Tanda Engine Mounting Mobil Bermasalah atau Minta Diganti

CaruserMagz.com – Engine Mounting adalah komponen penting yang berfungsi menghubungkan mesin pada sasis mobil, atau bisa juga disebut sebagai penyangga mesin yang menjaga posisinya agar tetap aman. Engine mounting juga mempunyai fungsi utama untuk meredam getaran mesin, agar getaran tidak tersalurkan ke sasis dan body mobil, sehingga penumpang tetap nyaman saat dalam perjalanan.

 
Namun saking jarangnya komponen ini bermasalah, engine mounting sering tidak diperhatikan oleh pemilik mobil. Apalagi letaknya sering tersembunyi atau tidak begitu mencolok sebagai komponen penting dari mobil.

 
Celakanya, gejala-gejala masalah pada engine mounting sering disalah artikan sebagai masalah dari komponen lain, misalnya dianggap masalah pada mesin itu sendiri, transmisi atau kaki-kaki mobil.

 
Sehingga masalah pada engine mounting baru dibawa ke ahlinya setelah sudah mempengaruhi komponen lain. Karena posisi mesin sangat berpengaruh pada komponen-komponen penting lainnya, seperti transmisi dan bagian lain disekitar mesin.

 
Untuk mendeteksi masalah pada engine mounting lebih dini, berikut tanda-tanda atau gejala yang terjadi:

Hentakan pada Mesin

Engine mounting yang mulai aus akan menyebabkan hentakan pada beberapa kondisi, antara lain: saat Start Mesin, Perpindahan Gigi dan saat berakselerasi. Hal tersebut karena posisi mesin yang tidak pada kondisi seharusnya, sehingga keluar dari batas toleransi pensejajaran komponen berputar yang terhubung dengan mesin (alignment).

 

Getaran Berlebihan pada Mobil

Pada kondisi normal, getaran mesin seharusnya stabil dan hanya akan bertambah saat rpm mesin dinaikkan. Itu pun penambahan getarannya stabil sesuai tekanan pada pedal gas.

Jika dalam kondisi idle saja sudah ada getaran yang tidak wajar, misalnya naik turun, atau terasa getaran kuat hingga lingkar kemudi, dashboard dan pada body mobil, bisa jadi itu adalah pertanda engine mounting sudah aus atau bermasalah.

Apalagi ketika pedal gas ditekan lebih dalam, getaran dari arah mesin makin terasa tidak wajar, maka sebelum mengecek kondisi mesin, ada baiknya cek dulu engine mounting-nya, agar tidak salah diagnosa terhadap masalah pada mobil.

 

Bunyi-bunyian dari Mesin

Gejala lain dari masalah pada engine mounting adalah bunyi-bunyi berisik dari arah mesin. Bunyi tersebut akan lebih terdengar saat mobil melewati jalanan yang tidak rata atau bergelombang.

Bunyi tersebut dihasilkan dari benturan body mesin dengan komponen lain di sekitar mesin, karena engine mounting yang rusak menyebabkan mesin mengayun saat melewati jalanan bergelombang.

 
Baca juga:

 
Mesin adalah bagian terpenting dari mobil, sehingga jika mendapati gejala-gejala seperti penjelasan di atas pada mobil sobat, maka jangan tunda untuk ke bengkel, agar diperiksa oleh ahlinya secara cepat dan tepat.

 
Jangan membiarkan masalah yang berkaitan dengan mesin seperti engine mounting berlarut-larit, karena guncangan tidak normal pada mesin dapat berakibat buruk pada komponen penting lainnya yang lebih rapuh seperti radiator, kipas kompressor AC, saluran kenalpot atau tubing-tubing cairan pada ruang mesin.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:
Loading...

Yayan Abdhi

Simply an Automotive Enthusiast who loves to express everything by texting.  Karyawan swasta yang menjadikan menulis sebagai hobby dan keseharian.  Semoga blog ini banyak membantu netizen yang membutuhkan informasi seputar otomotif.

Tulis Komentar