10 Keluhan Pengguna Xpander, Penyebab Masalah dan Solusi

CaruserMagz.com – Mitsubishi Xpander dianggap antitesis dari Toyota Avanza yang sudah terlalu lama di puncak singgasana Mobil terlaris Indonesia, sehingga  Xpander mendadak laris manis sejak awal kehadirannya. Namun ternyata LMPV ini bukanlah mobil yang benar-benar sempurna, karena keluhan pengguna Xpander mulai berdatangan dan mulai menimbulkan keraguan pada calom pembeli.

 
Setelah kurang lebih setahun mengaspal di Indonesia, beberapa masalah pada Mitsubishi Xpander mulai meresahkan pemiliknya. Bahkan beberapa diantaranya terjadi cukup masif, hingga dianggap penyakit akut Xpander.

 
Keluhan pengguna Xpander banyak disampaikan di grup media sosial pemilik Xpander, lalu dengan cepat menjadi berita nasional di berbagai media mainstream.

 
Pihak Mitsubishi Indonesia sepertinya cukup keteteran menanggapi masalah ini, karena informasi negatif sangat cepat tersebar di era digital sekarang ini. Berikut daftar permasalahan yang dikeluhkan pemilik Xpander hingga akhir tahun 2018:

 

1. Idle up (Rpm Mesin tidak Stabil)

Masalah yang paling banyak dikeluhkan adalah rpm mesin yang tidak stabil pada kondisi mobil tidak berjalan (idle). Masalah ini disebut “idle up” dan dianggap sebagai penyakit terparah Xpander yang paling membuat banyak pemilik Xpander kecewa, emosi dan khawatir berpotensi menjadi makin parah, karena terkait mesin.

 
Menurut PT MMKSI, masalah tersebut tidak perlu dikhawatirkan secara berlebihan, karena sejatinya bukan karena masalah fatal pada mesin, tapi lebih karena setting awal ECU yang kurang pas, terkait putaran mesin untuk mempertahankan kenyamanan kabin, yaitu untuk mempertahankan putaran kompresor AC.

 
Hal itu dikonfirmasi juga oleh brand ambassador Mitsubishi, Rifat Sungkar. Bahwa masalah itu bukan karena masalah fatal pada mesin Xpander.

 
Solusinya, pihak MMKSI menyediakan perangkat lunak untuk memperbaiki setting ECU tersebut. Jadi pemilik Xpander yang mengalami idle up, bisa membawa mobilnya ke bengkel resmi, lalu pihak Mitsubishi akan set ulang ECU hingga masalah idle up tersebut teratasi.

 

Loading...

2. Suspensi Bocor

Masalah kedua yang cukup banyak dikeluhkan adalah shockbreaker yang bocor. Hal tersebut terlihat dari rembesan oli pada shockbreaker. Akibat dari masalah ini adalah suspensi yang jadi tidak seimbang, dan kenyamanan berkurang secara drastis.

 
Solusi dari permasalahan ini, pihak Mitsubishi akan mengganti suspensi yang bocor secara cuma-cuma, karena tentunya komponen tersebut termasuk item yang digaransi. Pemilik Xpander tinggal membawa mobilnya ke bengkel resmi.

 

3. Mobil Nyelonong saat Lepas Rem

Beberapa pengguna mengeluhkan mobil yang seperti nyelonong saat posisi stop and go, yaitu saat transmisi di D, kemudian pedal rem diangkat mobil seperti melonjak ke depan dan membuat panik pengemudi. Padahal seharusnya pada mobil matic, saat rem dilepas mobil berjalan dengan pelan.

 
Kondisi ini sangat berbahaya pada pengemudi pemula jika terjebak macet yang padat. Masalah ini ada kaitannya dengan “idle up”, yaitu sebagai salah satu risiko yang diakibatkannya. Jadi karena rpm mesin tidak stabil dalam kondisi mobil diam.

 

4. Roda Depan Tidak Seimbang

Beberapa pemilik Xpander mengeluhkan roda depan jadi seperti kempes sebelah atau tidak seimbang, sehingga mengurangi rasa percaya diri saat mengemudi, padahal berkali-kali dicek tekanan ban sudah sama antara kiri dan kanan. Hal tersebut bisa jadi ada hubunganya dengan shockbreaker yang bocor.

Kemungkinan lain penyebab masalah tersebut adalah pada komponen kaki-kaki seperti bushing arm, lower arm, ball joint dan lain sebagainya. Sebaiknya pemilik Xpander melaporkan masalahnya pada bengkel resmi agar diatasi hingga tuntas.

