9 Tips Jaga Kebersihan Interior Mobil dari Noda dan Bau Apeg

CaruserMagz.com – Secantik apapun tampilan luar mobil sobat, itu akan lebih banyak dinikmati mata orang lain yang melihat mobil saat berjalan, itupun jika mereka peduli, karena kebanyakan orang melihat mobil hanya seperti benda bergerak yang seolah tidak ada manusia di dalamnya. Sedangkan hal yang sejatinya penting sobat perhatikan sebagai pengguna mobil adalah kenyaman interior, karena disanalah kita menikmati perjalanan.

 

Bukan hanya nyaman, kabin mobil perlu juga mendukung kesehatan penumpangnya. Untuk itu sangat penting interior mobil tertata rapi, senantiasa bersih, tidak bau apeg atau semerbak aroma asap rokok.

 

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencegah agar kotoran atau bau apeg tidak melekat menjadi masalah permanen. Setelah melakukan segala hal untuk mencegah kotornya interior mobil, selanjutnya adalah membersihkan interior secara rutin karena kotoran pasti masuk ke kabin mobil baik dari alas kaki maupun dari sisa makanan.

 

Berikut kami rangkumkan beberapa tips untuk menjaga kebersihan interior mobil:

 

TIPS PENCEGAHAN

 

1. Pasang Cover Jok Permanen

 

Jika sobat punya budget yang lebih, ada baiknya pasang cover jok kulit atau kulit sintesis yang permanen. Hal ini untuk mencegah kotoran menempel pada kain pembalut jok bawaan mobil, khususnya kotoran dari sisa makanan yang basah seperti es-cream, coklat dan lain sebagainya.

 

Kami menyarankan agar sobat tidak menggunakan sarung jok, karena sarung jok masih ada celah-celah yang bisa dimasuki debu atau kotoran sisa makanan yang selanjutnya terakumulasi karena tertutup oleh sarung jok tersebut. Hal ini akan menyebabkan bau tidak sedap dan bisa menjadikan kotoran tersebut menempel secara permanen karena lama tidak diangkat.

 

2. Gunakan Karpet Plastik/Karet

 

Karpet plastic dapat mencegah menempelnya lumpur atau tanah yang basah secara permanen pada bagian lantai mobil. Dengan karpet plastic atau karet, kotoran juga lebih muda dibersihkan, bahkan karpetnya mudah dicuci dengan sabun dan disikat di luar mobil lalu dikeringkan.

 

Jika menggunakan karpet dari bahan wol, memang terasa nyaman tapi cenderung untuk mengikat kotoran secara permanen. Pasir dan debu juga mudah terperangkap diantara serat bahannya. Memang bisa dibersihkan, tetap sulit membersihkannya secara tuntas dan dalam waktu yang lama kotoran bisa terakumulasi bahkan menimbulkan bau yang tidak sedap.

 

3. Jangan Pernah Merokok di dalam Mobil

 

Bagi perokok memang tersiksa jika menyetir mobil tanpa menghisap rokok. Tapi perlu sobat ketahui asap rokok mengandung material padat seperti nikotin, jelaga dan lain sebagainya. Bahan-bahan tersebut akan lengket secara permanen di interior mobil khususnya flapon dan jok kursi.

 

Sekecil apapun kandungan asap rokok akan meninggalkan aroma rokok yang tidak sedap. Dalam waktu lama, akumulasi yang banyak menyebabkan bau apeg menjadi aroma permanen interior mobil sobat.

 

Asal sobat tahu, bau rokok pada interior mobil juga akan sangat menurunkan nilai jual mobil sobat saat akan dijual sebagai mobil bekas. Apalagi jika sudah akut, aroma rokok menyelimuti seluruh bagian interior, maka bau tersebut tidak akan hilang kecuali bahan interiornya diganti. Hal tersebut tentunya akan diperhitungkan oleh pembeli mobil sobat.

 

Selain bau yang tidak sedap, keberadaan asap rokok sangat membahayakan kesehatan penumpang lain, khususnya anggota keluarga sobat yang bukan perokok yang dalam istilah kesehatan disebut “Perokok Pasif“. Apalagi dalam kondisi AC dihidupkan, bahaya asap rokok menjadi lebih berbahaya. Maka yang terbaik adalah berusaha menghilangkan kebiasaan merokok secara permanen.

 

4. Jangan Gunakan Pewangi Berbahan Gel

 

Pewangi ruang kabin sudah menjadi menu wajib bagi pemilik mobil, namun kami sarankan agar sobat tidak memilih pewangi berbahan gel (jelly) atau bahan berbasis benda padat lainnya.

