Suzuki All New Ertiga 2018 Generasi Baru World Premier di IIMS 2018, Apa saja Perubahannya?

CaruserMagz.com – Suzuki Ertiga generasi baru akhirnya diluncurkan pada IIMS 2018 di Jakarta-Indonesia pada 19 April 2018, hari pertama gelaran pameran otomotif terbesar di Indonesia tersebut. Ada banyak perubahan pada Ertiga 2018 ini dibanding generasi lama, apa saja yang ditawarkan Suzuki? Baca artikel ini sampai selesai!

 
Peluncuran ini merupakan World Premier atau debut global, walaupun sebenarnya Suzuki Ertiga 2018 ini didesain di India dan pasar utamanya juga India. Suzuki All New Ertiga 2018 ini merupakan generasi kedua, sejak kehadiran generasi pertama di tahun 2012. Ertiga mendapat pembaruan signifikan setelah 6 tahun mengaspal di Indonesia.

 
Hal-hal yang sangat berubah antara lain, desain, ukuran dimensi dan kapasitas mesin. Entah ada pengaruh Mitsubishi Xpander atau tidak, All New Ertiga 2018 ini seolah-olah hasil ikut-ikutan desain saingannya tersebut. Seandainya Ertiga ini lebih dulu diluncurkan dari Xpander, mungkin Mitsubishi yang akan dituduh latah ikut-ikutan.

 
Mari kita simak, apa saja hal yang berubah pada Suzuki All New Ertiga generasi kedua ini dibanding generasi pertama.

 

DESAIN

Desain Eksterior Suzuki Ertiga 2018

 

Tampilan Ertiga baru ini berubah signifikan, fascia depan dirombak hingga benar-benar berbeda dari generasi sebelumnya. Sepertinya Suzuki ingin membuat low MPV andalannya ini jadi lebih sporty, tegas dan modern. Hal itu terlihat dari grill yang kini mengikuti tren kekinian, jadi terintegrasi dengan headlamp. Di bagian bumper depan, desain housing fog lamp terlihat lebih rumit.

 
Beberapa reviewer menyebut ada nuansa Toyota Innova reborn pada headlamp dan grill-nya. Ada yang juga menyebut bumpernya punya citarasa Lamborghini Aventador, hmmm.. benarkah? Lambo Aventiga mungkin yah.

 
Di bagian depan, menurut kami ada kesan latah meniru Xpander pada wajah Ertiga 2018 ini, yaitu pada bagian yang meyerupai taring pada housing foglamp. Secara keseluruhan wajah, bagian tersebut seperti membentuk huruf X. Jika nanti ada pemilik MPV ini yang kreatif, mereka bisa membuat modifikasi dengan motif krom untuk memperjelas wajah Xpander pada Ertiga ini.

 
Positifnya, head lamp tersebut kini sudah menggunakan projector walaupun masih halogen, bukan LED. Hal tersebut membuat Ertiga 2018 ini terlihat lebih modern. Wajah Ertiga ini bling-bling karena dibanjiri krom pada grill, yaitu 9 layer krom yang berselang-seling antara yang menyambung dan putus-putus. Tak ketinggalan bagian dalam lampu utama juga mendapat berbagai aksen krom.

 
Pindah ke samping, masih ada aura Ertiga lama. Perubahan yang terlihat adalah desain velg yang jadi seperti jari-jari sepeda motor, alloy wheels single tone berukuran 15 inci tersebut terlihat terlalu ramai. Kebayang ribet pada saat mencuci velg tersebut.

 
Hal aneh muncul di bawah pilar A, yaitu extention plastik yang memanjang ke arah depan. Entah apa maksudnya, menurut kami itu terlihat alay, hingga membuat keseluruhan kaca samping jadi seperti ikan cucut. Hal yang berubah adalah tidak ada lagi kaca segitiga di bawah pilar-A tersebut.

 
Beralih ke belakang, lagi-lagi kita disuguhi desain latah demam Xpander. Bagian ujung kaca belakang yang bersambung dengan kaca pintu bagasi itu benar-benar khas Xpander. Lampu belakang juga sangat mirip milik Xpander. Tak sampai di situ, bagian bumper belakang juga ada nuansa milik Xpander, yaitu lampu reflector yang dihubungkan lekukan memanjang.

 

Suzuki Ertiga 2018 Generasi baru - desain bokong mirip Xpander
Suzuki Ertiga 2018 Generasi baru – desain bokong mirip Xpander

 
Mungkin Suzuki ingin membuat bingung orang yang melihat Ertiga dari belakang, hingga sulit  menebak apakah itu Ertiga atau Xpander. Sebaiknya mobil ini kita sebut Xpantiga atau Ertipander. Terserah mau pilih yang mana.

