10 Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas Paling Umum

Penyebab kecelakaan lalu lintas

“Penyebab Kecelakaan lalu lintas yang paling umum dan banyak terjadi. Penting diketahui untuk mencegah agar tidak terlibat atau menjadi sebab kecelakaan lalu lintas.”

CaruserMagz.com – Berkendara di jalan raya adalah aktifitas yang mau tidak mau memiliki risiko kecelakaan. Karena selengkap apa pun fitur keselamatan di kendaraan kita, risiko senantiasa mengancam, mengingat aktifitas tersebut melibatkan kecepatan kendaraan yang berbobot besar dan berbahan keras.

Tidak peduli sekecil apapun benturan yang terjadi antar kendaraan, itu selalu berpotensi mencelakakan pengendara dan penumpangnya, karena perpaduan kecepatan dan bobot akan menghasilkan momentum yang tidak kecil.

Ada banyak penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas. Namun dari sekian banyak daftar, ada 10 penyebab paling umum yang perlu diwaspadai dan dihindari, agar kemungkinan selamat dalam setiap perjalanan jadi lebih besar.

Dengan mengetahui beberapa penyebab yang paling banyak mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, khususnya yang disebabkan pengendara mobil dan motor, kita bisa menghindari untuk tidak menjadi penyebab langsung atau paling tidak bisa meminimalisir akibat dari kecelakaan yang tidak dapat dielakkan.

Berikut 10 Besar Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Konvoi Club Motor Honda CB vs Toyota Innova di Tuban
Kecelakaan Lalu Lintas

1. Pengemudi Tidak Fokus (Teralihkan)

Salah satu penyebab paling banyak dari kecelakan mobil adalah keteralihan konsentrasi pengemudi ke jalan oleh gangguan. Misalnya mengemudi sambil texting di smartphone, mengoperasikan layar infotainment touchscreen, mengangkat telepon, hingga bercanda berlebihan dengan penumpang lain, mendengarkan musik keras-keras atau melihat reklame di pinggir jalan.

Pengemudi semestinya memberikan lebih banyak fokus pada jalan di depannya. Aktifitas lain akan mengurangi konsentrasi hingga juga mengurangi tingkat kewaspadaan dan reflek pengemudi pada arak kendaraan.

2. Pengemudi Kurang Pengalaman

Orang yang baru bisa mengemudi atau juga disebut green driver, adalah yang paling banyak mengakibatkan kecelakaan lalu lintas, tak jarang beberapa mengakibatkan kecelakaan parah dengan banyak pengguna jalan sekaligus.

Reflek yang belum baik, emosi yang belum bisa menyesuaikan dengan kondisi mobil, daya ukur terhadap ruang jalan yang belum sempurna, juga kemampuan memperkirakan gerak dan arah kendaraan lain yang belum baik. Semua hal tersebut menyebabkan green driver sangat berpotensi mencelakakan diri sendiri dan orang lain di jalan.

Maka kesabaran dan menjadi sangat berhati-hati adalah cara terbaik mengemudi saat Anda baru bisa menyetir mobil. Jangan bawa kebiasaan mengendarai motor roda dua, saat Anda berada di belakang kemudi mobil.

3. Kelelahan atau Mengantuk

Banyak orang tetap memaksakan diri mengemudi meskipun dia merasa lelah, mengantuk atau kurang sehat. Padahal kondisi tersebut sangat tidak ideal untuk mengemudikan mobil atau kendaraan lainnya.

Badan yang tidak prima akan memiliki daya fokus yang rendah dan reflek yang buruk pada kondisi jalan raya. Banyak kecelakaan terjadi akibat pengemudi mengantuk, terkena serangan jantung, atau menunda istirahat saat di perjalanan jauh.

Baca: Waspadai Microsleep, Penyebab Kecelakaan Pengemudi Jarak Jauh

4. Mengemudi Agresif

Banyak hal memicu orang mengemudi secara agresif, misalnya karena karakter ugal-ugalan, pengaruh alkohol, melampiaskan amarah pada pengemudi lain, bahkan karakter megalomania yang membuatnya merasa paling berkuasa atas jalan.

