BLOG INI DIJUAL (SILAHKAN DITAWAR) HUBUNGI: 0813 7752 5527

Cara Beli Mobil Cash dengan Uang Lebih Sedikit dari Harga Seharusnya, Tanpa Kredit!

Cara Beli Mobil Cash tanpa Kredit

Share

CaruserMagz.comCara Beli Mobil Cash tanpa Kredit – Membeli mobil adalah keputusan dan target keuangan yang besar. Sehingga perencanaannya harus benar-benar matang dan sebaiknya menghidari terburu nafsu agar keuangan pribadi atau keluarga tidak berdarah-darah.

Pada umumnya di masa sekarang, kebanyakan orang membeli mobil secara kredit. Karena dengan hanya menyediakan uang muka yang sedikit, yaitu sekitar 20 – 30% dari harga, mobil sudah bisa diboyong ke garasi rumah.

Pola membeli mobil secara kredit adalah godaan besar yang bisa mencelakakan keuangan keluarga Anda dalam jangka panjang. Karena sebenarnya, dengan cara kredit, Anda harus membayar uang lebih banyak dari harga mobil sebenarnya.

Misalnya harga mobil yang akan dibeli Rp 250 juta, dengan kredit selama 4 tahun cicilan bulanannya akan berkisar Rp 5,6 jutaan dengan Uang Muka Rp 100 jutaan, maka total uang yang sebenarnya Anda keluarkan bisa mencapai sekitar Rp 360 jutaan. Makin panjang waktu pembayaran kredit, maka makin besar uang yang sebenarnya Anda keluarkan.

Selisih harga sekitar Rp 110 jutaan tersebut bukanlah jumlah yang sedikit jika Anda dapatkan dalam bentuk cash selama 4 tahun sebagai tabungan.

Jadi membeli mobil secara kredit adalah kerugian besar dan menurut para pakar keuangan, merupakan keputusan yang bodoh dari kebanyakan masyarakat modern. Karena uang yang dikeluarkan jauh lebih besar, dan nilai mobilnya saat sudah lunas jauh berkurang.

Beli Mobil Baru atau Mobil Bekas - CaruserMagz
Beli Mobil Baru atau Mobil Bekas

Lalu apa solusinya untuk membeli mobil selain dengan cara kredit?

Jawaban pastinya adalah ‘Bersabar‘ dengan tetap ‘menabung‘. Beberapa mindset bisa ditanamkan ke otak kita untuk bisa bersabar dari keinginan segera punya mobil, yaitu sebagai berikut:

  • Mobil bukanlah kebutuhan pokok, kita tidak akan mati dengan tidak memiliki mobil.
  • Mobil adalah barang mahal, sehingga seharusnya kita tidak membelanjakan uang banyak untuk mobil berkualitas rendah dengan jumlah uang yang seharusnya bisa membeli mobil berkualitas bagus.
  • Jika membeli mobil secara kredit, kita harus mengeluarkan uang yang tidak sedikit setiap bulan. Lalu mengapa kita tidak bisa bersabar menabung dalam waktu yang lebih singkat, dibanding menjadi sapi-perah lising dalam waktu lama.
  • Mobil tidaklah dibutuhkan setiap hari dan setiap saat, kebanyakan orang hanya menaruh mobilnya di garasi saja dibanding digunakan saat sudah dibeli.
  • Jika butuh mobil, sudah banyak fasilitas mobil rental atau taksi online yang bisa kita mamfaatkan dalam waktu singkat.

Mengapa kita tidak bisa bersabar untuk menabung dalam waktu yang lebih singkat, dibanding menjadi sapi-perah perusahaan lising dalam waktu lama?

Beberapa Cara Beli Mobil Cash tanpa Kredit

Ada beberapa cara yang bisa kita tempuh untuk mampu membeli mobil secara cash, yang semuanya akan lebih menguntungkan dibanding membeli mobil secara kredit:

  1. Menabung uang cash di rekening bank
  2. Menabung Emas
  3. Menabung Investasi Reksadana
  4. Menabung Investasi Saham

Mari kita bahas cara beli mobil cash tanpa kredit tersebut satu per satu:

Menabung Investasi Reksadana

Jika menabung uang cash, nominal uang yang kita tabung tidak bertambah karena itu menjadi uang mati di rekening bank, maka ada cara menabung lain yang membuat uang itu bekerja memperbanyak dirinya sendiri.

Yaitu dengan menabung di platform investasi reksadana. Dengan bertambahnya nominal uang yang kita tabung dari pembagian keuntungan dari perusahaan dimana uang kita diinvestasikan oleh Manager Investasi Reksadana, maka kita bisa memangkas waktu menabung jadi lebih cepat untuk tujuan keuangan membeli kendaraan.

