Rekam jejak Toyota Avanza lintas Generasi - dari masa ke masa

Rekam Jejak Toyota Avanza ‘Mobil Sejuta Umat’, Perubahan dan Penjualannya

MPV Review Toyota
CaruserMagz.com – Apakah sobat penggunan Toyota Avanza? sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Toyota Avanza adalah mobil low MPV terlaris di Indonesia sepanjang masa, hingga tahun 2015 ini belum ada mobil MPV yang bisa mengalahkan penjualan Avanza di Indonesia. Sehingga tentunya pengguna Avanza adalah yang terbanyak di Indonesia.

 

Dari sekian banyak pengguna Avanza yang sudah mencapai angka sejuta pada Maret 2013, mungkin ada yang ingin mengetahui sejarah singkat, perubahan serta perkembangan mobil yang dimilikinya. Semoga artikel ini memberikan informasi yang Sobat butuhkan.

 

Nama Avanza berasal dari bahasa Italia, yaitu “Avanzato” dalam bahasa inggris mirip dengan kata “Advance” yang berarti “Peningkatan”. Toyota Avanza mulai diperkenalkan ke pasar otomotif Indonesia pada akhir tahun 2003, bersama kembarannya Daihatsu Xenia. Tepatnya pada tanggal 11 Desember 2003. Jadi sebenarnya Avanza mulai masuk pasar otomotif Nasional pada awal tahun 2004.

 

Avanza dan Xenia merupakan produk pertama dari pabrik mobil Astra Daihatsu Motor (ADM) yang berlokasi di Sunter Jakarta Utara. Selain di Indonesia, Avanza juga diproduksi di Malaysia oleh Ferodua Manufacturing Sdn. dan di Tiongkok oleh FAW Jilin.

 

Mobil ini laku keras, hingga menembus angka penjualan rata-rata 3600 unit per bulan pada tahun pertama debutnya di Indonesia. Sampai-sampai harga bekasnya pernah melebihi harga Avanza baru, karena untuk pembelian inden membutuhkan waktu hingga 6 bulan.

 

Toyota Avanza Generasi Pertama

 

Pada awalnya Avanza ditawarkan dengan dua varian, yaitu 1.3 E (M/T) sebagai varian dasar dan 1.3 G (M/T) sebagai varian tertinggi. Pada akhir tahun 2004 diluncurkan Avanza bertransmisi otomatis, yaitu tipe 1.3 S (A/T) yang diposisikan sebagai flagship.

 

Toyota Avanza Generasi Pertama, Tahun 2004

 

Pada tahun 2006, Toyota banyak melakukan perubahan pada Avanza. Antara lain pada Juli 2006, perbaikan pada mesin dengan membenamkan teknologi VVT-i (pengaturan katup variable) pada semua varian Avanza. Pada Oktober 2006 diluncurkannya Avanza bermesin 1.5L, yaitu tipe 1.5S (M/T) dan 1.5S (A/T), yang menggantikan tipe 1.3S.

 

Selain perubahan pada mesin tersebut, dilakukan juga perubahan pada eksterior dan interior yang diharapkan lebih menarik perhatian konsumen. Seperti penambahan fitur parking sensor, velg alloy diperbesar menjadi 15 inch, penambahan teknologi rem ABS pada tipe S.

 

Pada akhir tahun 2008, kembali dilakukan penyegaran pada Avanza, yaitu perubahan pada design atap dengan memberikan sentuhan gelombang untuk mengurangi bidang yang kena air saat hujan, hal ini tentunya akan mengurangi kebisingan atap karena hantaman air hujan.

 

Pada September 2009, Toyota menambahkan varian otomotis pada Avanza tipe 1.3G, dengan transmisi otomatis 4 speed. Sehingga konsumen mempunyai lebih banyak lagi pilihan. Untuk memenuhi ekspektasi konsumen di perkotaan yang cenderung menyukai mobil matic, karena sering berhadapan dengan masalah kemacetan jalan raya, Pada Mei 2010, transmisi otomatis 4 speed juga disematkan pada varian 1.3E.

 

Toyota Avanza Generasi ke-Dua

 

Kesuksesan Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia ini mau tidak mau menarik perhatian produsen mobil lainnya. Suzuki memperkenalkan konsep mobil low MPV-nya pada Indonesia International Motor Show 2010, yang saat itu diberi kode RIII, dengan fitur berlimpah dan kemewahan interior sebagai andalan hingga berpotensi cukup besar menggerus pasar low MPV yang selama ini dikuasai Avanza dan Xenia tanpa persaingan.

 

Toyota All New Avanza 2012 – Generasi ke-Dua

 

Perubahan peta pasar low MPV tersebut menuntut perubahan dan improvement yang tidak sedikit pada Avanza untuk mempertahankan penjualannya. Alhasil di akhir 2011, Toyota melakukan penyegaran pada design eksterior dan interior yang cukup signifikan pada Avanza. Mobil ini diberi nama All New Avanza dengan design yang lebih dinamis dan cukup elegan dibanding generasi pertama.

 

Interior All New Avanza 2012

 

Walau secara dimensi, fitur dan karakter pengendalian tidak begitu berbeda dengan versi sebelumnya. Namun disinilah kejelian Toyota memamfaatkan karakter konsumen mobil di Indonesia, yang lebih tergoda untuk memilih mobil dengan tampilan eksterior dan interior yang menarik dari pada hal-hal yang tidak tampak dari luar. Selain hal tersebut tentunya jaringan dealer dan servis Toyota tetap berpengaruh besar pada volume penjualan.

