Pabrik Hyundai Cikarang Rampung 60%, Produksi Mobil Dipastikan Awal 2022

Pembangunan Pabrik Hyundai di Indonesia

CaruserMagz.com – Pembangunan pabrik Hyundai di Sukamukti, Cikarang, Bekasi telah berlangsung sejak Maret 2020 dan masih berlangsung walau di tengah ancaman pandemi Covid-19. PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) mengklaim proses pembangunan telah mencapai lebih dari 60% dan diharapkan rampung 100% pada akhir 2021.

Di lain sisi, Makmur selaku Managing Director PT Hyundai Motor Indonesia (HMI) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Hyundai di Indonesia, mengatakan bahwa pabrik tersebut akan mulai beroperasi di awal 2022.

Sekarang, pabrik kita sudah siapkan dan diharapkan bisa ready di awal 2022 mendatang,” ujar Makmur, pada sesi diskusi virtual saat peluncuran mobil listrik, Hyundai IONIQ dan Kona Electric pada Jumat, 6 November 2020.

Hyundai Kona Electric - suv listrik pertama indonesia
Hyundai Kona Electric – suv listrik pertama indonesia

Mengenai mobil apa yang akan diproduksi di pabrik Hyundai Cikarang tersebut, Makmur sedikit memberi informasi bahwa model-model yang akan dirakit adalah MPV dan SUV, karena itu adalah produk yang digemari masyarakat Indonesia.

Pastinya, produksi kami mengikuti jenis kendaraan apa yang digemari masyarakat Indonesia. Indonesia ini fokusnya ke arah yang Multi Purpose Vehicle (MPV) dan Sport Utility Vehicle (SUV). Nah kita juga banyak menyiapkan produk-produk dari sisi yang hi-tech, dan juga siap yang MPV dan SUV,” papar Makmur.

Menurut Makmur, ada juga kemungkinan pabrik Hyundai Indonesia tersebut memproduksi mobil-mobil listrik, sebagaimana komitmen Hyundai untuk menjadi Game Changer dalam elektrifikasi mobil di Indonesia, dengan berperan besar menghadirkan kendaraan-kendaraan yang ramah lingkungan di tanah air.

Hyundai memilih Indonesia sebagai basis produksi mobil karena menilai potensi pasar otomotif Indonesia sangat besar. Investasi senilai 1,5 Miliar Dollar Amerika Serikat digelontorkan untuk membangun pabrik yang nantinya tidak hanya menyuplai mobil di pasar domestik Indonesia, tapi juga akan mengimpor mobil-mobilnya ke negara-negara lain di Asia Tenggara.

Pembangunan Pabrik Hyundai di Cikarang
Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, dalam kunjungan ke lokasi pabrik PT HMMI di Cikarang, Bekasi, Jumat (17/4/2020) – Foto oleh AntaraNews

Harapan mengenai keberlangsungan investasi manufaktur mobil di Indonesia juga disampaikan oleh YoungTack Lee selaku President of Hyundai Motor Asia Pacific Headquarters. Dia mengatakan bahwa Hyundai ingin menjadi game-changer di peta otomotif tanah air, yaitu menjadi pioner dalam menghadirkan kendaraan yang ramah lingkungan.

Kami berharap menjadi game-changer dan mendukung perekonomian Indonesia melalui Pabrik Hyundai Motor yang akan menjadi inovasi proyek kedua negara,” kata YoungTack Lee (16/11).

Jadi, bagi Anda yang sudah lama kepincut dengan mobil-mobil Hyundai dan berencana membeli salah satunya. Bersabarlah sekitar 2 tahun lagi, karena tentunya jika telah diproduksi di dalam negeri, seharusnya harga akan lebih terjangkau dari model-model CBU yang sekarang diimpor langsung dari Korea Selatan. Semoga akan ada Santa Fe, Palisade, Kona atau mobil-mobil penumpang Hyundai lainnya yang canggih, menawan dan berharga jauh lebih murah karena berstatus ‘Made in Indonesia‘.

Yayan Abdhi
Share

Yayan Abdhi

"Pecinta otomotif yang lebih suka menulis, ketimbang berbicara di depan kamera. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Dukung saya untuk terus menulis artikel-artikel bermamfaat dengan membagikan artikel ini di akun media sosial Sobat."

You may also like...

Tulis Komentar