5 Tanda Filter Udara Mobil sudah Harus Diganti, Seberapa sering Ganti Filter Udara?

CaruserMagz.com – Jika kita butuh udara untuk bernafas, maka begitupun mesin mobil membutuhkan udara sebagai zat penting dalam pembakaran bahan bakar di ruang mesin. Mesin mobil adalah paduan berbagai teknologi yang pada intinya mengubah energi panas dari pembakaran bbm menjadi energi kinetik yang menggerakkan roda.

 
Untuk itu, berbagai asupan dan proses diperlukan untuk menghasilkan pembakaran yang sempurna di ruang mesin sehingga dihasilkan energi pas untuk menggerakkan mobil.

 
Salah satu asupan penting tersebut adalah udara, yaitu gas oksigen yang menjadi syarat mutlak pembakaran bisa berlangsung. Udara yang dimasukkan ke dalam ruang bakar haruslah udara bersih, sehingga udara tersebut butuh disaring dengan filter udara.

 
Meskipun filter adalah bagian kecil di balik kap mesin dan terbuat dari bahan yang tidak mahal, filter udara memegang peranan besar pada kinerja mesin, termasuk usia pakai mesin. Sehingga kesehatan filter udara tidak boleh dianggap remeh.

 
Menunda-nunda mengganti filter bisa berakibat buruk pada mesin. Saringan udara yang sudah jenuh karena sudah dipenuhi debu dapat mengurangi asupan udara ke mesin, sehingga mesin jadi berat karena kompresi yang kecil dan pembakaran tak sempurna.

 
Filter udara yang sudah terlalu kotor juga akan mengakibatkan kotoran dari lingkungan udara luar seperti debu dan kandungan air akan masuk ke ruang bakar, lalu menjadi kerak yang bukan hanya mengurangi efisiensi bahan bakar, tetapi juga merusak dan memperpendek usia pakai mesin.

 
Berikut ciri-ciri atau tanda sudah saatnya ganti filter udara mobil:

 

1. Jarak Tempuh Mobil

 
Seberapa jauh jarak yang sudah ditempuh oleh mobil tentu adalah indikator penggunaan filter udara. Makin jauh jarak yang telah ditempuh, artinya filter udara sudah bekerja makin keras menampung semua partikel yang disaringnya.

 
Perusahaan pembuat filter udara biasanya menyarankan agar diganti setelah jarak tempuh 20.000 – 25.000 Mil (32.186 – 40.233 km). Namun agar lebih aman, sebaiknya filter udara diganti setelah jarak tempuh 10.000 – 15.000 mil (16.090 – 24.140 km) saja.

 
Sebenarnya itu juga tergantung seberapa kotor udara pada jalan yang sering dilewati, petunjuk di atas mungkin hannya cocok untuk kendaraan di dalam perkotaan dengan udara yang relatif bersih saja. Pada mobil yang sering melalui jalan berdebu, mungkin filter udara harus sudah diganti setelah menempuh jarak yang lebih pendek.

 
Untuk interval waktu, sebaiknya mengganti filter udara sekali setahun, karena pada mobil yang digunakan sehari-hari secara normal, biasanya jarak tempuhnya berkisar 10.000 hingga 20.000 km per tahun.

 

2. Berkurangnya Akselerasi dan Tenaga

 
Jika terasa tenaga mobil menjadi loyo saat sobat ingin berakselerasi, itu bisa menjadi salah satu pertanda filter yang sudah sangat kotor. Sebaiknya segera periksa filter udara mobil sobat, memeriksakan ke teknisi terpercaya tentu lebih baik untuk mendiaknosa permasalahan.

 
Jika tidak ada masalah pada komponen lain dan filter terlihat sudah sangat kotor, sebaiknya ganti filter tersebut dengan yang baru.

 
Baca juga: Hindari Hal-hal ini Agar Baterai Mobil Awet

 

3. Keluar Asap Dari Kenalpot

 
Filter udara yang sudah jenuh dan sangat kotor, akan membuat banyak partikel masuk ke ruang bakar dan menyebabkan pembakaran tidak sempurna yang ditandai keluarnya asap dari kenalpot, bahkan bisa berupa asap hitam yang tebal.

 
Jika Sobat menemukan asap yang banyak berasal dari knalpot, mungkin itu tanda bahwa filter udara mobil sobat sudah minta diganti dengan yang baru.

 

4. Konsumsi Bahan Bakar Boros

 
Filter udara yang kotor mengakibatkan asupan udara menjadi kurang ke ruang bakar, sehingga pembakaran tidak sempurna sebagaimana mestinya. Akibatnya konsumsi bahan bakar akan lebih boros.

 
Jika konsumsi bahan bakar mobil Sobat menjadi lebih banyak dari biasanya, mungkin itu juga tanda untuk segera ganti filter udara.

 

5. Kondisi Fisik Filter

 
Periksalah kondisi filter secara rutin, jika Sobat mendapatkan filter yang lembab atau terlihat sudah sangat menghitam, walau semua ciri-ciri sebelumnya belum ditemukan, sebaiknya ganti filter tersebut. Ada kemungkinan hal tersebut dapat mengakibatkan masalah serius pada mesin.

 
Beberapa mobil mengalami masalah filter yang mudah lembab sehingga harus diganti dalam waktu singkat. Hal tersebut bisa terjadi karena kualitas filter yang buruk atau ada kesalahan pada perancangan sistem air-intake pada mobil tersebut.

 

Saran-saran

 
Karena pentingnya asupan udara bersih ke mesin, makan filter udara adalah salah satu komponen yang harus mendapat perhatian ekstra. Berikut saran kami untuk pemeliharaan baigan ini:

 

  • Periksa filter udara mobil secara rutin, agar kondisinya terpantau.
  • Bersihkan filter udara secara rutin, misalnya sebulan sekali. Sebaiknya semprot dengan udara bertekanan, agar melepaskan debu-debu yang menempel. Sobat bisa meminta jasa bengkel yang mempunyai kompresor udara.
  • Gunakan produk filter udara yang direkomendasikam pabrikan mobil, karena perbedaan ukuran pori-pori filter akan sangat berpengaruh pada kualitas udara yang masuk ke mesin.

 
Demikianlah tips mengenai tanda-tanda filter udara mobil sudah harus diganti dan seberapa sering saringan udara tersebut sebaiknya diganti.

 
Salam Otomotif!

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Tulis Komentar