Airbag Eksternal Sedang Dikembangkan, Begini Cara Kerjanya!

CaruserMagz.com – Pernahkan anda berfikir, bagaimana jika kantung udara atau airbag ada juga di sisi luar mobil, sehingga bukan hanya bisa menyelamatkan penumpang di dalam mobil, tapi juga bisa mengurangi tingkat kerusakan pada mobil itu sendiri. Ya, mungkin bukan kami saja yang pernah berfikir demikian.

 
Nah.. ternyata guys, hal itu juga telah terpikirkan oleh para ahli otomotif di Eropa, salah satunya adalah Produsen komponen fitur keselamatan asal Jerman bernama ZF Friedrichshafen AG yang telah mengembangkan teknologi Airbag Eksternal tersebut selama 10 tahun.

 
Mereka mengenalkan konsep external airbags pada November 2018 yang lalu. ZF mengklaim bahwa teknologinya akan membuat mobil masa depan lebih aman, khususnya mobil otonom yang bisa berjalan tanpa pengemudi.

 
Pada versi konsepnya, airbag eksternal tersebut diletakkan pada bagian samping kendaraan, yaitu pada seluruh sisi samping mobil. Airbag tersebut akan mengembang dalam waktu kurang dari 100 milidetik sebelum benturan terjadi.

 

Ujicoba Airbag Eksternal by ZF Friedrichshafen AG, Jerman
Ujicoba Airbag Eksternal by ZF Friedrichshafen AG, Jerman

Baca juga: Fitur Start-Stop Engine Bisa Membunuh, Sudah Banyak Korban!

 
Tujuan dari external airbag ini adalah untuk mengurangi daya tumbuk akibat tabrakan pada semua sisi luar kendaraan. Sehingga bisa mengurangi efek tabrakan secara signifikan dan membuat peluang selamat bagi penumpang makin besar.

 
ZF mengklaim bahwa airbag eksternal dapat mengurangi efek tumbukan sebesar 30%, sehingga bisa mengurangi resiko cidera pada penumpang sebesar 30% juga. ZF memasang target untuk menjual teknologi tersebut pada produsen kendaraan setelah 2 tahun ke depan, atau sekitar awal tahun 2021.

 

Bagaimana cara kerja Airbag Eksternal?

 
Kantung udara eksternal berada di luar dan ditujukan untuk mengurangi daya tumbukan, maka airbag tersebut harus mengembang sebelum tabrakan atau benturan terjadi. Karena tidak ada gunanya jika airbag mengembang saat benturan sudah terjadi.

 
Untuk itu, ZF mengembang sistem radar berupa sensor, kamera dan LiDAR untuk mendeteksi kondisi akan berbenturan. Sehingga bisa ditentukan kapan saat yang tepat bagi airbag eksternal untuk mengembang.

 
Mengapa harus 3 komponen tersebut? Hal itu untuk menghindari airbag mengembang pada kondisi yang tidak tepat. Sensor radar diperlukan untuk mengukur jarak antara objek lain yang akan berbenturan, kamera berfungsi membedakan objek, dan LiDAR berfungsi membuat peta 3-dimensi untuk membaca kondisi di sekitar kendaraan.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

Simply an Automotive Enthusiast who loves to express everything by texting.  Find more about me through below Social Media Buttons.  Semoga blog ini banyak membantu netizen yang membutuhkan informasi seputar otomotif.

Tulis Komentar