Pengertian Cruise Control: Fungsi, Prinsip Kerja dan Cara Menggunakan

CaruserMagz.com – Fitur-fitur yang dulu hanya ada pada mobil mewah, kini sudah menjadi lazim di mobil-mobil untuk kalangan menengah. Namun tidak sedikit pemilik mobil yang belum mengetahui apa fungsi beberapa fitur-fitur canggih tersebut, sehingga kebanyakan dicuekin.

 
Persaingan pabrikan mobil membuat mereka berlomba menyediakan fitur-fitur canggih. Saking banyaknya sulit kita hafalkan nama dan fungsinya. Bahkan banyak diantara fitur-fitur tersebut lebih sering menganggur alias jarang atau bahkan tidak pernah digunakan.

 
Salah satunya adalah fitur Cruise Control yang pada umumnya berupa tombol pada salah satu palang setir bertuliskan kata “Cruise“. Lalu apa pengertian dan fungsi Cruise Control ini? Mari kita ulas lebih dalam.

 

Pengertian dan Fungsi Cruise Control

 
Kata “Cruise” adalah kosakata bahasa inggris yang berarti “meluncur“, padanan katanya bisa juga seperti sailing (berlayar) jika di laut, atau glide (melayang) jika di udara.

 
Cruise control adalah fitur elektronik di mobil yang berfungsi untuk mempertahankan kecepatan tanpa pengemudi harus menekan pedal gas. Sehingga pengemudi bisa mengistirahatkan kaki kanannya saat melalui jalan raya bebas hambatan yang membosankan.

 
Untuk meluncur dengan kecepatan tetap tersebut, fitur Cruise Control diaktifkan dengan menekan tombol pada palang setir. Pengemudi mengatur kecepatan yang diinginkan kemudian hanya perlu berkonsentrasi pada lingkar kemudi, tanpa perlu menekan pedal gas.

 
Fitur ini sangat berguna bagi kita yang sering melewati jalan tol yang panjang. Mempertahankan tekanan kaki pada pedal gas adalah hal yang melelahkan. Bahkan jika kita lengah bisa berpotensi menyebabkan kecelakaan. Sehingga dengan fitur Cruise Control perjalanan jauh bisa dilalui dengan mengurangi tingkat kelelahan pada kaki.

 

Adaptive Cruise Control (ACC)

 
Level lebih advance dari fitur ini adalah Adaptive Cruise Control, yaitu penambahan sensor agar mobil bisa secara otomatis mengurangi kecepatan atau bahkan mengaktifkan rem sendiri jika terdeteksi ada kendaraan lain di depan.

 
Jadi mobil mempertahankan kecepatan sesuai keinginan pengemudi, tapi seperti punya mata dan tahu kapan saatnya menghentikan fungsi cruise control dengan sendirinya.

 
Pada level selanjutnya di mobil-mobil mewah, mobil bukan hanya berjalan sesuai kecepatan yang diatur pengemudi, tapi mengatur jarak dengan kendaraan di depan secara otomatis dengan bantuan sensor. Sehingga pengemudi cukup berkonsentrasi pada setir, tidak perlu mengendalikan pedal gas dan rem.

 

Prinsip Kerja Cruise Control

 
Sistem cruise control mempertahankan kecepatan mobil dengan menggantikan fungsi pedal gas yang dikontrol kaki kita. Fitur tersebut menyesuaikan posisi akselelator (throttle). Cruise control mengaktifkan katup throttle melalui kabel yang terhubung ke aktuator. Katup throttle tersebutlah mengontrol daya dan kecepatan mesin dengan mengatur jumlah udara yang masuk ke ruang bakar.

 
Jadi fitur cruise control yang ada pada kebanyakan mobil modern saat ini, hanyalah melakukan prinsip kerja seperti penjelasan di atas. Sedangkan Adaptive Cruise Control lebih kompleks karena melibatkan berbagai sensor yang tidak hanya mengatur daya mesin, tapi juga hingga mengatur rem.

 

Prinsip Kerja Adaptive Cruise Control

 
Adaptive Cruise Control mengandalkan sensor yang ada pada bagian depan mobil untuk mengidentifikasi kendaraan lain di depan. Setelah pengemudi mengatur kecepatan yang diinginkan lalu menekan tombol Cruise, mobil akan berjalan dengan kecepatan tetap jika tidak ada kendaraan lain di depan.

 
Sensor akan terus bekerja untuk mendektsi kendaraan lain di depan, termasuk jika tiba-tiba ada kendaraan lain mendahului lalu mengambil posisi di depan mobil tersebut. Kemudian daya mesin bahkan rem dikendalikan oleh sistem komputer dengan mengambil jarak aman dari kendaraan di depannya.

