilakukan di bengkel resmi karena adanya peralatan khusus yang harus digunakan.

Sehingga bagi pelanggan yang tidak bisa keluar rumah, disarankan untuk menunggu hingga diizinkan untuk keluar rumah oleh pihak berwenang.

Cara Cek Mobil Apakah Kena Recall atau Tidak

Toyota akan mengirimkan surat resmi pada setiap pelanggan pemilik mobil yang kena recall, selain itu Toyota juga akan mengumumkan di media masa dan di situs resminya.

Pelanggan juga bisa berinisiatif secara langsung menghubungi jaringan bengkel resmi Toyota terdekat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Untuk saluran telepon, pelanggan bisa menghubungi Toyota Customer Care 24 jam di nomor telepon 1-500-315. Bisa juga mengecek kendaraannya di website resmi Toyota di www.toyota.astra.co.id/ssc.

Cara cek mobil Toyota kena recall atau tidak
Cara cek mobil Toyota kena recall atau tidak

Cukup menginput nomor rangka mobil pada halaman pengecekan, mengisi nomor HP yang bisa dihubungi dan menconteng captcha, kemudian akan ada informasi apakah kendaraan pelanggan termasuk yang kena recall atau tidak.

Karena jumlah kendaraan yang banyak dan cepatnya kendaraan berpindah kepemilikan, Toyota juga melakukan monitor secara terus-menerus mengenai implementasi program recall ini, sebagai komitmen menjamin keselamatan pelanggan.

Yayan Abdhi

Yayan Abdhi

"Pecinta otomotif yang lebih suka menulis, ketimbang berbicara di depan kamera. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Dukung saya untuk terus menulis artikel-artikel bermamfaat dengan membagikan artikel ini di akun media sosial Sobat."

Tulis Komentar