Sebagai ilustrasi, jika kita ingin membeli mobil seharga Rp 250 juta, kita cukup menabung sekitar Rp 4.5 juta per bulan selama 4 tahun, maka dengan keuntungan sekitar 6% per tahun, kita sudah bisa mengumpulkan senilai Rp 250 jutaan, dan total uang yang sebenarnya kita tabung adalah sekitar Rp 215 jutaan saja.

Jika kita menabung di reksadana saham dengan return yang lebih besar dari 6%, maka sangat mungkin kita bisa mencapai Rp 250 juta dalam waktu yang lebih singkat dan jumlah uang sebenarnya yang ditabung lebih sedikit.

Misalnya dengan keuntungan mencapai 15 – 20% per tahun, dengan menabung Rp 4,5 juta per bulan, kita bisa mencapai nilai Rp 250 jutaan di akhir tahun ke-3 dan itu artinya uang yang kita tabung bisa kurang dari Rp 200 jutaan.

Rekomendasi Platform Reksadana

Di masa kini, ada banyak platform reksadana online yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK, dan yang kami rekomendasikan adalah Aplikasi Bibit. Karena platform ini sudah memiliki basis pengguna yang banyak dan produk Reksadana yang ditawarkan adalah produk-produk berkualitas yang sudah menjadi pilihan jutaan investor reksadana.

Mencapai tujuan keuangan dengan Menabung Reksadana di Aplikasi bibit
Mencapai tujuan keuangan dengan Menabung Reksadana di Aplikasi bibit

Ada 3 jenis reksadana yang bisa kita pilih untuk menabung, yaitu Reksadana Pasar Uang (RDPU), Reksadana Obligasi dan Reksadana Saham. Ketiganya memiliki profil risiko berbeda sesuai jangka waktu investasi.

Sebagai gambaran, reksadana pasar uang memiliki peningkatan rata-rata nilai sebesar 4,5 – 5% per tahun, obligasi sebesar 8 – 10% per tahun dan saham sekitar 10 – 30% per tahun. Namun perlu diingat makin tinggi peluang keuntungan, maka makin besar pula risiko nilai uang berkurang jika terjadi keguncangan ekonomi secara global.

Dari profil risiko tersebut, kita bisa memilih reksadana risiko rendah untuk memastikan tabungan kita aman. Dengan menabung di reksadana, kita bisa mencapai tujuan keuangan jauh lebih murah dan lebih cepat dibanding terburu nafsu membeli kendaraan secara kredit.

Contoh Peningkatan nilai Reksadana saham di Aplikasi bibit - mencapai 30%
Contoh Peningkatan nilai Reksadana saham di Aplikasi bibit – mencapai 30%

Sebagai strategi menabung, kita bisa menabung di reksadana saham pada 2 hingga 3 tahun pertama untuk mendapatkan peningkatan yang lumayan signifikan, kemudian mengalihkannya ke reksadana dengan risiko lebih rendah seperti Obligasi atau RDPU jika ada peristiwa global yang berpotensi menurunkan nilai unit reksadana. Atau saat sudah akan mencapai nilai harga mobil yang akan kita beli, kita alihkan ke RDPU untuk menghindari penurunan nilai unit reksadana.

Jika Anda tertarik menabung di platform Bibit, untuk tujuan keuangan membeli kendaraan dalam beberapa tahun ke depan, bisa mendownload Aplikasinya di Google PalyStore untuk Android atau di App Store untuk i-phone.

Download Aplikasi Bibit Melalui Link ini: Bibit_yabdhi

Jika ingin mendapatkan cashback saat mulai berinvestasi (minimal Rp 200.000), maka sebaiknya Anda input kode referral kami saat menginstall Aplikasi tersebut di smartphone Anda. Kode referral tersebut adalah “yabdhi“.

Menabung Uang Cash

Ini adalah cara paling kuno dalam perencanaan pembelian barang. Namun menabung uang cash tetaplah jauh lebih murah dibanding membeli secara kredit.

Misalnya harga Mobil Rp 250 juta, maka rumusnya sangatlah sederhana. Jika kita berencana membeli mobil dalam 4 tahun, maka kita harus menabung Rp 5,2 jutaan per bulan, tanpa perlu menyiapkan uang muka apapun.

Jika kita telah punya tabungan 100 jutaan, artinya kita bisa menabung lebih sedikit atau dalam waktu yang lebih singkat jika menabung jumlah yang sama.

Misalnya kita telah punya tabungan 100 juta, maka dengan menabung sebesar Rp 5 juta per bulan, kita sudah bisa membeli mobil tersebut dalam 2,5 tahun.

Artinya kita cukup bersabar menabung selama 2,5 tahun (30 bulan), tanpa perlu menjadi sapi perah Perusahaan lising selama 4 tahun.

Menabung Emas

Menabung emas adalah cara mempertahankan nilai tukar uang, sehingga peningkatan secara nominal umumnya akan sama dengan besaran inflasi tahunan.

Cara menabung ini lebih baik dari menabung uang cash, namun tidak lebih baik dibanding investasi reksadana atau saham.

Dalam waktu 4 hingga 5 tahun, harga emas umumnya akan naik, sehingga dengan menabung emas dalam jangka panjang, kita bisa mengumpulkan uang hingga Rp 250 juta, dengan nilai tabungan per bulan yang tidak sebanyak jika menabung uang cash.

Menabung Investasi Saham

Menabung dengan berinvestasi saham memiliki peluang untuk mendapatkan return yang tinggi, yaitu hingga mencapai 30% atau bahkan lebih dari nilai yang ditabung.

Dengan serius berinvestasi saham, kita bisa mencapai tujuan keuangan semisal membeli mobil, membeli atau membangun rumah idaman, dengan lebih cepat.

Namun menabung dengan cara ini untuk tujuan keuangan tertentu memerlukan pengetahuan, kecerdasan dan tentunya waktu untuk menganalisa saham, tidak bisa bermodal nekat.

Jika tidak memiliki waktu dan kemampuan untuk menganalisa saham, bisa mengambil alternatif investasi di reksadana saham yang terpercaya, misalnya di Aplikasi Bibit.

Baca juga: Daftar Biaya Kepemilikan Mobil yang Harus Diperhitungkan

Demikianlah tips cara beli mobil cash yang bisa dijadikan strategi keuangan, agar terhindar dari belitan hutang kredit yang bisa membuat keuangan Anda sekarat.

Semoga artikel ini membuka atau bahkan merombak pola pikir Sobat Car Users, agar tidak terburu nafsu memiliki mobil, lalu nekat berhutang kredit yang sebenarnya di luar kemampuan.

Pada intinya adalah “bersabar” dan “konsisten menabung” untuk tujuan keuangan jangka panjang. Karena mobil adalah barang mahal, maka membelinya haruslah dengan perencanaan jangka panjang. Tidak bisa disamakan dengan membeli barang rumah tangga yang berharga murah. Kecuali Anda adalah seorang Sultan yang uang bukanlah masalah.

Jika Anda tidak masalah membeli mobil bekas. Misalnya mobil impian Anda adalah keluaran tahun ini dan Anda berencana memilikinya 4 tahun ke depan, maka harganya sebagai second-hand akan jauh lebih murah dengan kondisi yang relatif masih cukup baik.

26 Responses

  1. Peter says:

    Saya juga nabung di bibit, terutama di saham. Pengennya sih nanti kalau udah ngumpul mau buat modal ternak ayam broiler.

  2. kiki says:

    sangat bermanfaat untuk yang memiliki rencana beli mobil tanpa kredit nih pak

  3. dewi sartika says:

    terima kasih atas infonya, sangat bermanfaat sekali. makanya itu, ketika suami kepikiran beli mobil utk usaha ngegrab (usaha sampingan) dengan cara dicicil, saya tidak sepakat. intinya jgn memaksakan diri.

    • Yayan Abdhi says:

      Kalo beli mobil untuk usaha secara kredit, itu bukan hanya jadi sapi perah, tapi sekaligus jadi budak perusahaan lising, kita yang banting tulang cari duit, mereka yang nikmatin hasilnya. Saat mobil lunas, kita hanya dapat mobil tua yang nilai jualnya sudah turun banget.

  4. Zaimah says:

    Bener sekali, yang namanya kredit cicilan hanya mencekik, kita bayar tiap bulan tapi yang kita bayar jauh lebih mahal daripada yang seharusnya, sy nyebutnya mengkayakan orang lain kita yang melarat. Sabar dan cerdas nabung jauh lebih untung

    • Yayan Abdhi says:

      Sepakat! hindari kredit sebisa mungkin, agar kita selamat dan tidak jadi sapi perah para rentenir bernama lising, bank dan lain sebagainya.

  5. Nita says:

    Alhamdulillah, saya pun memiliki prinsip yg sama, lebih baik menahan sabar dengan menabung baru kemudian membeli. Alhamdulillah dimana ada niat di situ pasti ada jalan. Kalo niat dan bersabar ya kurang kenceng, itu yg biasanya jadi menggiring kita untuk memilih berhutang.

  6. Jastitahn says:

    Setuju sekali dengan artikel ini. Saya masih mau berusaha untuk tidak melakukan kredit kalau nantinya ingin membeli mobil. Biasanya saya jg selalu nabung reksana di bibit sih yang returnya lumayan. Nice info!

