BLOG INI DIJUAL (SILAHKAN DITAWAR) HUBUNGI: 0813 7752 5527

Daftar Mobil Toyota Kena Recall di Indonesia: Masalah, Jumlah, Tahun Keluaran dan Perbaikan

Daftar Mobil Toyota Kena Recall di Indonesia - Model-Keluaran-masalah

Share

CaruserMagz.com – Jika Anda adalah pemilik mobil Toyota, apalagi bagi kalian yang membeli mobil Toyota sebagai mobil bekas, ada baiknya memastikan apakah mobil yang Anda beli termasuk dalam daftar mobil Toyota kena recall atau tidak.

Jika telah dipastikan mobil Anda termasuk model yang kena recall, selanjutnya Anda harus memastikan apakah mobil yang dibeli sebagai mobil bekas sudah memenuhi panggilan recall untuk diperbaiki atau diganti komponen yang bermasalah.

Hal ini penting untuk memastikan tidak akan ada potensi masalah pada mobil Anda, apalagi yang terkait dengan keselamatan berkendara.

Mengambil dari situs resmi Toyota Indonesia yang memuat laman khusus untuk kampanye recall-nya, yaitu “Special Services Campaign Lookup“, kami rangkumkan daftar mobil Toyota yang kena Recall di Indonesia berdasarkan masalahnya, sebagai berikut:

Alphard - mobil Toyota paling sering kena Recall di Indonesia
Alphard – mobil Toyota paling sering kena Recall di Indonesia

Masalah Inflator Airbag

  • Mobil kena Recall: Alphard, NAV1, Corolla (sedan), Yaris, Vios 
  • Tahun Produksi: 2001 s/d 2014.
  • Total Jumlah Kendaraan kena recall: 117.117 Unit.
  • Detil Masalah: Inflator Airbag Penumpang depan tidak berfungsi dengan baik.
  • Perbaikan: Penggantian Inflator Airbag.

Masalah Sensor Airbag

  • Mobil kena Recall: Alphard, Vellfire, Corolla, Innova, Hilux, Fortuner.
  • Tahun Produksi: May 2015-Jan 2016
  • Total Jumlah Kendaraan kena recall: 24.662 Unit.
  • Detil Masalah: Potensi malfungsi pada sensor Airbag. Jika terjadi malfungsi pada sensor Airbag, maka indicator Airbag akan menyala (ON) dan sensor Airbag berpotensi tidak bekerja sebagaimana semestinya.
  • Perbaikan: Pemeriksaan Airbag sensor, jika ditemukan malfungsi, akan lakukan penggantian Airbag sensor.

Masalah ECU terkait Rem Parkir

  • Mobil kena Recall: Toyota Alphard
  • Tahun Produksi: Dec 2014-Feb 2018
  • Total Jumlah Kendaraan kena recall: 10.922 Unit.
  • Detil Masalah: Potensi malfungsi pada ECU Parking Brake. Jika terjadi malfungsi pada ECU Parking Brake, maka indicator akan menyala (ON) meskipun tombol rem parkir tidak dioperasikan dan rem parkir berpotensi tidak bekerja sebagaimana semestinya.
  • Perbaikan:  Pemeriksaan pada software EPB, jika ditemukan belum update, akan dilakukan update software pada ECU.

Masalah Airbag Samping (CSA)

  • Mobil kena Recall: Toyota Rush
  • Tahun Produksi: Tidak dinyatakan.
  • Total Jumlah Kendaraan kena recall: 96.300 Unit (total secara global).
  • Detil Masalah: Potensi mengembangnya Airbag samping secara tidak disengaja saat roda belakang kendaraan melewati lubang dikarenakan pemograman komputer Airbag yang tidak sesuai.
  • Perbaikan: Penggantian komputer airbag.

Masalah Reclining Seat

  • Mobil kena Recall: Toyota Voxy
  • Tahun Produksi: 2017 – 2018
  • Total Jumlah Kendaraan kena recall: Tidak dinyatakan.
  • Detil Masalah: Potensi terlepasnya Seat Lock Reclining Spring dari dudukannya seiring dengan pemakaian dikarenakan bentuk penahan pegas yang kurang sesuai, sehingga dapat meningkatkan resiko keamanan.
  • Perbaikan: pemeriksaan dan penggantian Seat Lock Reclining Spring.

