Penyebab Baterai Mobil Cepat Rusak, Kebiasaan Buruk yang Harus Dihindari

CaruserMagz.com – Baterai atau aki adalah komponen penting yang ibarat nyawa bagi mobil. Namun komponen ini sering dilaporkan bermasalah, misalnya cepat rusak, usia pakai pendek dan lain sebagainya. Lalu apa yang menyebabkan baterai mobil cepat rusak atau sering disebut soak?

 
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hal-hal yang menyebabkan baterai berumur lebih pendek dari seharusnya bukanlah karena cacat produksi, melainkan kebanyakan karena kebiasaan pengemudi yang buruk.

 
Faktanya, masalah yang paling sering terjadi adalah voltase rendah (kehabisan daya) dan berkurangnya cairan asam pada aki basah.

 
Kebiasaan buruk pengguna mobil yang paling banyak merusak baterai adalah berkisar pada dua hal, yaitu mengabaikan pemeliharaan rutin dan melakukan kebiasan boros pada penggunaan daya listrik dari aki mobil.

 
Berikut beberapa kebiasaan buruk pemilik mobil yang menyebabkan baterai atau aki mobil cepat soak:

 

1. Menghidupkan komponen elektronik saat mesin tidak menyala

Kebiasaan ini adalah penyebab terbesar aki mobil lebih cepat rusak atau berusia lebih pendek. Baterai mobil punya kapasitas yang harus senantiasa diisi ulang saat digunakan, sehingga terjadi keseimbangan antara daya yang digunakan dan pengisian ulang oleh alternator yang ditenagai oleh mesin mobil yang menyala.

Contoh kebiasaan menggunakan alat elektronik pada mobil dalam keadaan mobil tidak menyala, antara lain:

  • Lupa mematikan lampu utama hingga berjam-jam atau semalaman.
  • Mendengarkan musik,atau radio dalam waktu lama dengan tidak menyalakan mesin.
  • Mengecas gadget, dalam waktu lama dengan tidak menyalakan mesin.
  • Membersihkan mobil dengan vacuum cleaner menggunakan listrik dari daya baterai, dalam keadaan mesin mati.

Jika baterai mobil digunakan dalam keadaan tidak diisi ulang oleh alternator, maka dayanya akan berkurang signifikan, sama halnya baterai handphone yang digunakan tanpa dicas. Jika dilakukan dalam  waktu berjam-jam dan sering, maka baterai hanya akan bertahan beberapa hari saja, walau belum lama diganti dengan baterai baru.

Maka hindari kebiasaan-kebiasaan tersebut, terutama mengecas gadget semalaman di mobil yang diparkir atau lupa mematikan lampu utama, karena itu akan sangat cepat menguras daya aki mobil.

 

2. Menghidupkan AC atau Lampu Utama sebelum Mesin

Tanpa kita sadari hal ini sering kita lakukan, apalagi saat mengemudi di malam hari atau saat berhenti sejenak dalam suatu perjalanan. Padahal cara tersebut berakibat buruk pada usia pakai baterai mobil, karena daya yang dibutuhkan untuk initial start dari lampu utama atau AC sangatlah besar sehingga jika sering kita lakukan, akan membuat aki mobil tekor.

Saat mengemudi malam hari dan saat berhenti sejenak, tidak sedikit orang yang lupa mematikan lampu utama, kemudian menghidupkan kembali mesin mobilnya tanpa mematikan lampu tersebut terlebih dahulu. Atau bahkan sebagian orang memang sengaja menghidupkan lampu terlebih dahulu sebelum menghidupkan mesin. Begitupun halnya dengan AC, sangat mirip dengan kasus lampu utama tersebut.

 

3. Tidak Peduli pada Pemeliharaan

Pada mobil yang menggunakan aki basah, pemeriksaan rutin perlu dilakukan. Misalnya bersamaan dengan service rutin. Level air aki berperan signifikan dalam mempertahankan usia pakai baterai basah. Pastikan level air aki tidak dibawah petunjuk level minimum. Tambahlah air aki tersebut hingga pada level yang diizinkan jika sudah berkurang.

Keringnya air aki adalah penyebab paling banyak baterai basah lebih cepat rusak atau soak. Ketidak pedulian pemilik mobil pada kondisi aki tersebut akan mempercepat keruskan baterai.

 

4. Sering Mengemudi Jarak Pendek

Kasus ini biasanya terjadi pada mobil-mobil mewah atau mobil kecil yang hanya digunakan di sekitar rumah pemiliknya. Karena mobil supermewah jarang atau bahkan tidak pernah digunakan untuk perjalanan jauh.

Padahal penggunaan mobil yang sering untuk jarak pendek saja, membuat daya aki yang digunakan tidak bisa dikembalikan oleh pengecasan ulang oleh alternator, atau yang sering kita sebut “Tekor”. Sedangkan pada mobil-mobil mewah, daya yang dibutuhkan untuk menyalakan mesin dan alat-alat elektroniknya sangatlah besar, sehingga mobil tersebut memang seperti ditakdirkan untuk memiliki baterai yang pendek usia pakainya.

 

5. Pemasangan Baterai Longgar

Baterai yang tidak terpasang dengan kokoh, khususnya pada penjepit terminal positif dan negatifnya, menjadi salah satu penyebab utama rusaknya aki mobil. Getaran mobil akan membuat daya tersalur tidak merata.

Bahkan akan lebih buruk jika sering melalui jalan yang tidak rata, kondisi tersebut akan merusak komponen baterai, mengakibatkan kerusakan mekanis dan menyebabkan korosi pada aki basah. Maka setiap mengganti aki mobil atau setiap melakukan service, pastikan sudah baterai terpasang kokoh dan kabel terminalnya terpasang dengan benar.

 
Baca juga:

 
Demikianlah beberapa kebiasaan buruk yang harus dihindari untuk menjaga kondisi baterai mobil tetap prima dan usia pakainya lama. Jika sobat punya pengalaman atau informasi lainnya terkait hal ini, jangan ragu untuk berbagi di kolom komentar artikel ini.

 
Salam Otomotif!

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it.”

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Tulis Komentar