 
Namun jika dibandingkan bokong Ertiga generasi sebelumnya, sebenarnya ini jauh lebih baik, karena lebih sporty dan lebih berasa sebagai mobil pribadi. Mengingat sebelumnya belakang Suzuki Ertiga seperti mobil kargo yang rata dan kurang menarik.

 

Desain Interior Suzuki Ertiga 2018

 

Perubahan signifikan juga dilakukan Suzuki pada kabin Ertiga generasi kedua ini. Terlihat usaha Suzuki untuk membuat low MPV ini terasa makin mewah, yaitu dengan menyematkan aksen wood panel glossy berwarna coklat gelap, pada dashboard dan doortrim pintu depan. Sayangnya hanya pada pintu depan, sedangkan pintu belakang tidak kebagian panel mewah tersebut.

 
Bentuk dashboard juga berubah total, jadi terlihat lebih sporty. Bagusnya Suzuki mempertahankan kualitas bahan dan build quality yang rapi. Lingkar kemudi juga terlihat lebih mewah dengan desain flat-bottomed ditambah aksen wood panel dan pelapis kulit. Pada tipe GX sudah dilekapi beberapa steering switch. Kami menyukai model bulat pada bagian tengah setir tersebut, terasa seperti mobil-mobil mewah Eropa. Secara keseluruhan setir tersebut terlihat mewah dan mengungguli semua kompetitornya termasuk Xpander.

 

Interior Suzuki Ertiga 2018 Dashboard
Interior Suzuki Ertiga 2018 – Dashboard Tipe GX

 
Namun lagi-lagi Suzuki membuat beberapa hal yang menurut kami mengurangi citarasa kemewahan mobil ini. Yaitu panel AC yang terlihat cupu, ketinggalan zaman dan sangat cheap look. Kenop Model kompor gas tersebut mengingatkan kita pada Honda Mobilio generasi pertama.

 
Sangat disayangkan bahan yang bagus jadi terlihat murahan karena desain dan pilihan warna yang tidak menarik pada center-cluster tersebut. Seandainya itu adalah AC digital yang didesain lebih apik dengan balutan warna hitam glossy, tentu akan sempurna.

 
Hal lain yang kami tidak suka adalah plastik-pastik memanjang yang senada dengan kisi-kisi exhaust AC. Terbayang ribetnya saat membersihkan debu pada bagian tersebut. Mungkin Suzuki ingin membuatnya lebih sporty.  Tapi entahlah, menurut kami itu tidak menarik, mungkin itu hanya masalah selera kami.

 

DIMENSI

 

Perubahan signifikan dilakukan oleh Suzuki pada dimensi Ertiga generasi baru ini, hal tersebut dimaksudkan untuk membuat low MPV ini makin lega dan makin nyaman. Ada juga yang menyebut pertambahan dimensi ini agar Ertiga mampu bersaing dengan Mitsubishi Xpander. Berikut detail dimensi Suzuki Ertiga 2018:

 

  • Panjang  : 4.395 mm  – Bertambah panjang 13 cm.
  • Lebar : 1.735 mm  – Lebih lebar 5 cm.
  • Tinggi : 1.690 mm  – Lebih rendah 0,5 cm.
  • Ground Clearance : 180 mm – Lebih rendah 0,5 cm.
  • Wheel base : 2.740 mm  – Sama dengan versi lama.
  • Radius Putar : 5,2 meter – Sama dengan versi lama.
  • Kapasitas bagasi : 153-liter (semua kursi tegak), 550-liter (kursi baris ketiga dilipat).

 

Perubahan tersebut membuat Ertiga generasi baru ini lebih lega dibanding versi lama, khususnya pada ruang kaki baris kedua dan ketiga yang lebih leluasa di atur dengan adanya fitur sliding yang luas pada kursi baris kedua. Ruang bahu juga membaik dengan pertambahan lebar.

 

FITUR

 

Hal-hal yang juga berubah pada interior Suzuki Ertiga 2018 antara lain:

  • Bentuk head rest kursi depan yang jadi lebih ramping dan lebih tinggi.
  • Warna kursi yang jadi dual tone, yaitu beige dan coklat tua.
  • Panel istrumen di cluster meter yang terlihat lebih sporty.
  • Cup holder di konsol tengah dilengkapi chiller, yaitu exhaust AC yang berfungsi mendinginkan minuman.
  • Port USB untuk penumpang baris kedua, yaitu pada konsol tengan, untuk mengecas gadget.

 

Dengan tetap mempertahankan fitur-fitur seperti rem ABS+EBD dan dual-airbags, beberapa fitur canggih disematkan pada Ertiga generasi kedua ini, hingga menambah value-for-money, khususnya pada tipe GX sebagai varian tertinggi, yaitu antara lain:

  • Push Start-stop engine button.
  • Head unit layar sentuh 6,8 inci model floating dengan berbagai fungsi seperti konektifitas bluetooth dan smartphone.
  • Stability Control pertama kali disematkan pada Suzuki Ertiga, namun hanya pada tipe GX ESP.
  • Rear parking cammera pada tipe GX.

