Pemuda Indonesia Terpilih jadi Finalis LEXUS DESIGN AWARD 2021, Karyanya Mengagumkan!

Finalist Lexus Design Award 2021 - Irmandy Wicaksono - Designer & Electrical Engineer

CaruserMagz.com – Lexus mengumumkan 6 finalis LEXUS DESIGN AWARD 2021 pada Kamis 28 Januari 2021, melalui press rilis di website resmi Toyota Global. Menariknya, dari 2.079 karya yang didaftarkan oleh para inventor mudah di 66 negara seluruh dunia, salah satu dari 6 finalis yang terpilih adalah orang Indonesia, bernama Irmandy Wicaksono.

LEXUS DESIGN AWARD adalah kompetisi internasional untuk kreator dan desainer pendatang baru dari seluruh dunia yang dimulai sejak tahun 2013. Penghargaan ini memberikan kontribusi kepada masyarakat dunia dengan mendukung desainer dan kreator yang karyanya berpotensi untuk membentuk masa depan yang lebih baik.

Lexus memilih Enam finalis dari ribuan karya yang didaftarkan dari seluruh dunia, 6 kreator muda tersebut kemudian diberi kesempatan untuk membuat prototipe desain mereka di bawah bimbingan ahli dan desainer terkemuka.

Empat ahli desain terkemuka dunia akan membimbing mereka secara khusus. Para finalis terpilih diberikan dana terbatas sebesar 3.000.000 yen atau sekitar Rp 350 juta untuk membuat prototipe produk dari ide yang mereka daftarkan.

Tahun 2021 ini adalah edisi ke-9 dari LEXUS DESIGN AWARD. Lexus menyediakan publikasi secara masif yang diliput media-media besar dunia untuk mengumumkan hasil karya dan bakat para kreator/desainer muda tersebut, berkat nama besar Lexus sebagai brand mobil mewah. Hal itu akan secara signifikan memberi peluang karir internasional bagi para finalis.

Ajang ini punya moto “Next-Generation Talent Innovates for a Better Tomorrow“. Untuk itu, dewan juri memilih ide-ide inovatif yang mewujudkan tiga prinsip utama merek Lexus, yaitu “Anticipate, Innovate, and Captivate” atau “Antisipasi, Inovasi, dan Memikat“, dengan penekanan pada desain yang mengarah pada masa depan yang lebih baik.

6 Karya Design Kandidat Penerima Lexus Design Award 2021
6 Karya Design Kandidat Penerima Lexus Design Award 2021

Berikut daftar 6 finalis LEXUS DESIGN AWARD 2021

  1. CY-BO oleh Kenji Abe (Jepang): Bahan kemasan yang dapat dirakit seperti sel, berkelanjutan dan dapat digunakan kembali.
  2. Heartfelt oleh Gayle Lee dan Jessica Vea (Selandia Baru & Tonga, berbasis di Selandia Baru): Perangkat yang memungkinkan pelukan virtual.
  3. InTempo oleh Alina Holovatiuk (Ukraina): Sarung tangan yang dapat membantu mengalihkan perhatian dari situasi stres dengan penggunaan ritme dan musik baru.
  4. KnitX oleh Irmandy Wicaksono (Indonesia, berbasis di USA): Rajutan 3D digital dari tekstil elektronik fungsional untuk interaksi material visual, auditori, dan sentuhan multi-mode.
  5. Solar Desalination Skylight oleh Henry Glogau (New Zealand & Austria, berbasis di Denmark): Perangkat yang menggunakan air laut untuk menciptakan cahaya alami yang tersebar, air minum, dan sisa garam untuk penciptaan energi.
  6. Terracotta Valley Wind oleh Intsui Design (China, berbasis di Jepang): Sistem pendingin evaporasi terakota untuk stasiun kereta bawah tanah yang berfungsi dengan memanfaatkan angin yang disebabkan oleh laju kereta api.

Baca juga:

Keenam finalis tersebut telah mengikuti lokakarya secara online sebagai sesi pendampingan awal pada pertengahan Januari dengan empat mentor LEXUS DESIGN AWARD 2021, yaitu Joe Doucet, Sabine Marcelis, Mariam Kamara, dan Sputniko. Finalis akan terus bekerja dengan mentor saat mereka mengembangkan prototipe menuju pemilihan pemenang utama dalam perlombaan ini.

Karya prototipe yang dibuat dengan dana terbatas akan dinilai pada presentasi terakhir di bulan April 2021, oleh panel juri yang terdiri dari para pemimpin desain terkenal, antara lain:

  1. Paola Antonelli, Ms. – Senior Curator of Architecture & Design di Museum of Modern Art, dan founding Director MoMA Research & Development.
  2. Dong Gong, Mr. – Founder Vector Architects.
  3. Greg Lynn, Mr. – Founder dan owner Greg Lynn FORM, juga cofounder dan CEO Piaggio Fast Forward, Perusahaan robotics.
  4. Simon Humphries, Mr. – Kepala Toyota & Lexus Global Design.

Di tengah iklim yang berubah dan pandemi global, ada masalah yang dapat diprediksi mendesak untuk ditangani oleh para desainer. Di semua proposal yang kami lihat, ada juga skala kemanusiaan dan intim,” kata salah satu juri, Greg Lynn, seperti dipublikasikan website Toyota Global (28/01/21).

Irmandy Wicaksono, Finalis asal Indonesia

Irmandy Wicaksono mengharumkan nama Indonesia dalam ajang internasional ini. Dia adalah insinyur dan desainer elektro dan tekstil. Irmandy saat ini sedang menempuh pendidikan untuk gelar Ph.D. (Doctoral) di MIT Media Lab, Massachusetts Institute of Technology, Cambridge, AS.

Penelitiannya berfokus pada pengembangan elektronik lunak berbasis tekstil untuk berbagai aplikasi mulai dari kesehatan, interaksi manusia dan komputer hingga media interaktif dan lingkungan.

KnitX - Tekstil Elektronik Karya Pemuda Indonesia, Irmandy Wicaksono
KnitX – Tekstil Elektronik Karya Pemuda Indonesia, Irmandy Wicaksono

Karya Irmandy yang diikutkan pada ajang Lexus Design Award 2021 ini diberi nama “KnitX”. Itu adalah seperangkat tekstil fungsional yang terintegrasi secara komputasi dengan rajutan digital.

Penggunaan serat aktif dan elektronik dalam desainnya memungkinkan kain garmen dan bahan fabric interior merespon gerakan dan sinar matahari secara dinamis, mengubah penampilannya, dan memberikan pengaturan temperatur.

Soft Wearable Electronic - Karya Penelitian Irmandy Wicaksono di MIT
Soft Wearable Electronic – Karya Penelitian Irmandy Wicaksono di MIT

Pria Indonesia yang lahir di Brimingham, Inggris pada tahun 1993 tersebut pernah bersekolah di SMA Labschool Jakarta. Kemudian menempuh pendidikan S1 di Universitas Southampton, Inggris (2011-2014) jurusan Teknik Elektronika.

Pada 2014-2016, Dia melanjutkan S2 di Eidgenössische Technische Hochschule Zürich, Jerman, di bidang Electronics and Photonics untuk gelar M.Sc. Irmandy kemudian mengambil S2 lagi di MIT (2016-2017) dibidang Media Arts & Science. Kini dia menempuh program doctoral untuk gelar Ph.D di MIT pada bidang yang sama.

Irmandy Wicaksono saat berpartisipasi memperkenal budaya Indonesia di Luar Negeri
Irmandy Wicaksono saat berpartisipasi memperkenal budaya Indonesia di Luar Negeri

Selama berkuliah di Inggris, pemuda genius yang hobi mengoleksi gadget canggih ini pernah bekerja sebagai Aplication Engineer di Atmel Corporation, Perusahaan produsen microchip untuk berbagai aplikasi elektronik, termasuk otomotif. Lebih lengkap, profilenya bisa dilihat pada halaman jejaring LinkedIn Irmandy Wicaksono.

Yayan Abdhi

Yayan Abdhi

"Pecinta otomotif yang lebih suka menulis, ketimbang berbicara di depan kamera. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Dukung saya untuk terus menulis artikel-artikel bermamfaat dengan membagikan artikel ini di akun media sosial Sobat."

Tulis Komentar