Toyota Suntik Mati Etios Valco, Tak Laris karena Kalah Bersaing?

CaruserMagz.com – Toyota akan hentikan produksi Etios Valco mulai Desember 2016. Executive GM Vehicle Sales Planning TAM, Fransiscus Soerjopranoto mengkonfirmasi langsung mengenai rencana tersebut di Jakarta pada Rabu, 30 November 2016.

Toyota Etios Valco tidak akan bisa dipesan lagi tahun 2017, kemungkinan ada pengganti model lain

Fransiscus menegaskan bahwa rencana suntik mati small hatchback Toyota ini bukan karena penjualannya yang tidak atraktif, tapi lebih untuk menyederhanakan line-up produk Toyota di Indonesia.

Tidak drop tapi kami ingin effectiveness dari produk kami, sekarang produk kami banyak. Line up Toyota sudah ada 26 dan kami lihat effectiveness dari tiap-tiap produk seperti apa, suffix by suffix juga akan kami kurangi. Kalau dulu lebih banyak lagi, Innova saja ada 20 varian, kalau sekarang kira-kira cuma tinggal tiga terus dikalikan transmisi, dikalikan lagi dengan warna, engine, jadi tidak terlalu banyak,” kata Fransiscus.

Fransiskus menambahkan bahwa ada kemungkinan pihak Toyota akan menghadirkan produk lain sebagai pengganti mobil small hatchback ini. “Tahun depan sudah tidak bisa dipesan lagi. Untuk penggantinya ditunggu saja,” ujarnya.

Untuk ukuran mobil Toyota, penjualan Etios memang kurang menggembirakan. Selama tahun 2016 dari januari hingga oktober hanya mencapai 3.138 unit. Penjualan tertinggi hanya terjadi pada bulan Januari, yaitu sebanyak 420 unit, dibanding tahun lalu angka tersebut sebenarnya menunjukkan tren yang terus menurun. Mendekati akhir tahun, angka penjualan makin menurun hingga sekitar 200-an unit per bulan. Kian parah, pada bulan Oktober mengalami jumlah penurunan yang makin banyak, yaitu hanya 129 unit saja.
Toyota Etios Valco yang diluncurkan pada tahun 2013 ini merupakan senjata Toyota untuk bertarung di arena small hatchback. Bersaing dengan Honda Brio, Nissan March, Suzuki Splash, KIA Picanto dan Mitsubishi Mirage. Namun agaknya Etios kalah telak dalam bersaing dengan Honda Brio dan Mitsubishi Mirage.

Dari segi desain, fitur dan kenikmatan mengemudi, Etios Valco seperti jauh ketinggalan dari para kompetitornya. Selain itu, Small Hatchback merupakan kendaraan perkotaan, namun entah mengapa Toyota enggan membuat Etios bertransmisi otomatis. Padahal pada segmen ini, varian otomatis lebih disukai masyarakat perkotaan yang akrab dengan kemacetan.

Dengan dihentikannya produksi Etios Valco, berarti Toyota Indonesia akan absen di segmen Small Hatchback Indonesia. Ini bisa menjadi angin segar bagi brand lain yang sedang naik daun seperti Honda dengan Brio dan Nissan dengan New March yang kian atraktif. Tapi rasanya sulit mempercayai Toyota akan melepas begitu saja kue segmen supermini ini, menarik dinantikan akan seperti apa pengganti Etios yang dijanjikan oleh Fransiscus.

Toyota Etios Valco diproduksi oleh TAM di pabrik yang berlokasi di Karawang Jawa Barat. Menurut hemat kami, jika memang akan mengeluarkan produk baru pada segmen yang sama, mengapa tidak dilakukan peluncuran Etios generasi baru saja, misalnya All New Etios. Tapi tentunya Toyota punya pertimbangan sendiri. Kita tunggu saja update dari para petinggi TAM.

Salam Otomotif!

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.”

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan."

One thought on “Toyota Suntik Mati Etios Valco, Tak Laris karena Kalah Bersaing?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *