Pertamina Mandalika SAG Racing Team Luncurkan Motor Balap, Pakai Mesin Merek Apa?

CaruserMagz.com – Indonesia kini memiliki tim professional balap motor bergengsi di dunia, yaitu Pertamina Mandalika SAG Racing Team. Menyasar kejuaraan MotoGP, tim yang baru didirikan ini akan berlaga di Moto2 terlebih dahulu. Untuk itu, Racing Team ini meluncurkan motor balap untuk Moto2 musim 2021 pada Rabu, 24 Februari 2021.

Peluncuran motor balap Pertamina Mandalika SAG ini dilakukan secara virtual dengan prosesi buka tudung dilakukan langsung oleh 2 pembalap yang akan menungganginya di GP Moto2 2021, yaitu Tom Luthi dan Bo Bendsneyder.

Pertamina Mandalika Racing Team Luncurkan Motor Balap Moto2
Pertamina Mandalika Racing Team Luncurkan Motor Balap Moto2

Tampilan motor balap Mandalika ini menunjukkan ciri khas Indonesia dengan corak batik pada sisi samping motor. Warnanya merupakan kombinasi warna yang sama dengan logo pertamina, yaitu merah, biru, hijau dan putih. Corak batik ada pada warna biru.

Tentu banyak yang akan bertanya, sebenarnya motornya merek apa dan bagaimana spesifikasi mesinnya. Mungkin kita akan mengira mesin dan tekonologinya tidak akan jauh dari motor Jepang, semisal Honda, Yamaha, atau Suzuki. Tapi ternyata tidak demikian.

Mandalika SAG Racing Team - Motor Balap Moto2
Mandalika SAG Racing Team – Motor Balap Moto2

Motor Balap Pertamina Mandalika Pakai Mesin Apa?

Berbeda dengan kejuaraan MotoGP yang terdiri dari tim konstruktor pabrikan motor, semua motor balap Moto2 diwajibkan menggunakan mesin dengan merek dan spesifiksi yang sama.

Semua motor balap Moto2 menggunakan mesin Triumph berkapasitas 765 cc. Triumph adalah brand motor asal Inggris yang terkenal dengan motor-motor mahal dengan mesin-mesin raksasa. Mesin untuk Moto2 sendiri diambil dari basis motor produksi massal, yaitu Triumph Street Triple.

Mesin 765 cc 3-silinder yang digendong motor Moto2 tersebut menyemburkan tenaga maksimal hingga 140 hp pada 14.000 rpm dan top-speed hingga 300 km/jam. Besaran tenaga itu bahkan sudah mendekati tenaga mobil bongsor semisal Toyota Fortuner.

Sementara sasisnya, motor balap Pertamina Mandalika SAG Racing Team akan menggunakan sasis bermerek Kalex. Sasis Kalex merupakan pilihan dominan di banyak tim Moto2 musim 2021 ini.

Sasis Kalex terbaru memiliki bobot hanya 7,28 kg untuk body moto2 yang bongsor. Itu adalah bobot yang lebih ringan 15,5% dibanding versi sebelumnya. Sasis ini didesain untuk keseimbangan, kelincahan bermanufer dan menikung, serta pengereman.

Optimis Bisa jadi Tim Papan Atas di Moto2

Tim Pertamina Mandalika merasa optimis bisa bersaing di papan atas kejuaraan Moto2. Hal itu diungkapkan oleh Eduardo Perales selaku Kepala Team Principal Pertamina Mandalika SAG.

Saya berharap motor ini bisa segera mengaspal, saya percaya diri untuk bisa bersaing di peringkat atas. Tapi yang terpenting kita harus memberikan yang terbaik untuk musim ini, kita harus melangkah satu per satu untuk maju lebih baik,” ujar Eduardo.

Pembalap Bo Bendsneyder yang berdarah Indonesia mengungkapkan rasa senangnya menjadi bagian dari Pertamina Mandalika SAG Racing Team.

Saya sangat senang bisa jadi bagian dari Mandalika SAG Racing Team, karena kebetulan kakek dan nenek saya adalah orang Indonesia. Saya selalu berlatih keras, dua minggu lalu saya melihat tim ini dan minggu depan kami mulai bekerja keras untuk memulai latihan di lintasan,” ungkap Bo saat konferensi pers.

Baca juga: Pertamina jadi Sponsor Utama Tim Balap Lamborghini

Pembalap lainnya, Thomas Luthi mengungkap ekspektasinya saat konferensi pers, Dia berharap akan memberikan yang terbaik dan bisa bersaing di papan atas.

Penuh rasa kekuatan untuk memulai musim baru ini. Tujuan kita tentunya ingin tampil di peringkat teratas. Kita tidak berbicara tentang urutan atau posisi, tapi tujuan kita bersama adalah bermain di tingkat teratas,” ujar Thomas Luthi.