Berapa Kecepatan Mengemudi Ideal untuk Hemat BBM pada tiap Tipe Jalan?

CaruserMagz.com – Kehematan konsumsi bahan bakar menjadi salah satu poin penting bagi kita untuk menentukan pilihan saat membeli mobil. Namun tahukah sobat, bahwa ternyata memiliki mobil yang diklaim hemat bahan bakar saja tidaklah cukup, yang lebih berpengaruh adalah cara kita berkendara.

 
Hal yang paling besar pengaruhnya pada konsumsi bahan bakar adalah kecepatan berkendara. Sehingga mengetahui kecepatan yang tepat pada setiap tipe jalan adalah hal penting bagi sobat yang ingin menghemat bahan bakar.

 
Hasil penelitian ahli otomotif mengumumkan fakta bahwa cara berkendara yang tepat pada setiap kondisi jalan, dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar secara signifikan hingga 30%.

 
Berikut ini beberapa saran kecepatan ideal mengemudi untuk menghemat konsumsi bahan bakar sekaligus mengurangi emisi carbon.

 

1. Di Jalan Mulus

 
Menurut ahli, kecepatan ideal dimana konsumsi bahan bakar paling hemat di jalanan mulus adalah pada rentang 55 – 60 mil/jam, atau sekitar 88 – 96 km/jam. Ketentuan ini berlaku untuk semua jenis mobil.

 
Konsumsi bbm akan mulai meningkat signifikan setelah melewati kecepatan 60 mph (96 km/jam). Peningkatan signifikan akan bertambah setiap kecepatan mobil sobat bertambah 5 mph (8 km/jam). Di atas kecepatan 80 mph (130 km/jam) konsumsi bbm adalah yang terburuk, figur kehematan bbm tidak berlaku lagi.

 
Hal tersebut terjadi, karena pada kecepatan di bawah 55 mph kerja mesin masih terbebani oleh bobot mobil. Sedangkan pada kecepatan di atas 60 mph, tahanan udara pada body mobil dan jalan pada roda mulai berperan untuk meminta konsumsi bahan bakar yang berlebih.

 

2. Di Jalan Bergelombang atau Kasar

 
Pada jalanan yang secara stabil bergelombang, kecepatan ideal untuk menghemat bbm adalah 15 – 20 mph atau sekitar 25 – 30 km/jam. Hal yang terpenting adalah menjaga kecepatan stabil pada rentang itu, karena apabila sobat berkendara dengan sering menambah dan mengurangi kecepatan, maka konsumsi bahan bakar akan boros.

 
Memang tidak akan sehemat di jalanan mulus, namun dibanding berkendara dengan kecepatan tidak konstan, menjaga kecepatan pada rentang tersebut adalah kondisi paling optimum untuk menghemat bbm.

 
Berbeda halnya jika kondisi gelombang tidak stabil dan banyak gelombang besar. Maka hal yang lebih penting untuk mendapat perhatian adalah keselamatan berkendara. Misalnya kondisi jalan di Indonesia yang banyak lubang, baik lubang yang terjadi karena kerusakan, atau karena jalan sedang dalam perbaikan.

 
Baca juga:

 

Tips Berkendara Hemat BBM terkait Kecepatan

 
Ikutilah saran kecepatan pada kondisi jalan seperti dijelaskan di atas. Kemudian usahakanlah untuk berkendara dengan kecepatan konstan dan tidak agresif. Maka konsumsi bahan bakar mobil sobat akan mencapai kondisi paling hemat.

 
Cara mengemudi yang agresif, sering berganti sisi jalan, zig-zag dan sering menambah kecepatan lalu mengerem mendadak, adalah cara berkendara yang akan menghancurkan efisiensi bahan bakar.

 
Pada dasarnya ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi efisiensi bahan bakar yang harus diperhatikan. Misalnya pemilihan gigi transmisi yang tepat pada mobil manual, tekanan udara pada ban, kondisi mesin dan lain sebagainya.

 
Salam Otomotif!

 

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it.”

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Tulis Komentar