Supercar Koenigsegg Lebih Murah dengan Teknologi Hybrid, Mau Beli?

CaruserMagz.com – Koenigsegg adalah brand eksotis yang sekarang menjadi ikon multi-billioner bagi kalangan jetset. Brand ini membuat hypercar yang bahkan bagi orang kaya pun disebut mahal. Hal itu terjadi karena Koenigsegg menghiasi beberapa bagian mobilnya dengan berlian asli dan membekalinya dengan mesin bertenaga raksasa.

 
Namun tentu segmen tersebut menjadi sangat sempit, bahkan tidak semua orang kaya bisa membelinya. Sepertinya Koenigsegg tergoda untuk menjual lebih banyak unit mobil dengan mrmbangun mobil yang lebih terjangkau bagi kalangan orang kaya kebanyakan.

 
Menurut Christian von Koenigsegg selaku CEO brand asal Swedia tersebut, pihaknya ingin memperluas segmen, karena manisnya margin yang besar telah dinikmati sang pabrikan dari apa yang telah mereka buat saat ini.

 
“Kami sedang berusaha memperluas penawaran kami. Karena pada dasarnya, brand kami telah melampaui volume produksi dengan margin yang cukup besar. Kami memiliki jadwal pengiriman hingga beberapa tahun ke depan untuk hypercar super-eksklusif yang kami bangun hari ini,” ungkap Christian von Koenigsegg.

 

Harga Lebih Murah

 
Model baru yang sedang dikembangkan Koenigsegg tersebut adalah supercar hybrid dengan harga 1 jutaan euro, atau sekitar Rp. 16 Miliar. Mungkin masih terkesan mahal, namun itu jauh lebih murah dari model Koenigsegg yang ada sekarang yang bisa mencapai 3 juta euro.

 
Meskipun harganya lebih murah dari model Koenigsegg yang kita kenal, CEO Koenigsegg menjamin bahwa supercar baru itu akan tetap terlihat seperti Koenigsegg. Namun harganya tidak akan kurang dari 1 juta euro.

 
Dengan harga yang lebih murah tersebut, diperkirakan Koenigsegg bisa mendapatkan pemesanan hingga ratusan unit per tahun. Jauh lebih besar dari sekarang yang hanya sekitar 20 unit per tahunnya.

Loading...

 
Untuk mewujudkan rencana tersebut, Koenigsegg menjalin kerjasama strategis dengan National Electric Vehicle Sweden (NEVS). Kedua perusahaan telah mengumumkan joint venture, dimana NEVS menginvestasikan 150 juta euro (Sekitar Rp.2,4T) guna mengakuisisi 20% saham di perusahaan induk Koenigsegg.

 

Koenigsegg Regera - Hypercar
Koenigsegg Regera – Hypercar

Baca juga: Remot Kunci Mobil Koenigsegg Mungkin Lebih Mahal dari Rumah Anda!

 

Teknologi Mesin Tanpa BBM Fosil

 
Sang CEO dari brand eksotis menjelaskan bahwa mobil super berteknologi hybrid tersebut akan menggunakan teknologi mesin FreeValve, yaitu mesin yang tidak menggunakan bahan bakar fosil, melainkan alkohol murni, sehingga tidak menghasilkan emisi karbon dioksida.

 
“Ambisi kami adalah bahwa mobil ini akan sepenuhnya netral dari CO2. Mengingat teknologi FreeValve, kita sebenarnya dapat menyalakan mobil dengan alkohol murni, hingga -30 derajat Celcius, jadi tidak perlu campuran bahan bakar fosil. Idenya adalah untuk membuktikan kepada dunia bahwa bahkan mesin pembakaran dapat sepenuhnya netral CO2,” Papar Christian.

 

Mengapa bukan All Electric?

 
Tentu akan muncul pertanyaan, mengapa Koenigsegg tidak sekalian membuat supercar yang sepenulnya elektrik layaknya Tesla? Christian menjawab pertanyaan tersebut dengan menjelaskan bahwa dia memahami akan ada kekurangan sell electric di masa depan.

 
“jika Anda membayangkan bahwa Tesla hari ini memproduksi sekitar setengah dari semua sel baterai di dunia dan itu hanya cukup untuk 300.000 mobil. Kemudian Anda mendengar Volkswagen membuat mobil all electric, BMW juga, dan itu akan menjadi jutaan mobil. Sangat mudah untuk menyadari bahwa akan ada kekurangan sell yang terjadi dengan sangat cepat,” jelas Christian.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:
Loading...

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Tulis Komentar