 
Jika mobil di depan terlalu dekat, sistem akan memberi peringatan untuk mengaktifkan rem. Pada beberapa mobil mewah yang telah diintegrasikan dengan fitur Adaptive Brake Assist, komputer akan memfungsikan rem bahkan hingga menghentikan mobil untuk alasan keselamatan.

 

Pengertian dan Cara Menggunakan Cruise Control pada Mobil
Pengertian dan Cara Menggunakan Cruise Control pada Mobil

Baca juga:

 

Cara Menggunakan Cruise Control

 
Sebagai suatu fitur, Cruise Control tidak boleh digunakan sembarangan. Tidak semua orang tahu bagaimana menggunakan cruise control secara akurat, sehingga sebaiknya baca panduan cara menggunakan Cruise Control yang benar.

 
Berikut tahap-tahap menggunakan fitur Cruise Control:

 

1. Ketahui Saat yang Tepat Menggunakan Cruise Control

Sebaiknya tidak menggunakan fitur ini di jalanan yang ramai, berkelok-kelok, atau bergelombang atau jalanan di perbukitan. Juga hindari penggunaan cruise control di jalanan yang rusak atau dalam keadaan cuaca buruk.

Cruise control paling cocok digunakan di jalan bebas hambatan atau tol yang lebih banyak lintasan lurus dan relatif mulus. Jika pun ada tikungan, tentu tikungan di jalan tol bukanlah tikungan tajam.

Juga pastikan sobat telah mengetahui cara menggunakan cruise control dan telah berlatih menggunakannya dalam lintasan pendek sebelumnya benar menggunakannya untuk perjalanan jauh di jalan tol.

 

2. Tentukan Kecepatan yang Diinginkan

Atur kecepatan mobil ke batas tertentu sesuai kebutuhan. Pastikan sobat mematuhi batas kecepatan yang diperbolehkan pada jalan tersebut. Perhatikan juga kepadatan kendaraan di jalan tol tersebut, sehingga kecepatan yang diinginkan tidak membahayakan. Apalagi jika mobil sobat hanya memiliki fitur cruise control saja, bukan Adaptive Cruise Control.

 

3. Tekan Tombol ‘Cruise’

Jika kecepatan yang diinginkan telah dicapai, segera tekan tombol ‘Cruise’ untuk mengatifkan fitur ini. Kemudian lepaskan kaki sobat dari pedal gas. Mobil akan melaju dengan kecepatan stabil. Selanjutnya sobat hanya perlu berkonsentrasi pada lingkar kemudi.

 

4. Jangan Tekan Pedal Gas

Berhati-hatilah saat fitur Cruise Control aktif. Jaga kaki kanan sobat agar tidak reflek menekan gas jika tidak diperlukan. Pengemudi agresif biasanya sering melupakan hal ini karena kebiasaan memainkan pedal gas.

 

5. Tetap Waspada

Fitur Cruise Control bukanlah seperti Autopilot pada pesawat, sehingga kita tidak bisa mengandalkannya secara penuh untuk hal keselamatan. Tetaplah waspada pada kondisi di jalan dan terhadap kendaraan di depan.

Pada mobil yang tidak memiliki fitur Adaptive Cruise Control, fungsi memperlambat kendaraan masih harus dilakukan secara manual dengan menekan rem. Biasanya fitur cruise control akan otomatis tidak aktif saat pedal rem ditekan, sehingga sobat harus kembali mengambil alih kendali pedal gas.

 

6. Bagaimana Menambah Kecepatan

Jika sobat ingin menambah kecepatan, cukup tekan pedal gas hingga kecepatan yang diinginkan tercapai. Namun hal itu akan mengembalikan ke mode normal, sehingga sobat perlu menekan tombol Cruise lagi untuk mempertahankan kecepatan tersebut.

 

7. Kembali ke Mode Normal

Jika dalam kondisi meluncur dengan cruise control, tiba-tiba sobat perlu kembali ke mode manual, cukup tekan tombol cruise kembali. Mobil secara otomatis akan mengurangi kecepatan, dan sobat harus kembali meletakkan kaki di pedal gas untuk mendapatkan kecepatan yang diinginkan.

 
Demikianlah panduan cara menggunakan Cruise Control, termasuk pengertian, fungsi dan prinsip kerja fitur canggih tersebut. Semoga tulisan ini berguna bagi sobat pembaca.

 
Jangan sampai karena tidak mengetahui fungsi tombol bertuliskan ‘Cruise’ pada palang setir mobil, sobat masih mengeluh tentang kaki yang pegal karena perjalanan jauh di jalan tol yang panjang. Kita harus berterimakasih pada para engineer otomotif yang telah membuat fitur ini, sehingga perjalan jauh tidak harus melelahkan.

 
Salam otomotif!

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Tulis Komentar