Terkena Imbas Brexit, Mini Tutup Pabrik di Negeri Asalnya

CaruserMagz.com – Mini adalah brand otomotif legendaris asal Inggris yang kini menjadi bagian dari grup BMW, bersama Rolls Royce yang juga berasal dari Inggris. Namun kebijakan Pemerintah Inggris untuk keluar dari Uni Eropa yang dikenal dengan Brexit, telah memberi dampak buruk bagi Mini di negeri asalnya tersebut.

 
Mini Oxford Plant di Cowley, bagian utara Oxford Inggris benar-benar akan ditutup sebagai dampak langsung dari kebijakan Brexit, sebagaimana dikonfirmasi oleh grup BMW pada Oktober 2018 lalu.

 
Konfirmasi tersebut menyatakan bahwa pabrik Mini tersebut akan ditutup pada akhir 2019. Namun ternyata eksekusinya dilakukan lebih cepat, yaitu pada 29 Maret 2019.

 
Kami sangat menyesal tidak bisa membantu para pekerja di pabrik Mini Cowley, Meskipun kami telah berusaha berhati-hati dalam menghadapi kekacauan yang muncul akibat keputusan pemerintah ini,” ungkap Tom Hayes, Dewan Kota Oxford.

 
Baca juga:

 
Unit produksi tersebut tidak sepenuhnya dieliminasi, melainkan dipindahkan ke Belanda. Keputusan tersebut diambil BMW guna menghindari kekacauan yang mungkin terjadi akibat kebijakan Brexit oleh Pemerintah Inggris.

 
Apa yang dilakukan BMW tersebut bukanlah satu-satunya, karena sebelumnya hal yang sama telah dilakukan oleh pabrikan Jepang, yaitu Honda dan Toyota.

 
Uniknya, pabrikan yang merupakan ikon mobil Inggris tersebut seperti terusir dari homeland-nya, akibat kebijakan pemerintahnya sendiri.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:
Loading...

Tulis Komentar