Standar Emisi Eropa Paksa Nissan Hentikan Produksi Truk Diesel

CaruserMagz.com – Usaha negara-negara di Eropa untuk mengurangi polusi udara mulai menunjukkan pengaruhnya pada industri otomotif. Nissan adalah salah satu pabrikan asal Jepang yang terkena dampak langsung. Standar emisi eropa untuk gas buang yang baru telah memaksa Nissan mengehentikan produksi mobil truk dieselnya.

 
Padahal Nissan adalah brand yang punya kekuatan besar di pasar Eropa untuk pikap tersebut. Namun Nissan tidak ingin mengambil risiko terjerat kasus skandal emisi seperti yang dialami Volkswagen jika melanjutkan produksi pikap diesel tersebut.

 
Apalagi untuk memenuhi standar emisi yang lebih ketat di Eropa memerlukan investasi besar untuk pengembangan teknologi yang belum tentu bisa tercapai dalam waktu cepat.

 
Untuk itu, Nissan berencana menghentikan produksi mobil pikapnya di pabrik Avilia, Spanyol, pada awal 2019. Pabrik tersebut akan dialih fungsikan menjadi pabrik suku cadang untuk mobil kelas penumpang.

 
Baca juga: Inilah Kembaran Xpander dari Nissan

 
Suku cadang yang diproduksi di pabrik tersebut akan dipasok tidak hanya untuk mobil Nissan, tapi juga Renault. Nissan akan menginvestasikan dana sebesar 5 miliar yen atau sekitar 598 miliar rupiah, untuk pengallihan-fungsian pabrik tersebut menjadi basis produksi spare part.

 
Kondisi terakhir pabrik Nissan di Spanyol tersebut telah memproduksi lebih dari 10.000 truk diesel per tahun, untuk dipasarkan di Eropa. Namun truk Pikap yang diproduksi Nissan tersebut memang tidak memenuhi standar emisi yang diterapkan di Eropa saat ini.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:
Profile Photo - Yayan Abdhi - Carusermagz

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it.”

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Tulis Komentar