Review MG ZS Indonesia - Kelebihan dan Kekurangan

Review MG ZS Indonesia, Apa Kelebihan dan Kekurangan Mobil MG Pertama

MG Review SUV

CaruserMagz.com – Review MG ZS SUV – Tanpa investasi yang besar, brand asal Inggris Morris Garages (MG) yang kini menjadi bagian dari raksasa otomotif China, mencoba peruntungan di pasar Indonesia dengan meluncurkan mobil pertamanya, berupa medium SUV 5-seater bernama MG ZS. Tentu calon pembeli SUV ganteng ini ingin mengetahui apa saja kelebihan dan kekurangan SUV berlencana Eropa tapi CBU Thailand ini.

MG diakuisisi oleh Shanghai Automotive Industry Corporation (SAIC) setelah pabrikan tersebut menyatakan kebangkrutan. Kini pabrikan asal Inggris tersebut kembali mendunia berkat suntikan dana dari SAIC. Jadi MG berada dalam grup yang sama dengan Wuling Indonesia.

MG ZS adalah SUV yang dikembangkan setelah pabrikan Inggris tersebut diakuisisi oleh SAIC. Debut global ZS dilaksanakan di ajang Guangzhou Auto Show 2016 China, yang kemudian pertama kali dijual secara resmi di tiga negara pada tahun 2017, yaitu Inggris, Cina, dan Thailand.

Berikut Kelebihan dan Kekurangan MG ZS yang mungkin bisa jadi pertimbangan bagi calon pembeli mobil ini, guna memutuskan jadi atau tidaknya meminang SUV pesaing Honda HR-V, KIA Seltos, Nissan Juke, dan Mitsubishi Outlander Sport ini.

 

REVIEW KELEBIHAN MG ZS INDONESIA

Desain lumayan bagus

Untuk kelas compact SUV, MG ZS lumayan menarik desain eksteriornya. Meskipun tetap memiliki aura mobil China, tampilan eksterior ZS tidak nyeleneh dan sedap dipandang dari semua sisi. Ada yang bilang mirip Mazda, Hyundai Tucson dan lainnya.

Tampilan Eksterior MG ZS Indonesia
Tampilan Eksterior MG ZS Indonesia

 

Banyak Fitur Canggih

MG ZS cukup menggoda jika dilihat dari kelengkapan fitur-fiturnya yang advance. Untuk mobil berharga di bawah Rp 300 jutaan, fitur-fiturnya tergolong canggih. Berikut daftar fitur MG ZS:

  • Panoramic Sun Roof
  • Head Unit layar sentuh yang terintegrasi dengan fitur mobil
  • System entertainment yang mendukung Apple CarPlay, tapi belum Android Auto
  • Cruise Control
  • 4-Airbag
  • Vehicle Stability Control
  • AC digital yang display-nya terintegrasi dengan HU
  • Ada Pengaturan bobot setir dari HU
  • Kamera mundur dengan petunjuk arah

 

Kabin Lapang

Kabin di baris kedua tergolong lapang baik untuk leg-room maupun head-room, walaupun mobil ini punya full panoramic roof. Sehingga MG ZS cocok untuk dijadikan mobil keluarga.

 

Posisi Duduk Pengemudi Cukup Ergonomis

Posisi duduk pengemudi secara leluasa dapat diatur karena ada pengaturan ketinggian kursi. Bentuk kursi baris pertama juga ergonomis sehingga membuatnya nyaman.

 

Bantingan Suspensi Empuk

Suspensi MG ZS tergolong empuk dan mampu meredam getaran akibat jalan yang tidak rata dengan baik. Di jalanan non-aspal, ZS masih terasa nyaman karena bantingan suspensinya tidak kasar dan tidak mantul-mantul.

 

Lebih Irit BBM dari Mobil China lainnya

Beberapa reviewer otomotif ternama mengetes keiritan bbm MG ZS dan diperoleh angka konsumsi bbm untuk berkendara dalam kota sekitar 11 km/liter, dan untuk rute luar kota atau toll sekitar 15 km/liter. Memang tidak terlalu irit, tapi dibanding mobil asal pabrikan China lainnya, ZS tergolong lebih irit.

