Perbedaan Sportcar vs Supercar vs Hypercar, Apa Pengertian dan Contoh Mobilnya?

CaruserMagz.com – Dunia otomotif mengklasifikasikan mobil performa tinggi menjadi tiga kelompok utama yaitu Supercar, Sportcar dan Hypercar. Mungkin sebagian kita menganggap semua mobil itu sama, yaitu mobil untuk kebut-kebutan berbentuk mirip sedan dan punya hanya 2 kursi. Namun sebenarnya perbedaan nama itu ada maksudnya. Mari kita bahas lebih rinci mengenai pengertian, contoh dan perbedaan Sportcar vs Supercar vs Hypercar.

Apa Arti Sportcar, Supercar, dan Hypercar?

Pengertian Sportcar

Di masa lalu, Sportcar lebih identik dengan mobil khusus untuk arena balap, bisa jadi mobil yang memang didesain khusus untuk arena balap atau mobil biasa yang dipermak jadi mobil untuk balapan. Namun dimasa sekarang, mobil sport juga digunakan untuk kendaraan sehari-hari, namun tetap bisa diajak kebut-kebutan baik dijalan tol maupun di lintasan balap.

Sportcar adalah mobil yang diberi kelengkapan dan kemampuan untuk balapan, terutama kendaraan dua atau empat penumpang yang berbentuk aerodinamis, memiliki pusat gravitasi rendah, serta kemudi dan suspensi yang dirancang untuk pengendalian yang presisi pada kecepatan tinggi.

Jenis kendaraan sportcar merupakan mobil track ringan yang bisa berupa hot hatchback modern, grand touring coupe bermesin menengah, sedan atau convertibel berkursi dua. Dari sisi tenaga, sportcar punya output daya kuda yang lebih besar dari mobil biasa, tapi masih cukup jinak untuk dikendalikan, yaitu sekitar 250 hingga 400-an HP. Sebagian besar mobil sport menggunakan penggerak roda belakang dengan mesin terletak di depan mobil (tata letak FR) atau di tengah mobil (tata letak MR).

Contoh beberapa Mobil Sport - Sportcar
Contoh beberapa Mobil Sport – Sportcar

Beberapa contoh mobil sport yang terkenal adalah Audi TT, BMW i8, Mazda MX-5, Porsche 911, Nissan GT-R, Nissan Skyline GT-R, Toyota Supra, Lexus LC, Chevrolet Corvette, Ford Mustang, Honda NSX dan lain sebagainya. Semua mobil tersebut dirancang untuk performa yang dinamis dan tampilan stylist, namun tetap memiliki unsur kenyamanan.

Pengertian Supercar

Supercar berada satu level di atas Sportcar. Mobil super punya tampilan lebih dramatis sebagai kendaraan bertenaga besar, sehingga memberikan prestise lebih besar. Supercar juga sering disebut mobil eksotis, karena merupakan mainan orang-orang yang benar-benar kaya.

Meskipun supercar merupakan mobil yang legal untuk jalan raya, itu bukanlah mobil yang umum dijadikan kendaraan sehari-hari. Karena tenaga buas, suara yang melengking dan diperlukan keahlian yang tidak sembarangan untuk mengemudikannya. Supercar adalah mobil untuk bermain-main dengan kecepatan, sekaligus untuk mempertontonkan kemampuan finansial yang luar biasa bagi pemiliknya.

Supercar lebih sulit untuk dikemudikan dibanding sportcar, karena biasanya memiliki output 500 hingga 800 tenaga kuda dan dengan harga lebih mahal dari sportcar. Kebanyakan mesin supercar terletak di tengah atau di belakang kabin pengemudi dengan penggerak roda belakang atau All Wheel Drive. Untuk transmisi, hampir semua menggunakan Direct Shift Gearbox (DSG) dan paddle shifter untuk meningkatkan performa selama mengemudi. Supercar cenderung menggunakan desain dengan pendekatan aerodinamis dan teknologi mesin paling mutakhir. Styling dan performa menjadi fokus untuk memikat pelanggan, namun biasanya tidak terlalu ekstrim.

Contoh Supercar Terkenal
Contoh Supercar Terkenal

Beberapa supercar terkenal adalah Ferrari 488 GTB, Ferrari 488 Pista, Lamborghini Aventador, Lamborghini Huracan, McLaren 650S, McLaren 720S, Corvette C7 ZO6, dan lain sebagainya.

