BLOG INI DIJUAL, HARGA AWAL : RP 500 JUTA (SILAHKAN DITAWAR) HUBUNGI: 0813 7752 5527

Toyota Umumkan Investasi 730 Miliar Yen (Rp 78,2 Triliun) untuk Produksi Baterai Mobil Listrik

Lineup Mobil Listrik Toyota - Toyota umumkan investasi untuk EV di 2024

Share

CaruserMagz.com – Toyota Umumkan Investasi untuk Produksi Baterai EV – Menghadapi era mobil listrik murni yang sudah di fajarnya, banyak pabrikan otomotif mulai gencar melakukan investasi besar-besaran untuk memproduksi lineup mobil listrik di masa depan yang dekat.

Group Toyota tergolong cukup lambat memulai peralihan ke teknologi EV, sehingga raksasa Jepang itu telah didahului oleh pesaing terberatnya di pasar global, yaitu Volkswagen dan Hyundai.

Tapi mungkin Toyota tidak ingin gegabah memulai langkahnya, karena ini adalah raksasa otomotif terbesar di dunia saat ini, sehingga langkah yang presisi akan lebih berguna dibanding langkah cepat.

Pada hari ini, Rabu, 31 Agustus 2022, Toyota Motor Corporation (TMC) mengumumkan salah satu tahapan besar peralihan itu, yakni memulai investasi besar-besaran untuk memproduksi baterai mobil listrik.

Untuk visi mulai memproduksi mobil listrik masal di tahun 2024, Toyota akan menggelontorkan dana investasi sebesar 730 miliar yen (sekitar $5,6 miliar atau Rp 78,2 Triliun) untuk membangun fasilitas produksi baterai EV di Jepang dan Amerika Serikat.

Di Jepang, total 400 miliar yen (sekitar $3,1 miliar) akan diinvestasikan di Pabrik Himeji Prime Planet Energy & Solutions Co., Ltd. (PPES) dan di pabrik dan properti Toyota lainnya.

Sementara di Amerika Serikat, sekitar 325 miliar yen (sekitar $2,5 miliar) akan diinvestasikan di Toyota Battery Manufacturing, North Carolina (TBMNC) yang 90% sahamnya dimiliki oleh Toyota Motor North America, Inc. dan 10% oleh Toyota Tsusho Corporation.

Baca: Investasi Toyota di Indonesia untuk Elektrifikasi Ditambah

Visualisasi Lineup EV Toyota di masa depan
Visualisasi Lineup EV Toyota di masa depan

Toyota umumkan investasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas produksi baterai EV hingga total 40 GWh di Jepang dan Amerika Serikat .

Dengan kapasitas tersebut, diharapkan Toyota secara fleksibel dapat memenuhi kebutuhan pelanggannya di semua negara dan wilayah, dengan menawarkan sebanyak mungkin pilihan kapasitas powertrain.

Bukan hanya membangun lini produksi yang efisien, Toyota juga menyebutkan bahwa investasi tersebut juga akan digunakan untuk membangun sistem dan keterampilan personelnya dalam produksi baterai.

Toyota menyebutkan bahwa investasi ini merupakan salah satu bentuk komitmennya untuk mencapai netralitas karbon, sebagai salah satu dari banyak cara dalam usaha mengurangi emisi CO2 sebanyak mungkin dan secepat mungkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected!! (Konten ini Dilindungi)