 

Visibilitas Bagus

Pengemudi dan penumpang mendapat visibilitas keluar sangat bagus karena kaca yang lebar, pillar-A yang kecil dan kaca belakang yang luas. Sehingga mobil terasa luas dan terang, apalagi ada panoramic roof yang bisa membuat kabin MG ZS terasa lebih terang dan lapang.

 

Build Quality Bagus

MG ZS bukanlah mobil premium, namun kualitas bahannya cukup berkesan mahal. Misalnya banyak bahan soft-touch di interior seperti dashboard dan doortrim. Walau masih juga banyak bahan plastik keras, plastiknya terasa tebal dan solid. Selain itu pemasangan bagian-bagian interiornya terlihat rapi dan solid.

 

Kekedapan Kabin Bagus

Peredaman suara dari kendaraan lain di luar cukup baik. Hingga kecepatan cukup tinggi pun, suara-suara dari luar tidak begitu mengganggu penumpang.

 

Harga Terjangkau

Dengan semua kelebihan yang kami sebutkan di atas, harga MG ZS yang sekitar Rp 255 hingga 285 jutaan tergolong murah. Karena pada mobil dari brand Jepang atau Korea dengan fitur-fitur yang sama, harganya sudah di atas Rp 300 jutaan. Artinya value-for-money MG ZS cukup tinggi, khususnya bagi mereka yang suka fitur-fitur MG ZS.

Akan menarik jika MG ZS ini sudah tersedia sebagai mobil bekas, karena resale valuenya yang tentu akan lumayan jauh berkurang, sehingga dengan harga yang jauh lebih murah, konsumen bisa menikmati fitur-fitur canggih.

 

KEKURANGAN MG ZS INDONESIA

Tenaga dan Akselerasi Lemot

Kelemahan yang paling banyak dikritisi para reviewer otomotif professional adalah performa mesin 1500cc ZS yang lemot. Akselerasi terasa sangat lamban, meskipun pedal gas sudah dikick-down dalam. Di kelas compact SUV MG SZ menghasilkan akselerasi paling lamban, yaitu 0 – 100 km/jam memerlukan waktu hingga 15 detik. Teknologi transmisi ZS juga cukup ketinggalan, karena masih menggunakan Transmisi Otomatis konvensional 4-percepatan, dimana kompetitornya minimal sudah 5-percepatan atau CVT.

Bahkan walau ada dua posisi transmisi yaitu D dan S, yang diharapkan S adalah untuk mode mengemudi Sport, tidak ada perbedaan sama sekali, akselerasi tetap lemot. Sehingga MG ZS ini tidak cocok untuk dibawa ngebut, dan pengemudi harus benar-benar penuh perhitungan dengan memastikan ada lintasan yang panjang saat akan mendahului kendaraan lain.

 

Desain Eksterior Tidak Spesial

Sebelumnya kami menyebut desain adalah poin keunggulan pada MG ZS, tapi juga memiliki unsur kekurangan, yaitu tidak terasa spesial karena desainnya terlalu umum sebagai mobil masa kini, tidak ada ciri khas yang menjadi ikon MG. Sehingga desain ZS meskipun terlihat bagus, namun akan lekas terasa usang, karena brand ini belum memiliki ciri khas desain layaknya Mazda, Mitsubishi atau Kia.

 

Desain Interior Kurang Menarik

Desain interior MG ZS ini juga terlihat kurang menarik. Karena nampak cukup kaku dan kurang terkesan modern, walau di beberapa sisi seperti exhaust AC bisa diapresiasi. Namus secara keseluruhan, desain interiornya menurut kami kurang menggugah.

Interior MG ZS Indonesia
Interior MG ZS Indonesia

 

Kabin Belakang Kurang Nyaman

Kursi kurang nyaman – Meskipun kabin baris kedua cukup lega, tapi kursinya tergolong kurang nyaman, karena bentuk sandarannya yang terlalu rata, kurang mengakomodir bentuk tubuh belakang penumpang. Sehingga untuk perjalanan jauh, kursi belakang kurang nyaman. Juga tidak ada arm-rest di tengah kursi baris kedua, padahal kompetitornya rata-rata sudah punya.