 

Dari sharing pengalaman berbagai pengguna pewangi mobil di forum otomotif seperti kaskus, banyak pengguna mobil yang mendapati interior mobilnya berbau apeg yang tidak hilang-hilang walau sudah dibersihkan. Setelah dicek, ternyata bau tersebut berasal dari exhaust AC yang ketika dibuka sudah dibalut benda seperti lendir dan berbau sangat mengerikan.

 

Lendir tersebut berasal dari pewangi gel yang melayang ke kabin kemudian sebagian kecil mengendap di exhaust AC, dalam waktu lama bahan tersebut terakumulasi dan lengket. Entah bagaimana penjelasan ilmiyahnya, namun pada kenyataannya hal ini dialami banyak pengguna pewangi mobil yang berbahan gel.

 

5. Siapkan Kotak Sampah

 

Dalam perjalanan yang cukup jauh, terkadang makanan kecil menjadi wajib untuk menghilangkan kebosanan atau bahkan makanan berat untuk mencegah kelaparan pada perjalanan yang lebih dari 4 jam. Jadi mau tidak mau, sampah akan dihasilkan dari sisa makanan atau kemasannya.

 

Menyediakan tempat sampah adalah pilihan yang bijak, agar sampahnya tidak berserakan di lantai mobil atau berceceran di kursi. Segera buang sampah ke tempat sampah setelah perjalanan selesai dan jangan buang sampah sembarang saat masih dalam perjalanan, karena itu perilaku buruk.

 

 

TIPS MEMBERSIHKAN

 

6. Segera Bersihkan setelah Melakukan Perjalanan

 

Jangan tunda membersihkan kabin mobil sobat setelah perjalanan, paling tidak jangan lebih dari 1x24jam, agar kotoran tidak lengket secara permanen. Khususnya bagian lantai yang biasanya akan dikotori pasir atau kotoran lain dari alas kaki kita. Jika kita menggunakan mobil secara rutin, maka pembersihan juga harus dilakukan secara rutin.

 

7. Gunakan Vacuum Cleaner

 

Debu dan pasir yang sangat halus akan sulit dibersihkan dengan sapu, kuas atau lap. Dengan vacuum cleaner, semua debu yang paling halus pun akan terhisap. Jika ada kotoran yang terendap dan tidak pernah dibersihkan, makan akan menjadi permanen, dalam waktu yang lama dapat menimbulkan bau yang tidak sedap.

 

8. Sekali-sekali Jemur Mobil

 

Menjemur mobil di cuaca yang terik sekali-sekali diperlukan. Hal ini untuk memanaskan kabin mobil sampai temperatur yang dapat mengeringkan semua kotoran yang lembab seperti lumpur dan sisa makanan basah pada lantai mobil. Dalam keadaan kering, kotoran tersebut akan mudah dibersihkan dan disedot dengan vacuum cleaner.

 

Selain mengeringkan kotoran yang basah, temperatur yang ekstrim di dalam kabin akan membunuh semua mikroorganisme yang tinggal di interior mobil seperti kutu pada jok atau serangga yang masuk ke kabin saat mobil diparkir di tempat yang dingin. Paling tidak, serangga akan berusaha keluar jika dia terperangkap didalam kabin.

 

Mobil yang selalu berada di tempat yang dingin atau lembab akan memicu mudahnya tumbuh jamur baik di interior maupun eksteriornya. Jika interior mobil selalu dingin makan mikroorganisme akan betah disana, beranak pinak dan pastinya menghasilkan kotoran dan bau yang sangat tidak mengenakkan.

 

9. Gunakan Bahan Pembersih Khusus untuk Dashboard dan Doortrim

 

Ada banyak bahan khusus yang dibuat untuk membersihkan bagian interior seperti dashboard, doortrim dan lainnya yang berbahan plastik keras atau lembut. Untuk membersihkan interior sebaiknya menggunakan bahan khusus tersebut, jangan menggunakan detergen, sabun atau bahan minyak karena bahan-bahan tersebut dapat merusak interior mobil.

 

Demikianlah beberapa tips untuk menjaga dan membersihkan interior mobil yang dapat kami sampaikan. Jika sobat punya berbagai tips lain atau saran untuk tulisan kami, silahkan disampaikan pada kolom komentar artikel ini.

 

Salam Otomotif!

 

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it.”

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *