It’s Shocking! Fitur Start-Stop Engine Sebabkan lebih Banyak Kematian dibanding Airbag Takata

CaruserMagz.com – Kabar mengejutkan datang dari Amerika, ternyata sistem Keyless Ignition atau sering disebut Start-Stop Engine Button telah menjadi penyebab banyak kematian dan cidera otak di Amerika Serikat. Mungkin kita heran, bagaimana bisa tombol start-stop mesin itu menjadi penyebab kematian banyak orang.

 
Dilaporkan oleh New York Times, hingga Pertengahan tahun 2018, setidaknya 28 korban jiwa dan 45 orang cidera otak di Amerika Serikat dipicu oleh fitur keyless ignition. Bukan secara langsung, melainkan fitur ini menyebabkan pengguna mobil lebih mudah lupa mematikan mesin saat sudah memarkir mobilnya di garasi rumah.

 
Karena mesin mobil terus menyala, mesin terus memproduksi karbon monoksida yang kemudian menyebar ke ruangan-ruangan di dalam rumah pemiliknya. Gas beracun inilah yang mengakibatkan kematian dan cidera otak pada mereka yang lupa mematikan mesin mobil.

 
Jumlah itu lebih besar dari korban jiwa yang disebabkan oleh Airbag Takata, yaitu 18 orang hingga awal 2018. Bahkan yang mengerikan adalah tingkat efektifitas-nya lebih besar, yaitu 28 korban jiwa dari dari 72 kejadian di Amerika saja. Sedangkan airbag Takata hanya membunuh 18 orang selama puluhan tahun dari ratusan kejadian di seluruh dunia.

 
Memang fitur Start-stop engine button ini memberi kenyamanan dan kemudahan pada penggunaan mobil masa kini. Di Amerika sendiri fitur ini telah ada di lebih dari 50% mobil-mobil terbaru. Namun ternyata fitur ini kebanyakan belum dilengkapi fungsi tambahan yang mempertimbangkan keamanan dan keselamatan pengguna mobil.

 
Apalagi dengan senyapnya bunyi dan getaran mesin mobil-mobil masa kini, membuat penggunanya jadi lebih mudah untuk lupa mematikan mesin mobil setelah memarkirnya di garasi rumah. Alhasil, gas karbon monoksida terkontrasi pekat di dalam ruangan-ruangan rumah dan menyebabkan penghuninya keracunan.

 
Beberapa korban meninggal yang teridentifikasi, didapati pihak berwenang setempat bahwa konsentrasi gas karbon monoksida di rumahnya mencapai 30 kali lipat dari kadar yang bisa ditolelir tubuh manusia.

 

Tombol Start-Stop Engine punya potensi bahaya
Tombol Start-Stop Engine punya potensi bahaya

 
Dengan banyaknya korban tersebut, Pihak National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) telah mengusulkan peraturan baru yang mengharuskan pabrikan mobil untuk manambah fitur pengingat jika mesin mobil tidak dimatikan setelah diam dalam waktu tertentu.

 
Sayangnya usulan tersebut banyak ditentang oleh pabrikan mobil di Amerika Serikat, karena dianggap alasannya kurang kuat dan hanya akan menambah biaya produksi.

 
Namun tidak semua pabrikan mengabaikan usulan tersebut, produsen mobil asal Amerika Serikat, yaitu Ford ternyata menambahkan fungsi tambahan terkait hal ini. Model-model Ford terbaru akan secara otomatis mati mesinnya jika sudah diam selama 30 menit.

 
Baca juga:

 
Menurut kami, ada banyak opsi untuk menambahkan fitur keselamatan terkait kemungkinan bahaya keracunan karbon monoksida ini. Misalnya alarm jika mesin tidak dimatikan atau secara otomatis mematikan mesinnya sendiri seperti pada mobil-mobil Ford terbaru. Signalnya bisa dipicu dari kursi pengemudi yang tidak lagi diduduki, layaknya signal untuk pengingat sabuk pengaman, atau saat mobil sudah berhenti dalam waktu tertentu.

 
Kasus keracunan Karbon Monoksida ini tidak hanya dipicu oleh fitur Keyless Ignition, namun sudah banyak terjadi karena penyebab yang lain seperti tidur di dalam mobil yang menyala dalam waktu lama, atau kasus lupa mematikan mesin walau belum ada fitur start-stop engine.

 
Berita ini hendaknya membuat kita lebih waspada terhadap asap kendaraan, misalnya untuk memperhatikan kondisi-kondisi saat memanaskan mesin mobil atau posisi parkir di garasi. Jangan memanaskan mesin di dalam garasi yang terhubung dengan ruangan-ruangan di rumah, sebaiknya panaskan mesin mobil di ruang terbuka dengan posisi kenalpot ke arah luar rumah saat ingin memanaskan mesin mobil, dan lain sebagainya.

 
Salam Otomotif!

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:
Profile Photo - Yayan Abdhi - Carusermagz

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it.”

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Tulis Komentar