Bad News! Showroom dan Bengkel Resmi KIA Semarang Tutup

CaruserMagz.com – Berita kurang sedap bagi pengguna mobil-mobil KIA di Kota Semarang diumumkan, yaitu mengenai berhentinya beroperasi Show Room dan Bengkel Resmi KIA di Semarang, Jawa Tengah. Seperti diumumkan langsung oleh PT Kia Mobil Dinamika Semarang, bahwa showroom dan bengkelnya sudah tidak lagi beroperasi sejak 1 Oktober 2018.

 
Pengumuman mengenai tutupnya Kia Semarang tersebut juga diposting pada Location di Google Map, dimana hasil pencarian terhadap Kia Mobil Dinamika Semarang pada Google Search, menghasilkan keterangan bahwa lokasi tersebut telah ditutup secara permanen.

 
Agent resmi Kia tersebut menyarankan agar pelanggan yang selama ini menservice mobil Kia di bengkelnya beralih ke bengkel lainnya yang terdekat.

 
Namun sayangnya Jarak bengkel-bengkel resmi tersebut cukup jauh dari Kota Semarang walau masih dalam 1 provinsi, yaitu di Jogjakarta, Solo dan Pekalongan.

 
Sangat disayangkan, karena bengkel resmi seharusnya tetap ada di kota sebesar Semarang, dimana pengguna mobil Kia cukup banyak di sana. Bengkel resmi adalah tempat berlabuh andalan untuk service bagi pemilik mobil.

 
Baca juga: Hyundai dan KIA akan Bangun Pabrik di Indonesia?

 
Memang beberapa service terkait penggantian spare part atau cairan rutin bisa di bengkel umum, namun jika terkait sistem komputer atau ECU, spare part slow moving yang harus inden, tentu bengkel resmi akan lebih menentramkan konsumen.

 
Semoga hanya tutup sementara, kemudian dibuka kembali dengan strategi bisnis yang bisa lebih menjamin keberlangsungan brand Korea Selatan tersebut di kota-kota besar tanah air.

 
Contoh yang bisa ditiru oleh distributor mobil-mobil KIA dan Hyundai adalah seperti yang dilakukan PT Global Mobilindo di Palembang, di bawah bendera Maju Motor Group.

 

Maju Motor Group Palembang - Distributor Mobil CBU
Maju Motor Group Palembang – Distributor Mobil CBU

 
Dimana perusahaan tersebut menjadi agen sekaligus mobil-mobil CBU dari berbagai merek, antara lain brand Eropa seperti Jeep, Audi, Mini, Dodge, LandRover, termasuk Kia dan Hyundai serta lainnya.

 
Sehingga lebih bisa bertahan di sempitnya ceruk pasar mobil CBU yang berharga mahal, dan hanya dibeli orang-orang yang benar-benar menyukai brand mobil tersebut karena alasan kualitas dan kenyamanan.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Tulis Komentar