Perbedaan Toyota C-HR Hybrid dibanding Versi Standar

CaruserMagz.com – Toyota C-HR Hybrid akhirnya hadir juga di Indonesia. Resmi diluncurkan untuk Indonesia pada senin, 22 April 2019 di kawasan Senayan Jakarta Pusat. Apa saja perbedaan Toyota C-HR Hybrid dibanding versi Standar yang bermesin convensional 1.8-liter? Artikel ini akan menjelaskan secara detail apa saja perbedaan tersebut.

 
Yang pasti, mobil ini bukan untuk mereka yang butuh space lapang dan kursi yang banyak dalam berkendara, melainkan untuk mereka yang ingin tampil stylist dan menikmati mengemudikan mobilnya sendiri.

 
Toyota C-HR menyasar kaum millenial tajir yang mampu membeli mobil berharga hingga di atas Rp. 500 jutaan, tapi belum punya kebutuhan akan tempat duduk hingga 7 kursi. Tentunya juga bagi mereka yang ingin punya mobil stylist dari brand mainstream.

 
Dihadirkan sebagai wujud menyambut elektrifikasi otomotif di Indonesia, Toyota C-HR melengkapi varian hybrid Toyota di Indonesia yang sebelumnya telah ada, seperti Toyota Prius PHEV, Alphard hybrid dan Camry hybrid.

 
Baca juga:

 

Berikut detail perbedaan Toyota C-HR Hybrid vs C-HR Standar:

 

1. Harga

Dengan teknologi hybrid yang canggih dan punya berbagai kelebihan dari mesin konvesional biasa, ternyata C-HR hybrid hanya lebih mahal Rp. 30 juta dibanding versi pendahulunya.

Toyota C-HR Hybrid dibanderol dengan harga Rp. 523,35 juta untuk varian single-tone, dan Rp. 524,85 (OTR Jakarta) untuk varian two-tone. Sedangkan varian C-HR 1.8 dibanderol Rp 493,35 juta untuk single-tone dan Rp 494,85 juta untuk two-tone.

 

2. Lebih Hemat bbm dan lebih Ramah Lingkungan

Dari klaim Toyota, Toyota C-HR Hybrid mengkonsumsi bahan bakar jauh lebih hemat dibanding varian bermesin bakar biasa, yaitu hingga 60%. Selain itu, mobil ini juga mengeluarkan emisi CO2 lebih sedikit juga 60%.

 

3. Suara Lebih Senyap

Teknologi hybrid berarti mobil ini digerakkan oleh motor listrik yang bersinergi dengan mesin bakar. Pada kecepatan normal mobil akan lebih digerakkan oleh motor listrik, sehingga tidak ada suara brisik dari mesin. Meskipun demikian, mesin tetap tidak sebrisik mobil dengan full conbustion engine saat mesinnya menyala.

 

4. Tenaga Mesin

Varian hybrid menggendong mesin 1.8-liter hybrid single VVTi, sedangkan varian standar bermesin 1.8-liter dual VVTi. Dalam hal tenaga, mesin varian hybrid punya angka yang lebih kecil yaitu 122 hp, namun jika dikombinasikan dengan motor listrik, mobil ini punya tenaga yang lebih besar, karena motor listriknya bertenaga 82 hp. Sedangkan varian standar bertenaga 139 hp (141 PS) dan torsi 170,6 Nm.

Dalam hal torsi, mesin bakar varian hybrid menghasilkan 142 Nm dan motor listriknya 163 Nm, sehingga dalam kondisi keduanya menyala saat berakselerasi total torsi yang tersedia adalah 305 Nm. Sehingga, Toyota mengklain akselerasi C-HR Hybrid lebih baik dari versi standar karena dibantu motor listrik.

 

5. Velg Two-Tone

Menariknya, tampilan C-HR Hybrid jadi lebih gagah dengan velg two-tone berdesain 5-spoke yang sporty berukuran 17-inci, tidak seperti pada varian standar yang hanya mengunakan alloy-wheel single-tone yang terlalu biasa.

Perbedaan Toyota C-HR Hybrid - Tampak Samping
Perbedaan Toyota C-HR Hybrid – Tampak Samping

 

6. Pilihan Warna Baru

Toyota C-HR Hybrid disediakan dengan pilihan warna baru yang Toyota menyebutnya sebagai Radiant Green, yaitu warna seperti pada gambar-gambar di artikel ini.

 

7. Lampu Projector LED

Pada versi standar, meskipun sudah menggunakan projector, tapi lampu utama tersebut masih halogen yang berwarna kuning. Sedangkan pada varian hybrid, sudah menggunakan proyektor LED, sehingga cahaya lampunya berwarna putih. Pada lampu belakang juga sudah serba LED.

 

8. Lampu Sein

Pada C-HR Hybrid lampu sein di depan sudah menggunakan LED sequential, yaitu seperti mengalir saat menyala, sedangkan pada tipe standar masih lampu halogen kuning biasa.

 

9. Tulisan Toyota C-HR di dalam lampu Depan

Di dalam lampu utama C-HR Hybrid, terlihat tulisan Toyota C-HR bermotif krom, dimana hal itu tidak ada pada C-HR yang sebelumnya lebih dulu masuk Indonesia.

 

10. Logo Beraksen Biru

Untuk memberi indentitas bahwa mobil ini ramah lingkungan dan sudah menggunakan teknologi elektrifikasi, seperti Toyota Hybrid lainnya, logonya diberi aksen warna kebiruan di latar belakangnya.

 

Perbedaan Toyota C-HR Hybrid - Logo dan Emblem
Perbedaan Toyota C-HR Hybrid – Logo dan Emblem

 

11. Emblem Hybrid

Untuk memperjelas identitas teknologinya, C-HR Hybrid diberi emblem di bawah masing-masing pilar-A dan di bagian kanan pintu bagasi. Sehingga total ada 3 emblem Hybrid di mobil ini.

 

12. Blind Spot Monitoring

Pada varian hybrid, fitur keselamatan yang sudah ada pada varian standar ini dihilangkan. Cukup disayangkan, karena fitur keselamatan tersebut sangat berguna mengingat visibilitas ke belakang mobil ini dapat dikatakan kurang baik.

 

13. Tombol Start-Stop

Pada varian hybrid, tombol start-stop diberi warna biru sebagai identitas teknologi hybrid, sedangkan pada varian standar masih berwarna hitam biasa.

Perbedaan Toyota C-HR Hybrid - Interior
Perbedaan Toyota C-HR Hybrid – Interior

 

Tombol EV Mode

Pada konsol tengah, ada tombol Electric Vehicle (EV) Mode, yaitu tombol yang jika ditekan, mobil hanya akan menggunakan tenaga listrik saja, tanpa mesin bensin sehingga seperti mengendarai mobil full-electric. Namun fitur ini hanya bisa digunakan saat baterai listriknya terisi penuh.

 
Demikianlah perbedaan Toyota C-HR Hybrid dari versi bermesin bakar biasa. Semoga informasi ini bermamfaat bagi sobat yang berencana membeli mobil ini. jika sobat mengetahui ada perbedaan lainnya di antara kedua varian mobil ini, jangan ragu untuk berbagi di kolom komentar. Sampaikan pendapat sobat mengenai moil ini!

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:
Loading...

Yayan Abdhi

Simply an Automotive Enthusiast who loves to express everything by texting.  Karyawan swasta yang menjadikan menulis sebagai hobby dan keseharian.  Semoga blog ini banyak membantu netizen yang membutuhkan informasi seputar otomotif.

Tulis Komentar