Michelin Buat Ban Dari Plastik Bekas Daur Ulang, Solusi bagi Masalah Lingkungan

CaruserMagz.com – Michelin bekerjasama dengan perusahaan biokimia Prancis, Carbios, untuk membuat ban dari plastik bekas daur ulang. Raksasa ban asal Prancis tersebut menyatakan bahwa usahanya mendekati hasil untuk mewujudkan ban ramah lingkungan.

Dalam pernyataannya, Michelin mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Carbios telah berhasil menguji teknologi daur ulang plastik. Proses ini menggunakan enzim yang dapat menguraikan polimer Polietilen Tereftalat (PET), yang umum digunakan sebagai bahan baku produk plastik seperti botol dan pakaian poliester.

Dari proses depolimerisasi yang kompleks, Michelin dan Carbios menciptakan poliester berkekuatan tinggi yang cocok untuk bahan baku ban, karena memiliki ketahanan terhadap kerusakan, stabilitas termal, dan ketangguhan yang memadai.

Proses Depolimerisasi Plastik oleh Teknologi Carbios
Proses Depolimerisasi Plastik oleh Teknologi Carbios – Sumber: Carbios.pdf

Pada 2019, Carbios mengumumkan telah memproduksi botol PET pertama dengan 100% Purified Terephthalic Acid (rPTA), yang dibuat dari daur ulang enzimatik pada limbah PET,” kata kepala ilmuwan Carbios, Alain Marty.

Hari ini, bersama Michelin, kami mendemonstrasikan seluruh proses kami dengan bahan limbah plastik yang sama, PET daur ulang yang cocok untuk menghasilkan serat teknis berkemampuan tinggi, seperti yang digunakan pada ban Michelin,” sambung Marty.

Baca juga:

Sementara dari pihak Michelin yang diwakili Direktur Riset Polimer, Nicholas Seeboth, mengungkapkan bahwa produk serat yang dihasilkan dari proses daur ulang tersebut memiliki kinerja yang identik dengan bahan polimer yang berasal dari industri minyak bumi.

“Kami sangat bangga menjadi yang pertama memproduksi dan menguji serat teknis daur ulang untuk ban. Bahan ini dibuat dari botol berwarna dan didaur ulang menggunakan teknologi enzimatis dari mitra kami, Carbios. Bahan ini telah menunjukkan kemampuannya untuk kinerja yang identik dengan yang berasal dari industri minyak,” kata Nicholas Seeboth.

Michelin ingin gunakan bahan ban ramah lingkungan
Michelin ingin gunakan bahan ban ramah lingkungan

Michelin telah menetapkan komitmen dengan target ambisius, bahwa pabrikan ban Prancis tersebut akan menggunakan bahan yang dapat diperbarui atau didaur ulang pada 40% produknya di tahun 2030.

Kemudian terus menambah porsi ban dari plastik bekas daur ulang tersebut hingga 100% pada tahun 2050, sebagai komitmen untuk berkontribusi pada lingkungan, demi mengurangi laju polusi yang diakibatkan limbah plastik.

Saat ini, setiap tahun sekitar 1,6 miliar unit ban mobil terjual di seluruh dunia yang sekitar 800.000 ton bahannya menggunakan serat polymer PET dari industri Migas.