 

Beberapa fitur atau bagian interior yang dihilangkan dari generasi sebelumnya antara lain, sebagai berikut:

  • Arm rest di tengah kursi baris kedua, sangat disayangkan karena bagian tersebut membuat Ertiga terlihat lebih mewah.
  • Height adjuster untuk Seat Belt di kabin depan, padahal itu sangat membantu penyesuaian dengan berbagai postur tubuh penumpang.
  • Retractable hand grip pada bagian samping, padahal dulunya pegangan tangan tersebut akan terlipat sendiri saat tidak digunakan.
  • Arah semburan AC ke kaca, yang bisa berfungsi sebagai defoger untuk kaca depan.
  • Tidak ada lagi hand grip di kabin kedua.

 
Lebih detail mengenai fitur Suzuki Ertiga 2018, bisa dilihat pada brosur melalui link ini: Brosur Suzuki Ertiga 2018 Indonesia

 

MESIN

 

Kabar gembira bagi peminat low MPV Suzuki ini hadir dari sektor mesin. Suzuki melakukan upgrade mesin agar sama dengan para kompetitornya di segmen mobil sejuta umat. Kapasitas mesin ditambah jadi 1.500 cc dari sebelumnya 1.400cc. Sehingga output tenaga dan torsinya bertambah. Hal ini sangat kami setujui, mengingat Ertiga dikelukan beberapa penggunanya sering kehabisan tenaga saat harus menerjang jalur yang banyak tanjakan.

 
Berikut spesifikasi mesin Suzuki Ertiga 2018:

  • Kode Mesin dan Teknologi : K15B – DOHC – VVT
  • Volume Silinder : 1.462 cc (1.5L)
  • Jumlah Silinder – Katup : 4-Silinder – 16 Valve
  • Tenaga Maksimum : 104,7 PS / 6.000 rpm
  • Torsi Maksimum : 138 Nm / 4.400 rpm
  • Perbandingan Kompresi:  10,5 : 1
  • Sistem bahan bakar : Multipoint Injection
  • Kapasitas Tanki bbm : 45 liter
  • Konsumsi bbm : Otomatis = 16,73 km/liter, Manual = 18,06 km/liter (klaim)

 

Perubahan pada jantung pacu Ertiga ini membuatnya sejajar dengan Toyota Avanza Veloz dan Mitsubishi Xpander. Sehingga Ertiga tidak lagi imperior dibanding kedua saingan terberatnya tersebut. Peningkatan yang dilakukan Suzuki ini patut diapresiasi.

 

TIPE DAN VARIAN

 

Suzuki Ertiga 2018 generasi kedua ini disediakan dalam 4 tipe, yaitu GA, GL, GX dan GX ESP. Tipe GA adalah tipe paling rendah, GL tipe menengah, GX sebagai tipe tertinggi, Tipe GX-ESP (Electronic Stability Program) juga disediakan sebagai varian terlengkap, dengan tambahan fitur Vehicle Stability Control (VSC). Sedangkan Ertiga Dreza, belum dinyatakan akan dibuat versi generasi barunya.

 
Untuk varian transmisi, tipe GA hanya disediakan dengan transmisi manual, sedangkan tipe lainnya ada dua pilihan varian transmisi, yaitu manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan.

 
Untuk mesin, hanya ada satu varian seperti yang kami jelaskan sebelumnya. Sedangkan Ertiga Diesel untuk generasi baru ini belum ada kabar. Melihat kinerja penjualannya di Indonesia tidak begitu menggembirakan, kemungkinan tipe bermesin diesel hanya akan dibuat untuk pasar India.

 
Baca juga:Perbandingan Suzuki Ertiga vs Honda Mobilio

 
Demikianlah review mengenai apa saja perubahan pada Suzuki All New Ertiga 2018, yang merupakan generasi kedua ini. Over all perubahannya cukup signifikan dan banyak peningkatan. Hanya saja peluncurannya tidak lebih dulu dari Xpander, sehingga kami yakin banyak yang akan mengatakan bahwa Suzuki latah meniru-niru desain Xpander.

 
Positifnya adalah Ertiga generasi kedua ini tetap mempertahankan kualitas bahan dan assembly yang bagus, fitur-fitur yang makin diperkaya dan sektor mesin yang ditingkatkan. Jika sobat pembaca punya pendapat berbeda, atau punya informasi tambahan terkait low MPV andalan Suzuki ini, jangan segan untuk berbagi di kolom komentar.

 
Salam Otomotif!

 

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it.”

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *