BLOG INI DIJUAL, HARGA AWAL : RP 500 JUTA (SILAHKAN DITAWAR) HUBUNGI: 0813 7752 5527

Tesla Recall 1,1 Juta Mobil karena Masalah Power Window

Share

CaruserMagz.com – Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) Amerika Serikat mengumumkan penarikan kembali atau recall pada sekitar 1,1 Juta unit mobil Tesla.

Masalah yang terjadi pada mobil Tesla tersebut adalah terkait power window yang berpotensi membahayakan penumpang. Kaca mobil Tesla yang terdampak berpotensi menjepit penumpang.

Adapun mobil Tesla yang terkena recall terkait masalah power window ini antara lain adalah:

  • Tesla Model 3 keluaran 2017-2022
  • Tesla Model Y keluaran 2020-2022
  • Tesla Model S keluaran 2021-2022
  • Tesla Model X keluaran 2021-2022. 

“Sistem otomatis pada (power window) kendaraan Tesla mungkin tidak bereaksi dengan benar setelah mendeteksi halangan (tetap menutup walau ada halangan),” tulis NHTSA. 

“Dengan demikian kendaraan ini tidak memenuhi persyaratan Standar Federal untuk Keselamatan Kendaraan Bermotor,” tegas pengumuman itu.

Belum ada laporan pengguna Tesla yang mengalami cidera akibat masalah power window ini.

Elon Musk memposting pernyataan pada akun Twitternya mengenai perbaikan yang diperlukan dan menegaskan tidak ada pengguna yang mengalami cidera sejau ini.

“Terminologi sudah usang dan tidak akurat. Ini adalah pembaruan perangkat lunak over-the-air kecil. Sepengetahuan kami, tidak ada cedera,” tulis Elon Musk. 

Untuk mengambil langkah cepat, Tesla telah memperbarui perangkat lunak pada mobil yang belum dikirim ke konsumen sejak 13 September 2022 lalu, guna memenuhi persyaratan NHTSA.

Tesla sendiri telah sering mengalami masalah yang harus berujung recall secara masif. Sejauh ini telah ada 14 kali recall yang melibatkan lebih dari 3,3 juta kendaraan Tesla.

Khusus masalah power window yang berpotensi menciderai pengguna mobil, sudah pernah terjadi pada BMW pada tahun 2003, jadi sudah sangat lama tidak ada masalah serupa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected!! (Konten ini Dilindungi)