Datsun Go+ Matic Tidak jadi Hadir, Ini Alasan Datsun

CaruserMagz.com – Datsun Go dan Go+ generasi kedua akhirnya diluncurkan setelah 5 tahun generasi pertama hadir di Indonesia. Sebelumnya pihak media sering menanyakan tentang kapan versi matic dari Datsun Go dan Go+ akan dibuat. Namun selalu dijawab sedang dipelajari apakah benar-benar diminati atau tidak.

 
Banyak isu tersebar bahwa Datsun Go dan Go+ generasi kedua akan disediakan dalam pilihan varian manual maupun matic. Namun ternyata hanya Datsun Go hatchback yang mendapatkan transmisi matic, yaitu CVT. Datsun Go CVT dinyatakan tidak lagi berskema LCGC, karena harganya yang sudah tergolong mahal.

 
Sedangkan untuk Datsun Go+ yang berkonfigurasi kursi 5+2 dan lebih banyak diminati, masih disediakan satu pilihan transmisi manual saja. Tidak ada pilihan transmisi otomatis untuk MPV LCGC tersebut.

 
Tidak disediakannya transmisi matic untuk Go+ lebih karena strategi penjualan pihak Datsun, yaitu agar tidak terjadi persaingan antara Datsun Go+ dan Datsun Cross yang diluncurkan pada awal tahun 2018 dan sudah bertransmisi CVT.

 
“Untuk yang 3 baris kita konsenterasikan ke Datsun Cross sesuai market survei kami,” ujar Christian Gandawinata selaku Head of Marketing Datsun Indonesia kepada wartawan, di Jakarta, Senin (7/5/2018).

 
“(untuk yang matic), Kita sudah punya Datsun Cross, di mana speknya atau fiturnya paling lengkap, baik kenyamanan dan keamanannya,” tambah Christian.

 
Jadi untuk mobil Datsun 7-penumpang bertransmisi matic, pilihannya hanya ada pada Datsun Cross yang bukan lagi LCGC. Sedangkan Datsun GO+ hanya untuk mereka yang menyukai mobil manual. Sehingga calon pembeli tidak perlu membandingkan antara Datsun Cross dan Go+ jika meginginkan datsun bertransmisi matic.

 
Atau dapat juga dikatakan bahwa Datsun Go+ matic adalah Datsun Cross, karena sebenarnya kedua mobil tersebut punya platform yang sama dan suasana interior yang sama persis, hanya berbeda dalam hal tampilan eksterior dan fitur.

 
Sedangkan untuk Datsun GO hatcback yang sudah diberi varian transmisi matic, menurut pihak Datsun itu karena mengikuti hasil penelitian yang mereka lakukan, yaitu bahwa Datsun GO hatchback matic diminati oleh konsumen muda.

 
Sehingga total ada 11 varian Datsun Go dan Go+ di Indonesia, yaitu terdiri dari 7 varian Datsun GO, di mana 3 diantaranya bertransmisi CVT. Sisanya adalah 4 varian Datsun GO+ yang semuanya bertransmisi manual.

 
Datsun GO hatchback dijual mulai dari Rp 102,9 jutaan hingga Rp 142 jutaan untuk harga OTR DKI Jakarta. Sedangkan Datsun GO+ terbaru dibanderol Rp 112,3 juta hingga 133,9 juta. Datsun Go hatchback termahal adalah varian matic yang tidak lagi bergelar LCGC.

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it.”

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Tulis Komentar