Pengertian Hypercar

Dari sebutan hyper, jelas berarti ini adalah jenis mobil yang lebih tinggi dari supercar. Hypercar adalah kasta tertinggi dalam 3 klasifikasi mobil performa ini. Namun istilah hypercar banyak disalahartikan sebagai jenis mobil yang sama dengan supercar. Itulah mengapa banyak orang yang menanyakan apa perbedaan supercar vs hypercar.

Hypercar adalah jenis mobil pada level teratas untuk semua kategori, seperti performa, inovasi, desain, teknologi dan tentunya harga. Dapat dikatakan untuk komponen-komponen klasifikasi tersebut, hypercar berada pada level ekstrim. Sehingga jumlahnya sangat sedikit di dunia, diperkirakan hanya 1% dari jumlah supercar di seluruh dunia. Oleh karena itu, hypercar hanya dibuat terbatas beberapa unit saja untuk setiap modelnya, bahkan tidak sedikit yang merupakan One-off project, yang artinya hanya ada 1 unit di seluruh dunia.

Hypercar memiliki performa sangat tinggi dan desain yang menakjubkan. Sehingga harganya sangat mahal hingga di level tidak masuk akal untuk sebuah kendaraan. Namun ini bukanlah mainan untuk orang yang sekedar sangat kaya, tapi lebih dari itu merupakan kendaraan para konglomerat atau pemilik bisnis multinasional atau selebritas internasional yang uang 1 juta dollar hanyalah recehan bagi mereka. Itu pun hanya bagi mereka yang benar-benar menyukai berkendara dengan kecepatan tinggi.

Dalam hal performa, tenaga hypercar biasanya pada level 1.000 hp atau lebih, dan harganya pada level jutaan dollar atau puluhan miliar rupiah. Sangat jarang hypercar yang berstatus legal-road atau boleh dikendarai di jalan raya. Namun beberapa diantaranya bisa untuk jalan raya dengan set performa mesin yang bisa diubah-ubah agar tidak membahayakan. Kebanyakan hypercar dikendarai di lintasan khusus baik milik privat maupun perusahaan carmaker.

Contoh Hypercar Terkenal
Contoh Hypercar Terkenal

Hypercar yang terkenal antara lain: Lamborghini Miura, Lamborghini Veneno, Bugatti Chiron SuperSport, Porsche 918, Ferrari LaFerrari, McLaren P1, Pagani Huayra, Lykan HyperSport, Lamborghini Essenza SCV12, SSC Tuatara, Deretan line-up Koenigsegg, Aston Martin Valkyrie, dan lainnya.

Perbedaan antara Supercar vs Sportcar vs Hypercar

Berdasarkan definisi jenis mobil performa tinggi di atas, batasan umum untuk perbedaan Sportcar vs Supercar vs Hypercar seharusnya mudah dipahami. Namun seiring perkembangan teknologi mobil, batasan itu mulai memudar dan ada banyak mobil yang jadi sulit digolongkan apakah sportcar, supercar atau hypercar. Karena memiliki beberapa karakter ditiap jenis mobil tersebut. Namun menurut ahli otomotif, ada beberapa kriteria yang membedakan mereka secara universal, yaitu performa, harga, desain, dan kelangkaan.

Performa atau Kinerja

Performa dalam hal ini bukanlah seberapa cepat mobil mencapai kecepatan 100 km/jam. Karena sportcar bisa saja lebih cepat dari supercar dan supercar lebih cepat dari hypercar dalam capaian detik untuk menempuh 100 kpj. Performa yang dianggap pembeda yang hampir pasti dari ketiga jenis mobil tersebut adalah top-speed dan seberapa lama mobil bisa mempertahankan kecepatan maksimum.

Jika perlombaan sportcar dan supercar biasanya dalam bentuk drag-race, sedangkan pertandingan hypercar biasanya pada top-speed. Elemen paling penting mengklasifikasikan mobil performa tinggi adalah rasa dan sensasi yang didapatkan dari belakang kemudi. Hal itu karena perbedaan angka tenaga kuda yang signifikan di antara sportcar, supercar dan hypercar.

