Toyota Indonesia Recall Ratusan Ribu Mobil terkait Masalah Sensor dan Inflator Airbag, Ini Cara Cek!

Toyota umumkan kampanye Recall untuk 24.662 unit mobil di Indonesia karena masalah sensor airbag dan 117.117 unit karena masalah inflator airbag. Recall ini melibatkan Toyota New Kijang Innova, New Fortuner, Alphard, Corolla Altis dan Hilux, keluaran tahun 2015 hingga awal 2016. Begini cara cek Mobil Toyota apakah terkena Recall atau tidak.

 

CaruserMagz.com – Pihak Toyota Astra Motor (TAM) mengumumkan kampanye recall untuk beberapa mobilnya pada  Senin, 7 Mei 2018 melalui siaran pers di laman resminya. Recall tersebut bertajuk “Special Service Campaign” atau disingkat SSC.

 
SSC merupakan tindak lanjut TAM terhadap informasi yang dikirim oleh Toyota Motor Corporation (TMC) mengenai masalah pada airbag beberapa produk Toyota, yaitu sensor airbag yang diduga berpotensi mengurangi kenyamanan pengguna dan tentunya terkait masalah keselamatan berkendara.

 
Menurut Henry Tanoto, selaku Vice President Director of TAM, untuk memastikan program ini berjalan lancar dan sebagaimana mestinya, pihak TAM mengirimkan surat resmi secara langsung pada pelanggan yang memiliki kendaraan yang terindikasi terkait masalah ini, agar segera datang ke dealer Toyota terdekat.

 
“SSC hadir untuk memberikan layanan yang cepat dan efektif kepada pelanggan Toyota. SSC merupakan bagian dari upaya kami untuk mewujudkan semangat peace of mind bagi pelanggan,” kata Henry (7/5/18).

 
Bagi pelanggan yang tidak mendapatkan surat panggilan namun mengalami masalah yang serupa, misalnya menemukan indikasi yang tidak biasa pada airbag mereka atau pun perangkat terkait lainnya, seperti lampu peringatan airbag yang menyala, maka Toyota menyarankan untuk memeriksa kendaraan tersebut ke bengkel resmi Toyota, dan tetap akan dilayani sesuai program SSC.

 

Recall Terkait Sensor Airbag

 

Berikut daftar mobil Toyota yang terkena recall terkait masalah sensor airbag di Indonesia:

  • Toyota New Kijang Innova – Tahun Produksi: 7 Mei 2015 – 29 Januari 2016
  • Toyota New Fortuner – Tahun Produksi: 7 Mei 2015 – 29 Januari 2016
  • Toyota Alphard – Tahun Produksi: 7 Mei 2015 – 29 Januari 2016
  • Toyota Hilux – Tahun Produksi: 7 Mei 2015 – 29 Januari 2016

 
Untuk produk global Toyota dengan masalah yang sama, berikut mobil yang terlibat recall di seluruh dunia:

  • Alaphard / Velfire
  • Sienta
  • Noah / Voxy / Esquire
  • Probox / Succeed
  • Corolla
  • Highlander
  • Prius
  • Levin
  • Hilux

 

Recall Terkait Inflator Airbag

 

Sebelumnya Toyota juga sudah mengumumkan recall terkait penggantian inflator airbag sejak tahun 2015. Recall ini ada hubungannya dengan masalah airbag Takata yang harus segera diganti mengingat airbag maut tersebut telah banyak memakan korban jiwa dan luka-luka di seluruh dunia. Namun belum ada kasus celaka karena airbag Takata yang melibatkan mobil Toyota.