Pastinya mengemudi secara agresif adalah hal buruk. Karena cepat tidak harus agresif dan menimbulkan ancaman bagi pengguna jalan lain. Hal paling banyak memicu agresivitas adalah amarah yang tidak terkendali.

5. Over Speed (Kebut-kebutan)

Mengemudi terlalu cepat dari seharusnya adalah penyebab utama kecelakaan. Orang yang terbiasa ngebut biasanya menjadi penyebab awal suatu kecelakaan terjadi. Karena dengan kecepatan tinggi, ruang dan waktu untuk menyelamatkan diri dari kondisi celaka jadi makin sedikit.

Kecelakaan Mobil Tabrak Truk Kayu
Kecelakaan Mobil Tabrak Truk Kayu

Baca: Kecelakaan Paling Banyak Menyebabkan Kematian Bukanlah Tabrakan, Tapi Hal Ini!

6. Pengaruh Alkohol atau Obat-obatan

Mengemudi di bawah pengaruh obat-obatan atau alkohol sangat berisiko menjadi penyebab suatu kecelakaan. Karena pengaruh obat-obatan sangat mudah membuat orang berhalusinasi, hilang reflek, atau paling tidak mengantuk.

7. Mengemudi Terlalu Malam

Memaksakan diri mengemudi terlalu malam sangat berisiko, karena di separuh malam terakhir, orang secara alamiah akan lebih cenderung untuk tertidur. Itulan banyak kecelakaan fatal terjadi saat dini hari, karena pengemudi yang mengantuk.

Baca: Cara Menghindari Kantuk saat Mengemudi

8. Tidak Mengenal Kondisi Jalan

Jika kita tidak mengenal kondisi jalan di suatu daerah, maka perlu ekstra hati-hati. Kecepatan harus berada pada level yang kita mampu berhenti dalam jarak dekat jika tiba-tiba kondisi jalan di depan sangat buruk. Lebih baik mengemudi di siang hari, jika Anda tidak memahami kondisi jalan yang akan Anda Lewati.

9. Mengabaikan Aturan Lalu Lintas

Abai terhadap rambu-rambu lalu lintas juga banyak mengakibatkan kecelakaan. Bukan rahasia lagi, banyak orang yang hanya mematuhi aturan dan rambu-rambu lalu lintas saat ada petugas polisi di jalan saja. Jika tidak ada petugas, maka mereka cenderung melanggar. Dalam kondisi tertentu, hal tersebut sangat mungkin mengakibatkan tabrakan dengan kendaraan lain.

10. Kurang Memperhatikan Pemeliharaan Kendaraan

Sebab lainnya adalah cacat pada kendaraan karena pemiliknya abai pada pemeliharaan, atau karena cacat produksi dari pabrikan yang biasanya akan diperbaiki saat kampanye recall atau penarikan kembali.

Namun banyak kecelakaan karena pemilik mobil tidak memperhatikan kendaraannya dengan baik, semisal tekanan ban yang tidak mencukupi, kondisi ban yang sudah botak, rem yang rusak atau pemilik mobil yang tidak memenuhi panggilan recall dari pabrikan.

Baca juga:

Agar Tidak Menjadi Penyebab Kecelakaan Lalu Lintas

Setelah mengetahui 10 penyebab paling umum dari kecelakaan lalu-lintas di jalan raya tersebut, hendaknya kita berusaha menghindarinya agar tidak menjadi penyebab dari suatu kecelakaan yang membahayakan diri sendiri bahkan orang lain.

Jadilah pengemudi yang baik dan tidak ugal-ugalan. Senantiasa lah berpikir untuk selamat dalam perjalanan dan tidak menjadi orang brengsek yang menyulitkan orang lain di jalan raya.

Tulis Komentar