Masalah Seat Belt

  • Mobil kena Recall: Toyota Alphard
  • Tahun Produksi: Agustus-September 2019
  • Total Jumlah Kendaraan kena recall: 305 Unit.
  • Detil Masalah: Potensi malfungsi pada seat belt dikarenakan mekanisme penguncian yang kurang sempurna. Hal ini dapat menyebabkan penumpang tidak dapat ditahan dengan benar dalam kecelakaan tertentu, sehingga dapat meningkatkan resiko cidera.
  • Perbaikan: Pemeriksaan / Penggantin Seat Belt.

Masalah Pompa Bahan Bakar

  • Mobil kena Recall:  Alphard, C-HR, Innova, Camry, Fortune, Avanza, Hilux, Rush, Corolla, FJ Cruiser, Voxy.
  • Tahun Produksi: 2013 – 2019
  • Total Jumlah Kendaraan kena recall: 286.090 Unit.
  • Detil Masalah: potensi mekanisme dari baling-baling rotor pompa bahan bakar bisa berubah bentuk seiring waktu, dapat menyebabkan pompa bahan bakar tidak beroperasi, sehingga mesin menjadi kasar/tidak bisa berputar (mati) dalam kecepatan rendah. Dan pada situasi yang jarang terjadi mesin dapat mati saat berkendara pada kecepatan tinggi hal ini dapat berpotensi meningkatkan resiko kecelakaan.
  • Perbaikan: Penggantian Fuel Pump.

Masalah Vacuum Hose (Terkait Rem)

  • Mobil kena Recall: Toyota Innova & Fortuner
  • Tahun Produksi: Periode produksi 16 – 28 Agustus 2019
  • Total Jumlah Kendaraan kena recall: 1.633 Unit.
  • Detil Masalah: Potensi malfungsi pada vacuum hose dikarenakan proses vulkanisasi mesin yang kurang tepat, serta daya tahan selang yang mungkin tidak cukup. Jika kendaraan digunakan terus menerus, selang dapat berubah bentuk, dan dalam kasus terburuk, dukungan kepada sistem pengereman dapat hilang sehingga diperlukan upaya peningkatan penginjakan pedal rem untuk menghentikan kendaraan dan peningkatan toleransi jarak sebelum kendaraan dapat berhenti
  • Perbaikan: Penggantian vacuum hose.

Masalah Brake Booster (Terkait Rem)

  • Mobil kena Recall:  Toyota Hilux
  • Tahun Produksi: Juni – Desember 2018
  • Total Jumlah Kendaraan kena recall: 3.540 Unit.
  • Detil Masalah: potensi malfungsi dari Booster Rem seiring dengan waktu pemakaian yang dapat mempengaruhi kinerja rem. Dalam kasus terburuk, dapat menyebabkan hilangnya dukungan kepada sistem pengereman sehingga diperlukan upaya lebih dalam penginjakan pedal rem untuk menghentikan kendaraan, serta meningkatnya toleransi jarak sebelum kendaraan dapat berhenti.
  • Perbaikan: Penggantian komponen Brake Booster (Jika hasil pemeriksaan NG).

Masalah Fender Apron Depan (Dudukan Shock Breaker)

  • Mobil kena Recall:  Toyota Raize
  • Tahun Produksi: November 2020 s/d Oktober 2021
  • Total Jumlah Kendaraan kena recall: 14.777 Unit.
  • Detil Masalah: adanya proses pengelasan pada sambungan fender apron bagian depan yang kurang sempurna, sehingga ada kemungkinan bagian sambungan menjadi tidak kuat. Sehingga ketika melewati jalan yang berlubang dengan kecepatan tinggi, bagian yang dilas dapat terlepas atau dalam suatu kondisi fatal dapat membuat kontrol kendaraan menjadi sulit dikendalikan.
  • Perbaikan: Penambahan titik pengelasan pada dudukan shock absorber.

Baca: Toyota Recall Raize, Ini Cara Cek Mobil Anda Apakah Kena Recall!

Masalah lain terkait mobil Toyota, namun tidak ada model yang direcall di Indonesia antara lain ada: Masalah pada Alphard Hybrid, Engine Valve Spring, PWMS, dan Power Steering.

Itulah sederetan masalah dan model Toyota yang kena recall di Indonesia. Untuk lebih jelas, sebaiknya Sobat pemilik mobil Toyota mengecek mobil apakah kena recall atau tidak. Bisa melalui website SSC Toyota, maupun melalui saluran komunikasi lainnya, seperti telpon dan dealer terdekat.

Pengecekan melalui website di link: www.Toyota.astra.co.id/ssc. Pelanggan juga dapat menghubungi Hotline Toyota di 1-500-315 atau melalui Whatsaap Toyota di 0811-1500315.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected!! (Konten ini Dilindungi)