Alasan Warna Lampu Sein Harus Orange dan Mengapa Tidak Boleh Diganti

Alasan Mengapa Warna Lampu Sein harus Orange

Alasan warna lampu sein harus orange atau kuning tua dan berkedip-kedip saat diaktifkan. Mengapa warna lampu mobil tidak boleh diganti warna lain?

CaruserMagz.com – Warna lampu-lampu kendaraan seperti mobil dan motor ditetapkan dengan standar tertentu, dan berlaku secara global serta diatur dalam undang-undang lalu-lintas di tiap negara. Sehingga hal tersebut ditaati oleh setiap pabrikan otomotif di seluruh dunia.

Ada 3 warna umum yang biasa kita lihat pada kendaraan saat ini, yaitu warna putih terang pada lampu utama, merah menyala pada lampu rem dan lampu belakang, dan lampu warna orange untuk sein atau lampu berbelok. Lampu terang kekuningan juga masih kita jumpai untuk lampu utama pada mobil-mobil lama atau varian murah.

Mungkin banyak yang bertanya, mengapa warna-warna tersebut harus diatur sedemikian rupa, bagaimana jika kita mengganti warna beberapa lampu agar mobil terlihat lebih keren, misalnya mengganti warna lampu turning tersebut jadi biru, lampu rem jadi ungu atau lampu utama jadi pink.

Ternyata itu dilarang oleh pemerintah setiap negara di dunia, karena terkait keselamatan berkendara. Khusus untuk lampu sein, mengapa harus warna orange? Padahal mungkin ada banyak orang yang tidak suka melihat warna ini pada mobil, semisal karena terkesan jadul atau kurang modern.

Berikut daftar alasan warna lampu sein harus orange:

Mengapa Lampu Sein Tidak Boleh Diganti Warna
Mengapa Lampu Sein Tidak Boleh Diganti Warna

Pembeda Warna Lampu Sein yang Jelas

Sebelum ada standar warna pada lampu sein, banyak mobil menggunakan lampu berbelok yang sewarna dengan lampu utama, bedanya hanya berkedip-kedip. Ternyata itu menghasilkan ambiguitas, atau ketidakjelasan apakah yang hidup lampu sein atau lampu utama.

Spektrum Warna Paling Cepat Ditangkap Mata

Warna yang paling cepat ditangkap mata adalah warna merah dan orange, karena spektrum warnanya paling kuat. Itulah mengapa kedua warna tersebut dipilih untuk lampu yang terkait dengan fitur keselamatan.

Lampu merah adalah yang terkuat sehingga dipilih jadi warna untuk lampu rem dan orange memiliki spektrum yang mirip dengan merah, namun paling mudah dibedakan dari warna merah.

Keterlihatan di Siang Hari

Lampu sein dengan warna selain orange mungkin tidak masalah dalam hal keterlihatan di malam hari, karena berfungsi dengan berkedip-kedip.

Namun di siang hari, warna selain orange semisal biru muda, putih atau kuning terang akan menghasilkan ambiguitas karena kedip-kedipnya tidak dapat terlihat. Biasanya baru akan terlihat ketika sudah sangat dekat dan itu akan terlambat untuk mengambil tindakan penyelamatan.

Keseragaman untuk Reflek yang Tepat

Warna lampu diatur dengan undang-undang lalu lintas agar diseragamkan. Keserangaman sangat penting untuk lampu-lampu yang terkait dengan fitur keselamatan berkendara.

Lampu-lampu pada kendaraan merupakan isyarat sebagai bahasa yang disepakati seluruh pengguna jalan. Bahasa isyarat tersebut menciptakan pengertian yang sama pada setiap pengendara, hingga menimbulkan reflek yang tepat.

Misalnya ketika seseorang melihat lampu sein mobil di depannya ke arah kanan, maka ada kemungkinan mobil tersebut akan berbelok ke kanan atau mendahului kendaraan lain di depannya. Itu artinya pengemudi di belakangnya akan reflek untuk tidak mendahului kendaraan tersebut.

Begitupun saat melihat lampu merah menyala, maka pengemudi di belakang akan reflek mengurangi kecepatan atau berhenti jika sudah sangat dekat. Reflek demikian akan kacau jika ada pemilik mobil yang mengganti warna lampu-lampu mobilnya secara sembarangan.

Baca juga:

Tulis Komentar