Tips: Cara Lengkap Cek Mobil Baru saat Serah Terima atau Delivery

CaruserMagz.com – Serah terima atau delivery mobil baru, adalah saat yang ditunggu-tunggu sekaligus mendebarkan bagi pembeli mobil, apalagi jika itu adalah mobil pertama yang sobat beli. Namun jangan sampai euforia menyebabkan kita lupa tentang apa saja yang harus diperiksa dan dipastikan pada mobil baru.

 

Ada juga sebagian sales nakal meminta surat tanda serah-terima kendaraan segera ditandatangani oleh pembeli. Sales tersebut ingin memamfaatkan keluguan atau euforia pembeli mobil untuk menutup-nutupi ketidak sempurnaan mobil yang mereka kirimkan ke kosumen atau mengambil keuntungan pribadi dengan tidak memberikan bonus-bonus yang semestinya. Sobat perlu waspada dan tidak mudah percaya dengan sekedar kata-kata dari sang sales. ingat, SEEING IS BELIEVING!

 

Maka ada baiknya sobat calon pemilik mobil yang sedang menunggu delivery atau baru akan membeli mobil impiannya, menyiapkan diri dengan pengetahuan yang cukup mengenai apa saja yang harus dicek saat menerima mobil baru, jika perlu dibuatkan checklist, apa saja yang tidak boleh terlewat untuk diperhatikan.

 

Berikut Hal-hal yang harus diperhatikan, dicek dan ditest saat menerima mobil baru:
1. Lakukan serah-terima kendaraan di rumah
2. Mintalah waktu pengiriman mobil di siang hari
3. Siapkan checklist pemeriksaan
4. Periksa dokumen standar: Buku servis, buku panduan/manual
5. Pastikan tipe atau varian sesuai permintaan
6. Cek eksterior: body dan kelengkapan fitur dan aksesoris eksterior
7. Cek Interior: kondisi dashboard, doortrim, kursi, plafon, dan bagasi
8. Periksa dan lakukan test semua fitur dan kelistrikan
9. Cek bagian ruang mesin dan nomor kendaraan
10. Periksa kelengkapan standar: ban cadangan, dongkrak dan tools
11. Cek odometer (jarak tempuh)
12. Lakukan test drive
13. Cek bonus yang dijanjikan sales
14. Buat komitmen dengan pengirim jika ada hal-hal yang tidak sesuai

 

Mari kita ulas lebih detail mengenai poin-poin di atas satu-persatu:

 

1. Lakukan Serah-Terima di Rumah

Ada dua pilihan lokasi serah terima, yaitu sobat datang ke dealer untuk mengambil sendiri mobil baru, atau minta dikirimkan oleh sales yang bersangkutan. Keduanya punya sisi positif, jika sobat mengambil langsung ke dealer, sobat bisa langsung meminta perbaikan/rekondisi jika ada hal-hal minor yang perlu dilengkapi.

 

Tapi kami lebih menyarankan agar sobat meminta mobil baru dikirimkan dan proses serah terima dilakukan di rumah sobat. Hal ini untuk mengantisifasi jika terjadi apa-apa dalam perjalanan dari dealer ke rumah sobat, itu masih menjadi tanggungjawab dealer atau sales yang bersangkutan.

 

Selain itu, tentunya sobat akan lebih berkuasa di rumah sendiri dan terlepas dari pengaruh pihak penjual di dealer. Memang terkesan paranoid, namun ini untuk sekedar memperkecil resiko. Jika sobat yakin bisa membawa mobil baru dengan aman dari dealer ke rumah, serah terima kendaraan di dealer juga tidak mengapa.

 

2. Waktu Pengiriman Siang Hari

Mintalah pada sales atau pihak dealer untuk melakukan pengiriman mobil baru pada siang hari. Hal ini untuk mempermudah pengecekan secara visual, karena penerangan oleh matahari saat siang hari tetap akan lebih baik dibanding cahaya lampu pada malam hari. Jika mungkin, lakukan pada hari libur atau akhir pekan, sehingga sobat punya waktu yang banyak untuk melakukan pengecekan secara lengkap dan detail.

