Mengapa Orang Jepang Suka Mobil Berbentuk Kotak?

CaruserMagz.com – Selera terhadap bentuk dan desain mobil adalah preferensi masing-masing orang. Namun setiap masyarakat pada suatu negara pada umumnya punya selera mainstream. Hal yang unik pada masyarakat Jepang adalah kesukaan mereka pada mobil berbentuk kotak atau sering disebut “Mobil Boxy”.

 
Selera umum suatu masyarakat bisa jadi dipengaruhi para desainer mobil yang menyuguhkan mobil-mobil berbentuk indah dan futuristik. Para desainer otomotif bahkan adalah lulusan-lulusan disiplin ilmu desain dari Universitas-universitas bergengsi.

 
Namun tahukah sobat, bahwa kebanyakan desain mobil yang diproduksi masal lebih dipengaruhi oleh selera masyarakat kebanyakan di negara dimana mobil tersebut diprioritaskan untuk dijual.

 
Pabrikan mobil biasanya melakukan penelitian sosiologi konsumen terhadap selera masyarakat dimana mobil yang akan mereka buat dipasarkan. Hasil research tersebut kemudian diwujudkan dalam desain mobil yang paling banyak mengakomodir selera mayoritas konsumen.

 
Itulah mengapa jika sobat adalah orang yang punya selera tinggi atau anti-mainstream, desain kebanyakan mobil sejuta umat pada umumnya tidak sesuai dengan selera sobat.

 
Kembali ke selera masyarakat Jepang yang suka pada mobil boxy, mari kita ungkap asal muasal kecintaan mereka pada mobil berbentuk kotak. Berikut ulasannya:

 

1. Pola Pikir “Shinto”

 
Sebagaimana kita ketahui, masyarakat Jepang memiliki budaya dan tradisi yang sangat mereka pegang teguh. Kedisiplinan pada tradisi tersebut berasal dari kepercayaan yang mereka sebut “Shinto“. Bahkan Shinto inilah yang lebih layak disebut agamanya orang Jepang.

 
Prinsip dari Shinto adalah menghormati alam dan sesama manusia. Implementasinya adalah untuk tidak mementingkan diri sendiri, melainkan mengambil secukupnya untuk kebutuhan sendiri, lalu berbagi selebihnya untuk orang lain. Atau dapat kita katakan sebagai menghindari berlebih-lebihan untuk kenikmatan pribadi, sehingga tidak mengambil hak orang lain.

 
Lalu apa hubungan pola pikir Shinto dengan bentuk mobil boxy? Mobil berbentuk kotak dianggap sebagai implementasi berbagi ruang secara efisien dengan semua pengguna jalan lain.

 
Dengan bentuk mengotak, ruangan kabin mobil akan lega baik ruang kepala maupun ruang kaki. Disisi luar mobil, tidak ada ruang di sisi-sisi samping dan belakang mobil yang diambil, namun menjadi ruang kosong. Seperti pada ilustrasi di bawah ini:

 

Mengapa orang Jepang suka mobil boxy - Mobil Kotak vs Bulat
Mengapa orang Jepang suka mobil boxy – Mobil Kotak vs Bulat

Ilustrasi di atas menunjukkan bahwa untuk mendapatkan ruang kepala yang sama, mobil membulat membutuhkan dimensi yang lebih lebar, sehingga mengambil lebih banyak ruang di jalan. Jadi, mobil berbentuk kotak adalah cara berbagi ruang secara efektif dan efisien. Filosofi Shinto Inilah salah satu alasan mengapa orang Jepang menyukai mobil boxy.

 

2. Konsep “Kei Cars” untuk Keterjangkauan

 

Kei Car atau sebutan untuk mobil kecil sudah lazim di Jepang sejak Perang Dunia II. Saat itu, Jepang berada pada kondisi sulit, sehingga masyarakat Jepang tidak memikirkan kemewahan, hal yang lebih penting adalah fungsionalitas dan keterjangkauan harga.

 
Mobil boxy yang kecil adalah solusi terbaik untuk harga yang terjangkau, fungsionalitas yang efektif dan kenyamanan dalam berkendara. Kemudian kecintaan orang Jepang pada mobil berbentuk kotak tersebut berlanjut menjadi tradisi hingga kini.

 
Selain itu, dari faktor biaya-biaya lain, mobil kecil dibebani tarif pajak dan asuransi yang rendah. Kemudian ada keistimewaan bagi Kei Car di Jepang, yaitu calon pembeli tidak diwajibkan membuktikan ketersediaan ruang parkir, dimana mobil lain diwajibkan menyatakan hal tersebut.

 

3. Faktor Ruang

 
Jepang adalah negara kepulauan yang kini sangat padat karena populasi yang tinggi dan terus meningkat. Ruang parkir menjadi masalah yang sulit bagi pengendara mobil di negara ini. Sehingga mobil kecil berbentuk kotak akan lebih mudah mendapat ruang di area parkir.

 
Ruang parkir untuk mobil kecil berbentuk boxy akan lebih minimal. Pola pikir ini juga ada hubungannya dengan kepercayaan Shinto yang kami ilustrasikan pada perbandingan mobil kotak dan membulat di atas.

 
Baca juga:

 
Demikianlah alasan mengapa orang-orang Jepang menyukai mobil berbentuk kotak. Walau di luar negeri, mobil-mobil Jepang yang lebih laris adalah mobil-mobil yang tidak mengotak.

 
Selera masyarakat Jepang yang merupakan asal pabrikan brand-brand mobil ternama di dunia, memang kontras terhadap masyarakat di negara-negara produsen mobil Eropa yang menyukai mobil besar dan mewah. Namun hal itu membuktikan bahwa masyarakat Jepang lebih cerdas dalam hal efektifitas dan efisiensi.

 
Salam Otomotif!

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:
Profile Photo - Yayan Abdhi - Carusermagz

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it.”

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Loves to drive cars and writes a lots about it."

Tulis Komentar