Pilih Mobil Small Hatchback Bekas atau LCGC Baru

Mobil Murah LCGC vs Small Hatchback
CaruserMagz.com – Kehadiran mobil murah dan ramah lingkungan, Low Cost Green Car (LCGC) yang menyerbu pasar otomotif Indonesia tidak dapat dipungkiri menjadi ancaman bagi pasar mobil-mobil murah non-LCGC seperti small hatchback.

 
Dari sisi harga, LCGC head to head dengan small hatchback bekas yang fitur-fiturnya tidak seminim LCGC. Namun tidak sedikit pembeli pemula merasa bahwa membeli mobil baru adalah pilihan yang lebih aman.

 
Pilihan pada LCGC atau mobil bekas dapat menjadi solusi bagi konsumen otomotif terhadap peningkatan harga mobil dalam negeri karena kondisi ekonomi global yang sedang tidak bersahabat dengan budget pembeli pemula. Anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dollar amerika juga berkontribusi pada berkurangnya penjualan mobil.

 
Mobil murah yang pada awal tahun 2014 dibandrol 80 – 100 jutaan, pada akhir 2015 sudah naik menjadi 100 – 130 juta. Begitupun kelas low MPV yang dulu sekitar 140 – 160 jutaan, kini sudah berbandrol 180 – 220 juta rupiah.

 
Harga-harga tersebut membuat calon pembeli mobil banyak yang mengurungkan niat mereka untuk membeli mobil baru, dan beralih berselancar di website penjaja mobil bekas atau bagi yang kurang melek internet, mereka mencari di showroom-showroom mobil bekas.

 
Bagi pembeli pemula (biasanya orang-orang muda), pada umunya mempunyai mindset bahwa mobil pertama harus uptodate, bisa mobil baru yang murah atau mobil bekas dengan tahun muda, karena tampilan eksterior, design interior dan fitur-fitur yang tersedia tidak ketinggalan zaman.

 
Dengan budget terbatas antara 90 – 130 juta, berikut mobil-mobil yang bisa menjadi pilihan:

LCGC baru:

Toyota Agya,         107 – 130 jt

Daihatsu Ayla,         95 – 123 jt
Datsun Go+/Go,      99 – 115 jt
Suzuki Wagon R,    90 – 115 jt
Honda Brio Satya, 115 – 130 jt

 

Small Hatchback Bekas:

Nissan March, 95 – 115 jt (tahun produksi 2011 – 2012)

Mitsubishi Mirage, 103 – 120 jt (tahun produksi 2012)
Suzuki Splash, 100 – 120 jt (tahun produksi 2010 – 2012)
Kia Picanto, 98 – 110 jt (tahun produksi 2012)
Hyundai i-10, 95 – 105 jt (tahun produksi 2009 – 2011)
Sumber: Website Otomotif dan olx

 

Perbandingan small hatchback bekas non-lcgc dan LCGC:

 
Hatchback non-lcgc mempunyai fitur yang lebih lengkap dari lcgc dan build quality yang lebih baik. Seperti sektor keamanan yang lebih teruji, body yang lebih tebal, design interior yang lebih mewah dan fitur audio dan ac yang lebih lengkap.

Karena mobil-mobil tersebut memang dibuat dengan biaya yang lebih tinggi dari lcgc. Misalnya Nissan March atau Mitsubishi Mirage Bekas keluaran tahun 2011 – 2013 masih sangat nyaman dan layak dipertimbangkan pembeli pemula.

 

Small Hatchback Indonesia

Small Hatchback

Namun harga yang sama dengan lcgc baru, membeli small hatchback bekas tidak dapat dipungkiri adanya resiko mendapatkan mobil yang kondisinya tidak lagi baik, atau sudah ada masalh atau cacat bawaan.

Misalnya kondisi kaki-kaki, mobil bekas kecelakaan, bekas kena banjir atau bahkan mobil tersebut dijual kembali dengan cepat oleh pemilik pertamanya karena adanya cacat bawaan produksi. Sehingga dalam memilih mobil bekas memerlukan ketelitian dan effort yang besar dalam mengecek semua kondisinya.

 
Sedangkan LCGC baru, karena labelnya juga baru, ada jaminan garansi dari dealer sehingga konsumen merasa lebih aman dari resiko mendapatkan mobil yang cacat. Juga kebanggan membeli mobil berplat putih juga menjadi prestise tersendiri bagi masyarakat Indonesia.

 
Minusnya, dengan label baru tersebut, konsumen harus rela mendapatkan mobil dengan fitur yang minim, seperti: build quality yang kurang memuaskan, pada beberapa lcgc fitur audio dibuat minim, fitur keamanan yang banyak tidak tersedia, performance mesin yang pas-pasan, suasana interior yang kurang nyaman, handling dan kestabilan yang kurang baik dan lain sebagainya.

 
Namun semua kekurang tersebut adalah wajar untuk harga yang ditawarkan. Ada harga, ada rupa. Selain itu pada umumnya pembeli lcgc lebih mementingkan hal-hal fungsional dari pada fitur-fitur tersebut.

 

Kesimpulan:

 
Bagi sobat yang kurang memahami seluk beluk mobil dan tidak mempunyai relasi yang dapat dipercaya untuk mengecek mobil bekas, akan lebih aman membeli lcgc baru. Bagaimanapun membawa mobil baru akan lebih terjamin dari kemungkinan biaya pemeliharaan yang tidak terduga.

 
Bagi sobat yang mementingkan kenyamanan dan kenikmatan terhadap fitur-fitur yang lengkap namun budget yang dimiliki tidak dapat untuk membeli mobil baru, membeli small hatchback bekas tahun muda adalah pilihan yang tepat. sobat hanya perlu mengecek mobil tersebut dengan lebih teliti sebelum memboyongnya ke rumah.

 
Untuk memilih small hatchback bekas, sobat bisa membaca artikel kami berikut ini:
Pilihan Mobil Small Hatchback Bekas Harga 100 Jutaan

 
Semoga artikel ini membantu sobat yang sedang mencari informasi sebagai referensi untuk menentukan pilihan apakah membeli mobil non-lcgc bekas yang keren, atau lcgc baru mengkilat gress masih dibungkus plastik, dengan segala keterbatasannya.

 
Salam Otomotif!

Yayan Abdhi

Yayan Abdhi

"Pecinta otomotif yang lebih suka menulis, ketimbang berbicara di depan kamera. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Dukung saya untuk terus menulis artikel-artikel bermamfaat dengan membagikan artikel ini di akun media sosial Sobat."

1 Response

  1. Jen Maulana says:

    Thank bgt sarannya

Tulis Komentar