 

3. Siapkan Checklist Pemeriksaan

Mungkin bagi orang yang sudah sering membeli mobil atau sudah sangat faham dengan mobil, tidak perlu mengingat-ingat apa saja yang harus dicek. Tapi bagi kita yang awam dan tidak bisa beli mobil sesering beli cemilan, kita tidak mungkin mengingat semua hal yang harus diperiksa. Maka ada baiknya sobat mencatat apa saja yang harus dicek dalam bentuk ceklist.

 

4. Periksa Dokumen Mobil

Terlebih dahulu mintalah semua dokumen terkai mobil yang dikirim. Pastikan semuanya lengkap. Dokumen yang perlu dipastikan dan dicek tersebut antara lain:

 

Buku manual, yang memberikan petunjuk manual mengenai penggunaan mobil, fitur dan cara memfungsikannya, petunjuk pemeliharaan, petunjuk keselamatan dan keamanan mobil, petunjuk penggunaaan audio head unit dan lain sebagainya. Layaknya sebuah Handphone, setiap mobil ada buku panduan manualnya.

 

Buku servis, ini adalah dokumen yang paling penting yang memuat informasi dan pencatatan servis berkala maupun insidental. Buku servis tidak boleh tidak ada.

Dokumen pengiriman dan serah-terima kendaraan, yang biasanya sudah disiapkan oleh pihak dealer.

STNK Sementara, biasanya ada dokumen berupa keterangan bahwa STNK mobil tersebut sedang diurus, karena STNK dan BPKB memerlukan waktu lebih dari satu bulan untuk mengurusnya. Pihak Samsat mengeluarkan surat keterangan bahwa mobil yang bersangkutan sedang diurus STNKnya. Mintalah dokumen ini, untuk berjaga-jaga jika ada razia oleh pihak kepolisian saat sobat menggunakan mobil berplat putih tersebut di jalan raya.

 

5. Pastikan Tipe dan Varian

Saat mengisi form SPK tentu kita sudah memesan tipe dan varian mobil sesuai keinginan dan budget kita. Jangan sampai rasa senang menerima mobil baru membuat kita lupa memastikan apakah mobil yang dikirim sesuai dengan pesanan kita. Memang kecil kemungkinan pihak dealer salah kirim, tapi tetap saja kemungkinan itu ada, misalnya mobil yang dikirim ternyata untuk konsumen lain.

 

Untuk memastikan tipe dan varian cukup simpel, sobat hanya perlu mengetahui perbedaan mobil yang sobat pesan dengan tipe dan varian lain. Hal tersebut bisa diketahui dari informasi di berbagai website atau blog otomotif yang bertebaran.
 
Banyaknya varian dan tipe mobil pada satu merek perlu difahami dengan detail, jangan sampai kita memesan dan membayar untuk tipe tertinggi, tapi mendapatkan mobil tipe menengah hanya karena kurang teliti atau ketidaktahuan kita akan perbedaan tipe-tipe tersebut. Biasanya ciri-ciri ada pada emblem di belakang mobil, perbedaan aksesoris eksterior seperti chrom dan berbagai perbedaan pada interior.

 

6. Cek Eksterior Mobil

Sebagai pembeli mobil baru, kita punya hak penuh atas kondisi mobil yang sempurna. jadi sobat tidak perlu merasa segan dan takut dibilang cerewet, karena uang yang kita belanjakan untuk membeli mobil bukanlah uang yang sedikit.

Periksalah setiap sisi body, depan, belakang, atas, samping kiri dan kanan. Pastikan tidak ada cat yang lecet atau body yang kempot. Cara memastikannya secara visual juga dengan diraba, khususnya body bagian bawah yang rawan bersenggolan dengan kendaraan lain atau benda-benda keras di jalan.

Cek juga bagian kolong, pastikan tidak ada bagian yang cacat, seperti kempot karena berbenturan dengan benda keras, cat yang tergores dan kondisi tidak sempurna lainnya.

Gunakan senter sebagai alat bantu untuk cek goresan halus atau lekukan pada body. Senter juga berguna untuk mengecek bagian kolong mobil.

Cek kondisi fisik komponen eksterior selain body, seperti: lampu utama depan dan belakang, lampu kabut, reflektor, antenna, wiper, bumper, fender, kolong spakbor, velg dan ban, grill dan lain-lain.

 

Bila ditemukan cacat pada body, bagian kolong dan komponen penting eksterior seperti lampu utama, wiper, bumper, grill dan lain-lain, kita punya hak untuk meminta unit mobil pengganti. apabila cacat tersebut lumayan parah, jangan terima tawaran dari sales atau dealer untuk melakukan perbaikan atas cat. Selain tidak orisinil, cat ulang berpotensi membuat mobil tersebut belang. Tapi jika cacat tersebut minor dan di bagian yang tidak nampak, hal itu bisa dijadikan alasan untuk meminta diskon harga, jika saja sobat tidak merasa keberatan dengan kondisi kurang sempurna tersebut.

 

7. Cek Interior Mobil

Sebagian besar interior mobil baru harusnya masih ditutupi plastik pelindung saat delivery, khususnya bagian jok kursi dan head rest. Sebelum memeriksa bagian interior, mintalah pihak sales/dealer untuk membuka bungkus plastik tersebut. Sebaiknya sobat tidak melakukan pembukaan plastik ini sendiri, agar jika ada ketidak sempurnaan atau kerusakan, pihak dealer tidak bisa menyalahkan sobat atas kerusakan tersebut.

 

Periksalah dengan teliti setiap bagian jok kursi dan headrest, pastikan tidak ada jahitan yang cacat, bentuk yang tidak sempurna atau bahkan tidak sesuai dengan yang dijanjikan pada brosur. Test semua fungsi dan fitur-fiturnya, apakah semua dalam kondisi baik. Seperti fungsi reclining (kemiringan sandaran), sliding (maju-mundur), seat adjuster (ketinggian kursi pengemudi), pelipatan kursi, pengaturan ketinggian head rest, dan lain sebagainya.

 

Periksa kondisi dashboard, apakah dalam kondisi sempurna. Pastikan tidak ada cacat seperti goresan, pengaturan arah exhaust AC yang macet, fungsi buka-tutup glovebox yang macet dan lain sebagainya.

 

Cek kondisi doortrim, pastikan tidak ada bagian yang lecet, plastik yang tidak kokoh dan lain sebagainya.

 

Periksa bagian bagasi, pastikan semua dalam kondisi baik. Tidak ada bagian yang lecet atau tergores, atau cacat produksi pada bagian-bagian plastik penutup pintu bagasi bagian dalam dan disisi body bagian dalam.

 

Jangan ragu untuk menolak mobil yang dikirim jika ada cacat pada interior, karena itu adalah hak kita sebagai konsumen. Bayangkan kita membelanjakan uang ratusan juta rupiah untuk mobil yang ada cacat atau tidak sempurna.

 

8. Periksa dan Test semua Fitur dan Kelistrikan

Pastikan semua fitur mobil tersebut lengkap sesuai varian dan tipenya. Kemudian lakukan test untuk mengetahui apakah fitur-fitur tersebut berfungsi sebagaimana mestinya. Sebaiknya, sobat minta bantuan pihak dealer atau sales untuk mendemonstrasikan fitur tersebut. Pastikan bahwa setiap fitur yang ada bekerja dengan sempurna. Hal-hal penting yang perlu dipastikan dan ditest antara lain:

 

Pastikan AC berfungsi dengan baik serta indikatornya menyala jika itu AC Digital.

 

Pastikan indikator di cluster meter menyala semua saat kunci kontak diposisi on, dan kemudian indikator tersebut mati semua saat mesin dihidupkan. Bila ada lampu indicator yang masih menyala merah atau kuning saat mesin sudah dihidupkan, ini menandakan ada yang tidak beres pada fitur atau kondisi yang terkait dengan indicator tersebut.