Supercar biasanya lebih bertenaga dari pada sportcar, dan hypercar adalah raja dalam hal satuan tenaga. Sehingga sportcar lebih bersahabat dengan pengguna mobil awam, supercar punya tingkat kesulitan yang lebih tinggi dari sportcar, namun beberapa diantaranya sudah didesain agar mudah dikendalikan. Sedangkan hypercar memerlukan insting pembalap dan cenderung lebih mengintimidasi pengemudinya sendiri, oleh karena itu diperlukan training oleh pengemudi ahli hingga level kemampuan tertentu, barulah seseorang dianggap boleh mengemudikan hypercar.

Harga

Harga merupakan salah satu aspek yang dapat membantu kita dalam membedakan sportcar, supercar, dan hypercar. Sesuai hirarkinya, harga masih mengurutkan sportcar sebagai level terbawah, supercar di tengah dan hypercar termahal hingga hanya bisa dibeli oleh orang kaya yang gila (crazy-rich).

Sportcar dan supercar mungkin bisa saja punya harga serupa, walau pada umumnya supercar lebih mahal. Namun untuk hypercar, itu tidak terbantahkan lebih mahal dari dua jenis lainnya. Beberapa supercar mungkin ada yang berada pada level harga hypercar, namun biasanya lebih karena faktor adanya jewelry atau kemewahan luar biasa pada varian edisi khusus, semisal Rolls-Royce Sweptail.

Desain

Tentang desain, sportcar duduk di bagian bawah hierarki ini, sehingga banyak diantaranya yang masih bisa dikenali sebagai mobil biasa semisal sedan 2-seater atau hothatch 4-seater. Supercar menempati posisi tengah dengan desain yang cukup mempesona dan aerodinamis. Sedangkan hypercar sepenuhnya mencapai titik batasan maksimal dari apa yang membuat para pecinta otomotif terkagum-kagum. Bentuk luar yang aerodinamis, lekukan indah pada tingkat ekstrim dan interiornya membuat pengemudi seperti berada di masa depan.

Kelangkaan

Kriteria selanjutnya yang bisa dipertimbangkan sebagai pembeda adalah kelangkaan. Sportcar sudah pasti merupakan mobil yang diproduksi masal dan bisa dipesan siapa saja selama masih diproduksi. Sehingga jumlahnya sangat banyak. Supercar berada ditengah, dengan status yang biasanya juga mobil masal, tapi pemesanannya lebih selektif mengingat permintaan pada umumnya lebih besar dari kapasitas produksi pabriknya. Beberapa supercar juga dibuat sebagai limited edition, tapi tidak semuanya. Sedangkan hypercar adalah yang terlangka, karena semuanya merupakan limited edition dan itupun sangat sedikit, semisal 100 unit saja di seluruh dunia, atau lebih sedikit lagi hingga hanya 1 – 5 unit saja.

Anomali pada Supercar, Sportcar, dan Hypercar

Beberapa mobil mungkin menciptakan kebingungan mengenai jenisnya, terkait kriteria-kriteria di atas. Misalnya Lamborghini Aventador SuperVeloce yang jelas merupakan supercar bertenaga 700-an hp, namun harganya mendekati level hypercar. Porsche Boxter-S adalah sportcar dengan tampilan yang disebut lebih mirip supercar, tapi tenaganya hanya 315 hp yang membuatnya tidak dapat disebut supercar.

BMW i8 hybrid berbentuk seolah akan menantang Ferrari atau Lamborghini, namun itu adalah sportcar. Pagani Huayra digolongkan hypercar, walau dia memiliki varian yang bertenaga 730 hp saja. Namun teknologi aerodinamika dan harganya membuatnya disebut hypercar. Bugatti Veyron Super Sport berkekuatan 1.200 hp dan dibanderol harga $2 juta. Ia layak dianggap sebagai hypercar tetapi pada akhirnya dilabeli hi-end supercar.

Baca juga:

KESIMPULAN

Dari ulasan panjang mengenai perbedaan Sportcar vs Supercar vs Hypercar di atas, kriteria yang kami anggap paling signifikan memisahkan mereka adalah tentang kinerja top-speed yang dipengaruhi angka tenaga kuda. Kemudian kelangkaan dan harga dimana hypercar adalah yang paling jarang dan yang termahal.

Yayan Abdhi

Yayan Abdhi

"Pecinta otomotif yang lebih suka menulis, ketimbang berbicara di depan kamera. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Dukung saya untuk terus menulis artikel-artikel bermamfaat dengan membagikan artikel ini di akun media sosial Sobat."

You may also like...

Tulis Komentar