 
Pihak Toyota tidak mau kecolongan, sehingga tetap melakukan kampanye recall. Berdasarkan data dari pihak TAM, jumlah kendaraan Toyota yang terlibat masalah inflator airbag di Indonesia adalah 117.117 unit. Berikut daftarnya:

  • Toyota Alphard, produksi tahun 2010 – 2014
  • Toyota NAV1, produksi 2012 – 2013
  • Toyota Camry, produksi 2002 – 2004
  • Toyota Corolla, produksi 2001 – 2013
  • Toyota Vios, produksi 2006 – 2013
  • Toyota Yaris, produksi 2006 – 2013

 
Namun hingga akhir April 2018, tercatat baru 12,74% dari total unit yang terlibat yang sudah diganti atau diperbaiki inflator airbag-nya, yaitu sebanyak 14.918 unit di Indonesia. Itu artinya masih ada 102.199 unit  (87,26%) mobil Toyota di Indonesia masih berpotensi mengalami kegagalan fungsi airbag atau bahkan berpotensi menyebabkan kecelakaan layaknya kasus-kasus airbag Takata.

 

Cara Cek Mobil Toyota, apakah kena Recall terkait Airbag

 

Pihak TAM menyiapkan beberapa saluran komunikasi untuk memfasilitasi program recall SSC sensor airbag maupun inflator airbag. Antara lain sebagai berikut:

  • Nomor Telpon Customer Care  : 1-500-315
  • Website resmi Toyota melalui link berikut: www.toyota.astra.co.id/ssc
  • Mendatangi jaringan outlet resmi Toyota terdekat.

 
Pemilik mobil Toyota bisa mengecek apakah mobilnya terkena recall atau tidak melalui lama resmi seperti pada link yang kami berikan di atas. Cukup mengetik 17 digit nomor rangka kendaraan dan alamat email lalu klik “Search”, lalu akan diarahkan pada beberapa tahap selanjutnya. Hasilnya adalah informasi apakah mobil sobat terkena recall atau tidak dalam program SSC ini.

 
Menurut pihak TAM, semua biaya service dan part yang harus diganti ditanggung sepenuhnya oleh mereka, sehingga layanan ini bersifat gratis. Jika pelanggan sudah mengetahui bahwa mobilnya terkeca recall, sebaiknya segera menghubungi dealer resmi toyota terdekat untuk mengatur jadwal service khusus ini.

 
Waktu yang dibutuhkan untuk pengecekan dan penggantian sensor airbag memerlukan waktu paling cepat 30 menit dan paling lama hingga 7 jam. Sedangkan untuk pengecekan dan penggantian komponen inflator airbag diperlukan sekitar 3,5 jam.

 
Meskipun hingga Mei 2018 belum ada laporan kasus kecelakaan ataupun luka-luka terkait inflator airbag maupun sensor airbag pada mobil Toyota di Indonesia, Toyota terus menghimbau pelanggan untuk proaktif mengecek kendaraannya.

 

Saran bagi Pemilik Mobil Toyota

 

Karena airbag merupakan komponen fitur keselamatan, maka sebaiknya pengguna mobil Toyota tidak meremehkan masalah ini. Jangan sampai beberapa kejadian yang berakibat fatal terjadi. Misalnya airbag yang tidak mengembang saat diperlukan, atau inflator airbag yang meledak berlebihan hingga menembakkan komponen logam tajam ke arah penumpang.

 
Sudah banyak korban yang melibatkan inflator airbag, sudah puluhan korban jiwa dan ratusan luka-luka di seluruh dunia karena inflator airbag yang meledak seperti granat. Baca artikel kami sebelumnya yang menjelaskan hal ini:

 
Angka partisipasi dari pengguna mobil Toyota yang memenuhi panggilan recall yang hanya 12,74% menunjukkan kecilnya perhatian konsumen Indonesia pada masalah keselamatan berkendara. Sepertinya Toyota dan pabrikan otomotif lainnya di Indonesia perlu bekerja lebih keras mengkampanyekan recall mereka, sebelum terjadi hal-hal yang merugikan konsumen.

 
Demikian semoga informasi ini ini bermamfaat bagi sobat pemilik dan pengguna mobil Toyota, khususnya mobil yang terlibat pada beberapa list yang kami berikan di atas. Apalagi jika sobat membeli mobil Toyota sebagai mobil bekas, perlu dipastikan apakah pemilik sebelumnya sudah memenuhi panggilan recall atau belum. Sekali lagi, jangan anggap remeh masalah airbag, karena ini terkait keselamatan berkendara.

 
Salam Otomotif!

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it.”

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Tulis Komentar