BLOG INI DIJUAL, HARGA AWAL : RP 500 JUTA (SILAHKAN DITAWAR) HUBUNGI: 0813 7752 5527

Toyota Tingkatkan Produksi Mobil Listrik 3 Kali Lipat di 2025 untuk Kejar Tesla dan BYD

Lineup EV Toyota Masa Depan

Share

CaruserMagz.comRilis Rencana Toyota Tingkatkan Produksi Mobil Listrik – Toyota adalah raksasa otomotif dunia yang banyak disebut enggan beralih ke teknologi mobil listrik oleh para pengamat otomotif dan pegiat lingkungan. Hal itu dipicu oleh lambannya pabrikan Jepang tersebut meluncurkan mobil listrik ke pasar global. Sementara pabrikan Amerika dan China begitu agresif menyambut era mobil listrik.

Resistansi Toyota terhadap peralihan ke mobil listrik murni dikabarkan banyak media sebagai pemikiran Akio Toyoda yang sebelumnya menjabat sebagai CEO dan Chairman Toyota Motor Corporation (TMC).

Toyoda berpendapat bahwa peralihan sepenuhnya ke mobil listrik murni adalah langkah tergesa-gesa. Pengembangan teknologi mobil hybrid akan memberi dampak yang lebih baik dibanding peralihan sepenuhnya ke teknologi EV.

Pemberitaan tentang Toyota terkait EV berubah cukup drastis setelah Akio Toyoda menyerahkan jabatan CEO pada Koji Sato pada awal 2023. CEO TMC yang baru tersebut banyak mengeluarkan pernyataan resmi yang optimis mengenai rencana produksi mobil listrik Toyota.

Laman resmi Toyota kini lebih sering mengungkap rencana fantastis Toyota terkait pengembangan teknologi baterai EV dan produksi lineup mobil listriknya.

Jika sebelumnya website resmi itu mengungkap milestone pengembangan baterai EV Toyota hingga 2027. Kini pabrikan Jepang itu mengungkap rencana jangka pendeknya untuk segera membuat lompatan besar dalam hal kuantitas produksi mobil listrik.

Lompatan Besar Toyota Tingkatkan Produksi Mobil Listrik

CEO Toyota yang baru, Koji Sato, mengatakan bahwa Toyota dan Lexus memasang target untuk menjual 1,5 juta unit baterai listrik pada tahun 2026, dan meningkat menjadi 3,5 juta/tahun pada akhir 2030.

Jika target itu terwujud, itu adalah lompatan besar, mengingat pada 2022 lalu, Toyota hanya menjual 24,000 mobil listrik. Laporan terbaru dari Nikkei Asia menyebutkan, bahwa Toyota ingin meningkatan kapasitas produksi tiga kali lipat hingga 600.000 unit/tahun di akhir 2025. 

Sebelum 2025, rencana peningkatan telah dimulai pada tahun 2023, dimana Toyota diharapkan memproduksi 150.000 unit EV. Selanjutnya di tahun 2024, jumlah tersebut akan ditingkatkan menjadi 190.000 unit.

Informasi tersebut muncul dari laporan bahwa Toyota dan Lexus telah mengungkap rencana peningkatan pada para pemasoknya, agar mereka bersiap untuk supply yang lebih besar.

Namun dibandingkan target keseluruhan produksi mobil Toyota secara global, jumlah EV tersebut masih terlalu sedikit. Itu hanya sekitar 5-6% saja dari target produksi 11 juta kendaraan pada 2025.

Lineup BEV Toyota

Di tahun 2023 ini, Toyota telah menjual 16 kendaraan elektrifikasi. Terdiri dari 12 hybrid, 2 plug-in hybrid, dan hanya satu dari belasan rencana lineup mobil listrik murni dengan BEV dedicated platform, yakni bZ4X, dan ada juga Mirai.

Setelah bZ4X, Toyota berencana memperkenalkan EV baru, yakni truk Hilux EV di pasar Thailand pada akhir tahun 2023. Toyota juga berencana meluncurkan SUV listrik di Tiongkok dan Amerika Serikat pada 2024 mendatang.

Lineup Mobil Listrik Toyota - Toyota umumkan investasi untuk EV di 2024
Lineup Mobil Listrik Toyota – Toyota umumkan investasi untuk EV di 2024

Pasokan baterai mobil listrik untuk wilayah Amerika akan diproduksi di pabrik Toyota di Carolina Utara. Toyota juga berencana memproduksi SUV listrik 7-Seater di Kentucky, AS pada 2025.

Merek premium Lexus berencana meluncurkan sedan listrik Lexus ES di Jepang pada 2025. Untuk lineup mobil masal dengan harga terjangkau, Toyota akan bekerjasama dengan Daihatsu dan Suzuki dalam mengembangkan lineup mobil listrik kecil.

Pengumuman itu juga menyebutkan bahwa TMC akan meluncurkan platform mobil listrik baru pada 2026. Mungkin pengembangan dari e-TNGA, atau bisa jadi plarform yang menggunakan nama baru dengan teknologi yang benar-benar baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected!! (Konten ini Dilindungi)