Baru Diluncurkan, Kia EV6 Dipesan 21.000 Unit dalam 24 Jam Pertama

Kia EV6 - Top Right

CaruserMagz.comKia EV6 Dipesan 21.000 Unit di hari pertama – Transformasi mobilitas dari mobil bermesin bakar ke kendaraan listrik sepenuhnya di Korea Selatan nampaknya mengalami peningkatan pesat, seiring dimulainya transformasi dua raksasa otomotif asal negara tersebut ke teknologi EV.

Hal itu terlihat dari antusiasnya masyarakat negara maju ini dalam membeli mobil listrik yang baru diluncurkan. Terbukti dari Kia EV6 dipesan dengan jumlah fantastis saat baru saja diluncurkan dan dibuka keran booking-nya.

Dalam waktu 24 jam pertama sejak dibuka pemesanan, mobil listrik murni Kia EV6 dipesan lebih dari 21.000 unit, melalui pemesanan secara online.

Hal senada terjadi pada EV yang satu platform dengan EV6, yaitu Hyundai Ioniq 5 yang mencatatkan rekor dipesan sebanyak 23.760 unit dalam waktu 24 jam pertama di Korea Selatan sejak bisa direservasi.

Concept 45 - Tampak Depan dan Belakang
Hyundai Ioniq 5 – Tampak Depan dan Belakang

Hyundai Ioniq 5 dan Kia EV6 memang mendulang popularitas yang sangat bagus di seluruh dunia, khususnya di Korea Selatan dan Eropa.

Saat peluncuran Hyundai Ioniq 5, Hyundai Eropa mencatat bahwa pihaknya menerima 236.000 pertanyaan online dari masyarakat Eropa mengenai mobil ini. Hal itu disebut juga terjadi untuk Kia EV6.

Pemesanan mobil listrik asal Korea Selatan tersebut diperkirakan akan meledak di Eropa, karena masyarakat Eropa lebih dahulu menyambut era EV dengan sangat antusias.

Kia EV6 - Rear Left
Kia EV6 – Rear Left

Konsumen Eropa baru bisa memesan Kia EV6 pada bulan Mei, dengan target pengiriman pertama pada September 2021. Untuk membooking reservasi, konsumen harus membayar uang booknig sebesar €100 atau $118 (sekitar Rp 1,65 juta).

Mobil listrik pertama sebagai perwujudan transformasi Kia ini ditawarkan dalam 3 tipe, yaitu varian standar atau entry-level, GT-line dan GT. Kia EV6 GT adalah mobil listrik yang berforma layaknya supercar.

Pelanggan yang membeli Kia EV6 dan Hyundai Ioniq 5 di Eropa sebelum 31 Desember 2021 dijanjikan akan mendapat akses gratis selama setahun ke jaringan pengisian daya yang disediakan perusahaan, yaitu sebanyak 210.000 titik di seluruh Eropa.

Belum ada kabar kapan mobil EV canggih ini akan mengaspal di negara-negara lain di Asia, semisal China dan wilayah Asia Tenggara. Amerika pun belum mendapat update tentang peluncuran mobil EV tersebut disana.

Kemungkinan kedua mobil EV tersebut bukanlah mobil yang tergolong murah, berkat teknologi otonom level-1 yang sudah disematkan dan kapasitas powertrain yang besar hingga bisa menempuh lebih dari 500 km dari kondisi betarai penuh.

Namun secara banderol harga, dikabarkan bahwa baik Ioniq 5 maupun EV6 akan jauh lebih murah dibanding Tesla Model 3 atau Model Y.

Tulis Komentar