Tidak Double blower – pengaturan hembusan AC hanya ada untuk kabin depan, sedangkan kabin belakang tidak memiliki hembusan AC yang bisa diatur sendiri, misalnya di konsol tengah atau di pillar-B.

Tidak Ada Charger untuk Gajet – penumpang kabin baris kedua juga tidak mendapat port power atau USB untuk mengecas gajet. Sehingga tentu kurang nyaman untuk perjalan jauh dimana gajet harus selalu terisi daya listrik.

 

Suara Ban Masuk Ke kabin

Meskipun peredaman suara dari kendaraan lain sudah cukup baik, tapi MG ternyata tidak memberi perhatian baik untuk road-noice yang diakibatkan gemuruh suara ban. Sehingga kenyamanan telinga penumpang cukup terganggu karena berisiknya suara ban.

 

Lampu Masih Halogen

Lampu-lampu utama masih menggunakan bohlamp biasa baik pada lampu depan maupun belakang, meskipun di depan sudah menggunakan projector. Sehingga terlihat kurang modern. Dibanding kompetitornya tentu ini adalah poin kekurangan yang cukup signifikan.

 

Roda Nampak Kekecilan

Off-set roda terlihat terlalu ke dalam, sehingga roda tersebut nampak sedikit tenggelam oleh body mobil. Ukuran roda juga terlihat kurang besar dengan profil 215/50 – R17. Jika ban dibuat lebih tebal sepertinya akan lebih baik, semisal menggunakan velg R18 atau profil ban 55 hingga 60.

Tampilan Samping MG ZS Indonesia dengan Roda yang Nampak Kekecilan
Tampilan Samping MG ZS Indonesia dengan Roda yang Nampak Kekecilan

 

Pengaturan Setir

Pengaturan posisi setir hanya ada tilt steering, tidak ada telescopic. Selain itu pengaturan bobotnya manual dari head unit, sehingga cukup merepotkan jika harus mengganti feel bobot setir. Harusnya menggunakan teknologi MDPS yang bisa mengeras dan meringan sendiri sesuai kebutuhan dan pertimbangan keselamatan berkendara.

 

Rem Parkir Masih Manual

Dibanding kompetitornya di kelas compact SUV yang rata-rata telah menggunakan electric parking brake, MG ZS nampak kurang canggih karena masih menggunakan tuas rem tangan.

 

Pengendalian Limbung

Suspensi yang empuk pada MG ZS ini ternyata menyebabkan pengendalian yang limbung. Untungnya mobil ini sudah memiliki Stability Control yang membuatnya cukup aman. Tapi rasa limbung saat menikung dan berpindah jalur sangat terasa dan mengurangi kepercayaan diri pengemudi.

 

Cover Panoramic Roof Tipis

Cover panoramic roof pada MG ZS cukup aneh, karena dari bahan tipis yang membuat sinar matahari masih masuk ke kabin walau sudah diaktifkan. Hal ini berpotensi membuat AC bekerja lebih keras untuk mendinginkan kabin di kondisi cuaca panas terik.

 

Dealer dan Bengkel Resmi Terbatas

Kekurangan yang paling sulit membuat mobil ini laris manis adalah jaringan dealernya yang masih sangat terbatas. Sebagai pendatang baru, MG baru memiliki dealer dan layanan purna jual di Jakarta, Bandung, dan Tangerang saja. Sehingga peminat di daerah lain akan kesulitan untuk membeli dan memelihara SUV ini.

 
Baca juga:
Kelebihan dan Kekurangan DFSK Glory 560
Kelebihan dan Kekurangan Wuling Almaz 5-Seater

 
Demikianlah review MG ZS Indonesia yang menjelaskan keunggulan dan kekurangan mobil pertama MG di Indonesia. Semoga informasi ini berguna bagi Sobat yang berminat membeli SUV Compact berlencana Inggris ini. Jika Sobat pembaca mengetahui plus-minus MG ZS yang belum kami sampaikan, jangan ragu untuk berbagi di kolom komentar.

 

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Tulis Komentar