  7. Saifullah says:

    Artikel bermanfaat, jadi ada gambaran bila ingin beli mobil baiknya uangnya siap ketimbang nyicil-nyicil. Jadi ketika ada rencana beli mobil. Mulailah nabung terlebih dahulu hingga uang tersedia.

  8. lendyagassi says:

    Ada banyak cara untuk menambah aset.
    Memang dikembalikan lagi ke masing-masing pribadi yaa.. Kalau bisa dimanfaatkan secara produktif justru mendorong pendapatan. Dengan investasi Reksadana melalui Aplikasi Bibit, perlahan mempelajari konsep menabung sebelum membeli barang secara cash.

    • Yayan Abdhi says:

      iya, bagi orang yang punya dana besar, investasi bukan hanya untuk menabung, tapi bisa dijadikan sumber penghasilan yang besar.

  9. sepakat pak, saya setuju dengan cara seperti ini, karena mobil bukan kebutuhan utama, lebih baik menabung dulu hingga dapat beli mobil, mobil second juga tak mengapa asal kualitasnya masih ok, dana lebihnya dapat digunakan untuk kebutuhan lain

  10. Wah, sangat bermanfaat sekali pengetahuan nya, selain untuk membeli mobil, tips ini kita bisa pakai untuk melakukan transaksi barang lainnya, thanks kak.

    • Yayan Abdhi says:

      Benar sekali bro Anggi, saya sudah mempraktekkan tips ini untuk barang-barang lain yang lebih murah semisal beli sepeda. Ini juga bisa dijadikan kebiasaan baik dalam mengatur keuangan keluarga untuk tujuan-tujuan lainnya semisal membangun/membeli rumah, persiapan biaya pendidikan anak, hingga penyiapan dana pensiun di masa tua.

  11. Erwin Noer says:

    Hahaha sangat setuju, dan sebenarnya secara nyata melakukan kredit tentu cukup merugikan… Tapi, sayangnya praktik kredit masih diminati hingga detik ini.. Mungkin gak sabar menabung kalii ya..

  12. Pipit ZL says:

    Sebelum pandemi saya pernah ada reksadana, tapi kemudian dicairkan untuk biaya hidup. Eh, curhat

    • Yayan Abdhi says:

      wekawekaweka.. gapapa curhat mbak Pipit. Tinggal dimulai kembali saja investasinya, di bibit gak harus banyak, nambung 100K per bulan juga bisa, apalagi kalo masih muda, bisa jadi gunung saat sudah lama nabungnya.

  13. Arcane says:

    Impian saya banget, beli mobil tanpa kredit. Sejauh ini masih menabung di emas, dari artikel ini saya jadi tertarik untuk belajar saham, dan cara menabung lainnya.

  14. dodonulis says:

    iya juga ya, kalau bisa sabar mending nabung/investasi dulu.. tapi bagaimana kalu ambil jalan lain, mobil second misalnya.

    • Yayan Abdhi says:

      Sama juga kang, mobil bekas juga puluhan dan ratusan juta tho harganya. Orang beli mobil bekas, banyak juga yang secara kredit.

  15. Amin says:

    Investasi memang peting sih, untuk mempersiapkan masa depan, jika ada kebutuhan mendadak yang tidak terduga juga bisa digunakan

  16. Ria Stefania says:

    Saya sangat setuju dengan mindset tentang pembelian mobil. Mobil bukan barang kebutuhan pokok dan berharga mahal. Sekarang banyak alternatif kalau mau pakai mobil salah satunya Grab. Tidak ada salahnya naik Grab sambil nabung buat beli mobil. Lebih baik nabung sampai uangnya cukup daripada terbeban utang tiap bulan. Btw, saya juga pakai Bibit lho… Solusi cerdas untuk orang-orang yang masih awam tapi ingin belajar investasi seperti saya. Thank you atas artikel yang informatif dan open minded.

  17. Vera Utami says:

    Punya mobil sendiri memang perlu apalagi kalau untuk bepergian bersama keluarga. Tapi saya setuju dengan mindset bahwa mobil bukan kebutuhan pokok toh masih ada alternatif lain. Lebih baik menabung dulu hingga cukup untuk membeli dari pada harus terbebani kredit.

  18. Cacaaa says:

    Kebetulan saya jg sudah mencoba bibit ini, smg bisa terus nabung di sini .

  19. Yulianto says:

    Hingga saat ini saya kok belum punya keinginan untuk beli mobil. Pasalnya lebih nyaman bawa motor kemana mana.

    Mungkin one day,, semoga saja kemauan dan kemampuan untuk beli mobil itu ada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected!! (Konten ini Dilindungi)