 

Avanza generasi ke-dua ini dipasarkan dengan tipe 1.3E dan 1.3G masing-masing dengan transmisi manual dan otomatis. Sedangkan flagship disematkan pada tipe termewah, diberi nama Avanza Veloz, yang bermesin 1.5L dengan transmisi otomatis dan manual. Dari tampilan eksterior, Veloz dapat dibedakan dengan All New Avanza dari design wajahnya dan dari lampu reflektor di bagian belakang.

 

Toyota Avanza Veloz 2012

 

Pada Mei 2013, Toyota kembali melakukan improvement pada Avanza, khususnya di sektor keamanan dengan menyematkan fitur dual airbags pada semua tipe Avanza.

 

Toyota Avanza Generasi ke-Tiga

 

Toyota Grand New Avanza 2015 – Generasi ke-Tiga

 

Pada tahun 2014 pertarungan di kelas low MPV mendapat pendatang baru yang cukup tangguh, yaitu dari Honda yang sudah dikenal sebagai produsen mobil-mobil mewah. Honda memperkenalkan low MPV-nya dengan tampilan eksterior yang sangat eye-catching, yaitu Mobilio. Design eksterior mobil-mobil Honda memang harus diakui setingkat di atas mobil-mobil jepang yang lainnya, munculnya Mobilio langsung merampas takhta Ertiga di peringkat ke-dua di tahun pertama debutnya.

 

Toyota Avanza makin tampak ketinggalan dibanding dua kompetitornya tersebut, baik dari tampilan eksterior, fitur, kenyamanan maupun dari kualitas dan design interior. Tidak mau kue penjualan low-MPV lebih dalam digerus kompetitor, Toyota merombak Avanza dan Innova dengan melakukan facelift pada dua mobil andalannya tersebut hingga menjadikannya bertabur fitur dan peningkatan yang signifikan.

 

Penambahan fitur pada Toyota Grand New Avanza sangat kentara untuk menyaingi kompetitornya yang telah lebih dulu menyematkan fitur-fitur tersebut, antara lain:

 

Tambahan fitur keamanan “Side Impact Beam” pada setiap pintu untuk menambah kekuatan Avanza dalam melindungi penumpang apabila terjadi benturan keras dari samping. Fitur ini sudah lebih dulu dimiliki Suzuki Ertiga.

 

Penambahan teknologi Rem ABS (Antilock Breaking System), untuk mencegah terkuncinya ban depan pada saat pengereman secara memdadak, sehingga mobil tetap dapat dikendalikan.

 

Teknologi kunci “Immobilizer” agar mobil tidak gampang dicuri karena hanya dapat dinyalakan dengan kunci khusus.

 

Perubahan pada display instrument di balik lingkar kemudi, sehingga lebih eye-catching dan futuristic.

 

Penambahan sistem eco-driving, untuk effisiensi bahan bakar, khususnya pada tipe otomatis.

 

Selain fitur-fitur tersebut, improvement pada kekedapan kabin membuat grand New Avanza lebih senyap 19% dibanding versi sebelumnya. Perbaikan pada suspensi juga dilakukan sehingga lebih lembut dari versi sebelumnya, walau belum bisa mengalahkan kelembutan suspensi Ertiga dan Innova.

 

Pada facelift ke-tiga ini, Toyota juga menambahkan varian baru, yaitu Grand New Veloz tipe 1.3L bertransmisi manual dan otomatis. Pada versi sebelumnya hanya tersedia Veloz bermesin 1.5L.

 

Penjualan Toyota Avanza

 

Toyota Avanza tidak hanya dipasarkan di Indonesia, tetapi sudah menjadi produk global dan dijual ke 27 negara lainnya. Kinerja Eksport Avanza juga cukup baik, yang menunjukkan bahwa mobil ini dipercaya keandalannya oleh masyarakat dunia.

 

Berikut data total penjualan Avanza dari tahun 2004 hingga 2015:

 

Dengan penjualan hampir 1,4 juta unit tersebut, jika Avanza dijejerkan dengan panjangnya yang 4.2 meter, maka akan memerlukan lintasan sepanjang 5.863,4 km. Kita bisa bayangkan itu adalah jarak yang melebihi panjang keseluruhan negara Indonesia yang hanya 5.150 km.

 

Data Penjualan Toyota Avanza 2004 – 2015

 

Grafik Penjualan Toyota Avanza dari Tahun 2004 hingga akhir Tahun 2015 - CaruserMagz.com
Grafik Penjualan Toyota Avanza dari Tahun 2004 hingga akhir Tahun 2015

 

Dari data penjualan tersebut, dapat kita lihat terjadi penurunan penjualan sejak 2014 hingga 2015. Hal ini lebih disebabkan karena lesunya pasar otomotif nasional karena lesunya ekonomi secara keseluruhan di negara kita. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa berkurangnya penjualan Avanza juga disebabkan oleh hadirnya kompetitor Honda Mobilio, Suzuki Ertiga dan lain-lain.

 

Demikianlah sejarah singkat mengenai transformasi dan perkembangan Toyota Avanza dari waktu ke waktu yang berhasil kami rangkum. Semoga informasi ini berguna bagi sobat yang memerlukannya. Mungkin saja juga berguna bagi sobat yang ingin membeli mobil bekas Avanza. Dari tahun produksinya, Sobat bisa mengetahui perbedaannya dengan versi sebelum dan setelahnya dari artikel ini.

 
Baca juga: Perbandingan Grand New Avanza vs New Suzuki Ertiga

 
Salam Otomotif!

ARTIKEL MENARIK LAINNYA: