Untung Rugi Ganti Velg dan Ban Lebih Besar, Perhatikan unsur Keselamatan!

CaruserMagz.com – Mengganti velg mobil pabrikan dengan velg after market sudah menjadi tren modifikasi. Kebanyakan pemilik mobil termotivasi mengganti velg dan ban berukuran lebih besar untuk membuat tampilan mobilnya jadi lebih enak dipandang. Namun ternyata ada akibat dari mengganti velg dan ban lebih besar, baik dampak positif maupun negatif.

 
Lalu lebih banyak kelebihan atau kekurangan yang akan didapat jika mengganti velg dan ban berukuran lebih besar? ada beberapa keuntungan dan kerugian yang akan didapat pemilik mobil dengan memperbesar ukuran velg dan ban.

 
Beberapa hal berikut akan dinikmati sebagai mamfaat dari mengganti velg dan ban yang lebih besar. Namun ada konsekuensi negatif yang harus ditanggung pemilik mobil dari modifikasi sepatu mobil dengan ukuran berbeda dari original bawaan pabrik.

 

KELEBIHAN / KEUNTUNGAN GANTI VELG & BAN LEBIH BESAR

 

1. Meningkatkan Grip and Traksi Roda

Makin besar diameter velg, biasanya akan makin lebar ukuran ban. Artinya ada lebih banyak area ban yang bersentuhan dengan jalan. Lebih banyak pattern ban yang kontak dengan jalan akan menghasilkan grip dan traksi yang lebih besar, sebagai hasilnya, kemampuan mobil yang lebih baik melewati jalanan yang tidak rata.

 

2. Meningkatkan Kestabilan Mobil saat Menikung

Ban yang pipih akan memiliki dinding ban yang lebih keras, ditambah makin besarnya kontak ban dengan jalan, maka handling mobil di tikungan menjadi lebih baik. Hal-hal tersebut akan mengurangi efek limbung saat menikung.

 

3. Pengereman yang Lebih Baik

Masih berkaitan dengan lebih banyaknya area kontak ban dengan jalan, secara otomatis akan meningkatkan daya henti ban saat direm. Sehingga akan mempersingkat jarak pengereman dibanding menggunakan ban bawaan pabrik.

 

4. Ground Clearance Lebih Tinggi

Dengan bertambahnya diameter velg dan ban, tentu akan menambah jarak terendah ke jalan (ground clearance). Akibat positifnya adalah daya jelajah mobil pada beragam kontur jalan menjadi lebih baik. Namun akan berbeda jika diameter roda secara keseluruhan tidak bertambah karena persentase ketebalan ban yang disesuaikan untuk velg yang lebih besar, sehingga tidak menambah ground clearance.

 

5. Tampilan Mobil lebih Gagah

Walau tampilan adalah masalah selera, namun bentuk desain velg dan ukuran ban berperan besar dalam meningkatkan penampilan mobil. Tidak dapat dipungkiri velg dan ban yang lebih besar memberi tampilan yang lebih sporty pada mobil. Bahkan sebagian besar konsumen yang mengganti velgnya dengan alloywheel yang lebih besar, lebih karena ingin membuat mobilnya jadi lebih gagah.

 
Baca juga:

 

KEKURANGAN / KERUGIAN GANTI BAN LEBIH BESAR

 

1. Meningkatkan Konsumsi Bahan Bakar

Velg dan ban yang lebih besar tentu punya bobot yang lebih besar pula, apalagi ditambah kontak ban dengan jalan yang lebih besar. Semua hal tersebut akan berkontribusi pada bertambahnya konsumsi bahan bakar. Pemilik mobil yang mengganti ban dan velg lebih besar harus berlapang dada dengan biaya bbm yang akan membesar pula.

 

2. Setir jadi lebih Keras

Dengan bertambah beratnya bobot ban dan makin lebarnya kontak ban dengan jalan, maka setir akan terasa lebih keras dari biasanya. Terutama pada mobil-mobil yang tenaga mesinnya bukanlah tergolong besar, pengendalian akan terasa tidak seringan saat menggunakan ban standar bawaan pabrikan.

 

3. Akselerasi Berkurang

Kembali ke bobot ban dan velg yang lebih besar, tentu sedikit banyak akan berpengaruh pada akselerasi yang berkurang. Hal ini akan benar-benar terasa pada mobil yang ber-cc kecil.

 

4. Umur Ban Lebih Pendek

Setir yang lebih berat, gesekan roda dengan jalan yang lebih besar, dan dinding ban yang lebih tipis, akan membuat usia pakai ban akan lebih dingkat dibanding ban standar. Padahal harga ban yang lebih besar dan lebih pipih tentu akan lebih mahal, dibanding ban dengan spesifikasi normal.

 

5. Error pada Speedometer dan OdoMeter

Instrumen pengukuran yang hasilnya ditampilkan pada clustermeter dikalibrasi dan ditentukan dengan komponen standar bawaan pabrikan. Perubahan pada ukuran lingkar ban tentu akan berpengaruh pada pengukuran jarak dan kecepatan, karena jarak yang ditempuh mobil akan berbeda untuk setiap putaran ban.

Jika penambahan diameter ban cukup signifikan, misalnya hingga melebihi 3 inci, dapat membuat speedometer error. Apalagi jika MID mobil sudah dilengkapi instrumen pengkuran konsumsi bbm, maka semua pembacaan yang terkait dengan jarak akan tidak akurat atau bahkan error.

 

5. Potensi Fitur Safety jadi Kurang Akurat

Sama halnya dengan pengukuran ekektronis, fitur-fitur keselamatan yang terkait dengan pengukuran jarak dan kecepatan juga akan terpengaruh. misalnya rem ABS, EBD, Traction Control bisa merespon tidak sesuai kondisi yang sebenarnya dibutuhkan, misalnya menjadi kurang akurat dan tidak tepat waktu.

 
Itulah beberapa akibat dari mengganti velg atau ban dengan ukuran lebih besar. Intinya pasti ada benefit dan risiko yang akan timbul. Tinggal bagaimana sobat menjadi lebih bijak dalam hal ini, jangan sampai nafsu mata untuk penampilan mobil yang keren, merusak kenyamanan atau bahkan membahayakan keselamatan berkendara.

 
Saran kami, jika ingin mengganti velg dengan model yang lebih keren atau lebih besar, usahakan pertambahan diameter lingkar keseluruhan ban tidak berubah atau walaupun bertambah, tidak lebih dari 2 inci. Sehingga pengaruhnya tidak signifikan pada hal-hal negatif. Jika sobat punya pengalaman atau tambahan informasi, jangan ragu untuk berbagi di kolom komentar artikel ini.

 
Salam Otomotif!

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it.”

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *