Bolehkah Telat Ganti Oli Mesin mobil? Ini Batas Toleransinya

Bolehkah Telat ganti oli mesin mobil

CaruserMagz.comBolehkah Telat Ganti Oli Mesin? – Ganti oli mesin adalah ritual paling rutin yang harus dilaksanakan oleh setiap pemilik mobil. apalagi untuk mobil yang sering dipakai baik jarak dekat maupun jarak jauh.

Sering telat ganti oli atau dengan sengaja menunda mengganti oli akan berdampak buruk pada mesin mobil. Namun saat ada wabah penyakit seperti Covid-19 yang menyebabkan pergerakan masyarakat dibatasi, tentu banyak pemilik mobil yang lupa, tidak sempat atau bahkan terhalang mengganti oli mobilnya.

Beberapa sebab telat ganti oli mesin mobil, antara lain:

  • Faktor lupa.
  • Ketidak tahuan tentang adanya batas kemampuan kerja oli.
  • Sengaja menunda dengan pertimbangan ekonomi.

Lalu, bolehkah telat ganti oli mesin mobil?

Pertanyaan tersebut mungkin jadi pertanyaan yang penting diketahui jawabannya oleh pemilik mobil yang terhalang untuk bisa mengganti oli mobil sesuai jadwal semestinya, karena pembatasan oleh Pemerintah semisal PSBB atau PPKM.

Beberapa indikasi ini bisa jadi acuan untuk segera mengganti oli mesin jika sudah tercapai, walau mobil jarang dipakai:

  1. Usia pakai oli sudah 6 bulan sejak diganti – Mengingat oli adalah zat organik yang memiliki kemampuan terbatas terkait usia pakainya. Jadi paling telat, waktu penggantian oli adalah 6 bulan.
  2. Jarak tempuh sudah 10.000 km – jika terpaksa telat ganti oli hingga melebihi takaran km yang disebutkan dalam spesifikasi oli, maka sebaiknya segera ganti oli jika mobil telah menempuh jarak 10.000 km sejak oli diganti.

Baca: Akibat Sering Telat Ganti Oli Mesin Mobil, Apa Pengaruh Buruknya pada Mesin

Fungsi Oli Mesin pada Mobil sangat Fital
Fungsi Oli Mesin pada Mobil sangat Fital

Fungsi Penting Oli pada Mesin

Namun sebaiknya pemilik mobil tetap berusaha untuk tidak telat mengganti oli mesin, karena fungsi oli sangatlah penting bagi keawetan mesin mobil, yaitu antara lain:

Menjaga suhu mesin – Oli yang buruk akan mengakibatkan gesekan berlebihan antar komponen logam mesin, sehingga terjadi overheat berlebihan. Jika itu terjadi maka mesin akan lebih cepat rusak, pembakaran tidak sempurna dan bahkan berpotensi terjadi kebakaran di ruang mesin.

Membantu hemat bahan bakar mobil – Oli yang baik akan membantu mesin bekerja dengan baik pula dan putaran mesin jadi lebih ringan.

Komponen mesin lebih awet – Jika seluruh bagian dalam terlumasi dengan baik, mesin akan lebih awet dan kondisinya terjaga dalam kemampuan kinerja yang baik pula.

Harga jual kembali yang tinggi – Dalam jangka panjang, kondisi mesin yang baik karena penggantian oli mesin yang teratur akan memberi value tinggi pada nilai jual kembali saat akan dijual sebagai mobil bekas.

Tulis Komentar