 

5. Jok Mudah Kotor

Hal ini telah kami bahas di artikel tentang kelebihan dan kekurangan Mitsubishi Xpander. Bahan fabric jok kursi Xpander adalah tipe yang mudah menyerap kotoran, sedangkan warnanya adalah beige yang cerah. Alhasil jok tersebut gampang terlihat kumuh dalam hitungan bulan saja sejak dibeli, apalagi jika pemiliknya tidak rajin membersihkan.

 
Menurut kami, rajin dibersihkan pun tetap saja warna dan bahan fabric bawaan Xpander tersebut akan terlihat kumal. Kami melihat sendiri interior Xpander display yang terlihat kumuh saat dipajang di beberapa Mall.

 
Solusi terbaik dari masalah ini tentunya adalah mengganti pembalut jok dengan kulit secara permanen, sehingga lebih mudah dibersihkan dan tidak gampang menyerap kotoran.

 

6. Lampu Utama Kurang Terang

Lampu utama Mitsubishi Xpander masih berupa lampu halogen biasa. Banyak pemilik Low MPV ini mengeluhkan cahayanya yang redup saat dikendarai malam hari, sehingga mengurangi rasa percaya diri untuk memacu mobil.

 
Solusi dari masalah ini tidak lain adalah mengganti lampu dengan yang lebih terang. Sebaiknya dengan LED Projektor atau HID yang punya intensitas cahaya lebih baik.

 

7. Informasi Konsumsi bbm MID Tidak Akurat

Ada pemilik Xpander yang melakukan uji coba dengan membandingkan angka hasil pengukuran MID terhadap konsumsi bbm vs pengukuran dengan cara full-to-full. Hasilnya terdapat selisih cukup signifikan yang menunjukkan pengukuran MID tidak akurat, yaitu terlihat lebih irit dari sebenarnya.

 

8. Kaca Bergetar saat dibuka-tutup

Ada pengguna Xpander yang mengeluhkan kaca di pintu depan kiri dan kanan bergetar cukup kuat saat dinaik-turunkan. Belum ada klarifikasi dari Mitsubishi mengenai masalah ini, apakah merupakan masalah yang masif atau hanya pada sedikit pengguna saja.

 
Namun faktanya ada pengguna yang mengeluhkan masalah tersebut. Sehingga seharusnya menjadi tanggungjawab bengkel resmi. Solusi dari masalah ini tentu pengguna Xpander harus membawa mobilnya ke bengkel resmi untuk diperbaiki hingga tuntas.

 

9. Cat Body dan Bumper Belang

Tidak sedikit pemilik Xpander yang mengeluhkan warna cat yang nampak belang antara bagian body mobil vs bumpernya. Beberapa pengguna memaklumi dengan alasan karena perbedaan bahan logam dan plastik berperan disana.

 
Namun jika berkaca pada mobil lain, masalah seperti ini tidak banyak tejadi. Sepertinya ada permasalahan dengan kualitas penggecatan, atau juga karena pemesanan yang membludak membuat Mitsubishi kurang memperhatikan quality control. Kita hanya bisa berasumsi dan belum ada tanggapan resmi dari MMKSI mengenai hal tersebut.

 

10. Wiper Depan Bersuara Tak Normal

Ada juga keluhan pengguna Xpander terkait suara yang dihasilkan wiper depan saat diaktifkan. Suara tersebut terdengar tidak normal dan terlalu brisik. Namun masalah ini tidak banyak dialami pemilik Xpander lainnya. Mungkin pemilik yang bersangkutan terkena apes, mendapatkan mobilnya mengalami cacat produksi pada bagian tersebut.

 
Baca juga: Pilih Xpander atau Honda BR-V?

 
Demikianlah informasi mengenai keluhan pengguna Xpander yang kami himpun dari berbagai sumber, yaitu dari sosial media, curhat youtuber yang memiliki Xpander dan berita di beberapa media mainstream.

 
Bagaimana dengan sobat yang berminat membeli Xpander? Masih yakin mau beli Xpander? Menurut kami, jika sudah berminat sebaiknya beli saja, karena masalah-masalah di atas tidak begitu signifikan dan semua sudah ada solusinya dari bengkel resmi Mitsubishi.

 
Dari segi fitur, tampilan eksterior, kelegaan kabin dan kenyamanan, Xpander adalah LMPV terbaik di kelasnya untuk saat ini. Semoga informasi ini bermamfaat bagi sobat pembaca. Jangan segan untuk berkomentar jika sobat punya informasi tambahan atau ingin curhat di kolom diskusi.

 
Salam Otomotif!

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:
Loading...

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Tulis Komentar