 

Test Audio Head Unit baik yang manual maupun yang berupa monitor touchscreen. Sebaiknya minta pihak dealer menunjukkan fungsi-fungsinya. Test juga jika ada tombol-tombol audio control di palang setir. Alangkah lebih baiknya jika sobat sudah mempelajari terlebih dahulu apa saja fitur pada HU tersebut dan bagaimana mengoperasikannya.

 

Test fungsi fitur-fitur yang dikendalikan dari ruang kemudi, seperti: wiper, washer kaca, dan lain sebagainya.

 

Test fungsi lampu-lampu, mintalah pihak dealer duduk di kursi pengemudi untuk menghidup dan mematikan semua lampu, sementara sobat berada di luar untuk memastikan apakah benar lampu-lampu terseburt menyala. Seperti lampu utama depan belakang, lampu rem, lampu mundur, lampu sein, lampu LED, lampu bagasi dan lain sebagainya.

 

Lakukan pengujian fitur-fitur yang berfungsi saat mobil berjalan, berbarengan dengan test drive mobil baru tersebut. Seperti fungsi rem, rem tangan (parkir), rem ABS, sensor parkir, cruise control (jika ada), dan lain sebagainya.

 

Sebaiknya sobat sudah faham atau mencatat fitur apa saja yang ada pada mobil pilihan tersebut. sehingga tidak ada satu pun fitur yang terlewatkan untuk dipastikan dan ditest.

 

9. Cek Ruang Mesin dan Nomor Kendaraan

Sebaiknya sobat sudah mengenali bentuk dan bagian ruang mesin dari berbagai situs otomotif, sehingga sedikit banyak bisa mengetahui apakan mobil yang dikirimkan dalam keadaan baik. Karena mesin adalah bagian yang tertutup, kemungkinan cacat itu tetap ada. Pemeriksaan ruang mesin ini bisa berbarengan dengan memastikan nomor rangka dan nomor mesin, apakah sesuai dengan yang ada pada dokumen mobil.

 

Pastikan semua cairan dalam kondisi penuh sesuai standar, seperti oli mesin dengan mencabut stik pengukur level oli, coolant water dan wiper washer.

 

Periksa kelengkapan mesin, seperti battery, baut-baut pada engine mounting, kabel-kabel dan selang-selang, kondisi fisik air intake dan air filter dan hal-hal lain yang nampak secara visual. Pastikan tidak ada cacat pada bagian-bagian tersebut.

 

10. Cek Perlengkapan/Tools Standar

Perlengkapan standar mobil wajib tersedia, karena untuk kondisi darurat jika ada masalah di jalan seperti pecah ban, mobil mogok dan lain sebagainya. Mintalah pihak sales atau dealer menunjukkan tempat penyimpanan kelengkapan tersebut, Hal-hal yang perlu di pastikan dan dicek adalah sebagai berikut:

Cek kondisi ban cadangan (serep),  pastikan velg dan bannya dalam kondisi baik. Kasus yang pernah terjadi adalah untuk mobil yang velg dan ban serep sama seperti ban standarnya, ban serep terpakai karena salah satu pelek mengalami kerusakan saat pengiriman atau saat ditest oleh pihak dealer, misalnya kena pembatas jalan. Jangan sampai sobat mendapati ban cadangan yang telah rusak setelah prosesi serah terima selesai, karena dealer dapat menolak permintaan sobat untuk penggantian ban serep baru.

Pastikan Peralatan/tools yang wajib, seperti berupa kunci pas, kunci baut ban, dongkrak, stik dongkrak, towing dan obeng.

Kotak P3K harus ada, karena biasanya sudah disediakan oleh pihak pabrikan/dealer.

Kunci-kunci  khusus lain, seperti kunci pembuka cover fuse dan port ECU.

 

11. Cek Jarak Tempuh Mobil (Odometer)

Jarak yang ditempuh mobil baru seharusnya sangat sedikit, hanya untuk keperluan pengetesan oleh pihak pabrikan atau dealer. Batasan normal jarak tempuh untuk pengetesan adalah di bawah 50 km. Bila jarak tempuh mobil tersebut sudah melewati 50 km, atau bahkan hingga 100 km, ini perlu diwaspadai mobil yang dikirim pada sobat adalah mobil test drive yang digunakan dealer untuk berpromosi. Namun sobat perlu juga memperhitungkan jarak antara rumah dan dealer jika sobat minta mobil tersebut diantar ke rumah bukan diambil sendiri ke dealer.

Jika jarak tempuh mobil baru sudah melebihi 50km, mintalah unit pengganti kendaraan lain atau gunakan sebagai argumentasi untuk meminta pengurangan harga pada dealer jika sobat bisa menerima jarak tempuh tersebut.

 

12. Lakukan Test Drive

Pertama hidupkan mesin dan biarkan dalam kondisi tidak berjalan. Dengarkan suara mesin dan rasakan getaran pada mobil. Mobil baru zaman sekarang harusnya suara dan getaran mesinnya halus, jika ada getaran yang besar pada putaran rpm rendah, itu berarti ada yang tidak beres. Dalam kondisi tersebut juga cek apakah ada bunyi-bunyian tak wajar pada mesin dan body mobil.

Saat menjalankan mobil, cek apakah ada bunyi-bunyi tak wajar dari mesin dan kaki-kaki atau suspensi. Lakukan test drive dengan didampingi oleh pihak dealer atau sales. Bila ada yang tidak wajar, akan menjadi bukti untuk menolak pengiriman dan melaporkan masalah tersebut pada dealer.

Pada mobil bertransmisi manual, test perpindahan gear apakah terasa halus atau kasar. Seharusnya tuas transmisi terasa lebih mudah dipindahkan dan tidak ada hentakan-hentakan saat mobil dijalankan.

 

13. Cek Bonus Tambahan (jika ada)

Untuk menarik pembeli, biasanya sales menjanjikan bonus tambahan aksesoris, seperti kaca film, karpet, parking sensor, talang air, mud guard dan sebagainya. Sebaiknya tuliskan bonus-bonus tersebut pada SPK, saat memesan mobil baru, jangan biarkan menjadi pemanis bibir sales belaka. Kemudian ceklah saat delivery, apakah bonus-bonus tersebut sudah terpasang, jika sudah, periksa fungsi dan kerapian pemasangannya.

 

14. Buat Komitmen jika Delivery Gagal atau Ada Potongan Harga

Jika ternyata ada cacat yang menyebabkan sobat harus meminta penggantian unit baru, atau sobat menerima adanya cacat minor dengan konsekuensi perbaikan atau pengurangan harga. Kembali lagi ke rumus awal, jangan percaya hanya pada kata-kata sang sales. Jika sobat menandatangani surat serah terima tanpa ada komitmen tertulis lainnya mengenai perbaikan minor atau potongan harga, pihak dealer dapat mengelak saat sobat meminta janji tersebut mereka penuhi.

 

Buatlah komitmen tertulis dengan pihak dealer yang ditandatangani semua pihak, mengenai kapan unit pengganti akan dikirim atau kapan perbaikan minor akan diselesaikan, atau berapa potongan harga yang disepakati dan lain sebagainya. Penting ditulis juga pada komitmen tersebut, bahwa semua biaya perbaikan minor yang akan dilakukan akan ditanggung pihak dealer.

 

 

Demikianlah hal-hal yang penting diperhatikan, dipastikan, dicek dan ditest saat mobil baru sobat datang. Lakukanlah pemeriksaan dengan teliti, jangan sampai sobat menemukan kecacatan setelah surat tanda serah-terima kendaraan ditandatangani. Dealer tidak akan menerima komplain atau keluhan sobat jika hal itu terjadi, karena dengan menandatangi surat tersebut, pihak dealer menganggap sobat telah menerima kendaraan dalam kondisi baik.

 

Mungkin cacat tersebut bisa diperbaiki atau diganti spare part yang tidak sempurna karena masih dalam tanggungan garansi, tetapi sobat tidak lagi punya hak untuk meminta penggantian unit mobil yang baru. ingat! Teliti sebelum tanda tangan! Seeing is believing!

 

Salam Otomotif!

 

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it.”

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

3 thoughts on “Tips: Cara Lengkap Cek Mobil Baru saat Serah Terima atau Delivery

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *