Membedah Desain DFSK Glory i-Auto - Mirip mobil apa

Menerka Inspirasi Desain DFSK Glory i-Auto – Eksterior Ala Mercy, Interior Mirip BMW

Berita DFSK SUV

CaruserMagz.comMembedah Desain DFSK Glory i-Auto – SUV flagship dari pabrikan asal Tiongkok, DFSK Glory i-Auto, resmi diluncurkan pada pada Rabu 22 Juli 2020, secara virtual. Sebagai model termewah dari jajaran SUV DFSK, i-Auto ini ditawarkan dengan fitur berlimpah dan tentunya tampilan yang dibuat sebagus mungkin oleh sang pabrikan.

DFSK Glory i-Auto adalah varian tertinggi dari Glory 580, hal itu terlihat dari bentuk keseluruhannya yang jelas terlihat sebagai sosok SUV DFSK pertama di Indonesia tersebut. Namun pada detail-detailnya, banyak perubahan yang dilakukan DFSK untuk membuat mobil ini nampak premium, baik di tampilan luar, maupun interior kabinnya.

Dari desain fascia depan, kita melihat beberap bagian yang sepertinya diinspirasi dari desain milik raksasa produsen mobil premium, Mercedes-Benz. Yang paling kentara adalah grill Glory i-Auto yang terlihat mirip dengan grill Diamond-Style ala jaring laba-laba yang ada pada Mercedes-Benz C-Class AMG Line, yang sudah hadir di Indonesia sejak akhir 2018.

Kemiripan Eksterior DFSK Glory i-Auto dan Mercedes C-Class AMG Line
Ada Nuansa Eksterior Mercedes C-Class AMG Line pada DFSK Glory i-Auto

Tak hanya itu, bentuk head-lamp juga bisa kita rasakan nuansa Mercedes-Benz C-Class. Jika saja Signature LED-DRL Light-nya berada di bagian atas lampu maka akan sangat kentara nunansa Mercy-nya. Namun LED-DRL tersebut berada di bagian bawah pada i-Auto.

Sepintas lalu, garis yang membentuk huruf-C pada fog-lamp housing juga mengingatkan kita pada Mercy C-Class C300 AMG Line. Hanya saja pada Glory i-Auto, bagian itu benar-benar diisi lampu kabut, sedangkan pada Mercy tidak.

Masuk ke kabin, kita langsung merasakan nuansa interior BMW Seri-5, khususnya pada dashboard. Bentuk-bentuk interior BMW bisa kita rasakan pada floating head-unit yang bentuknya sangat mirip, bagian tengah lingkar kemudi serta tombol-tombol streering switch, motif aksen kayu di bagian tengah dashboard, detail konsol tengah, hingga ke bentuk tuas transmisi dan posisi tombol start-stop engine.

Namun beberapa bagian dibedakan, seperti warna dan motif aksen kayu, bentuk exhaust AC yang dibuat berkebalikan dengan milik BMW, putaran control ada di sisi kanan konsol tengah sementara BMW ada di sisi kiri, dan center-cluster i-Auto tidak dibuat terintegrasi dalam warna hitam.

Ada kemiripan Interior DFSK Glory i-Auto dan BMW Seri-5
Ada kemiripan Interior DFSK Glory i-Auto dan BMW Seri-5

Baca juga: Review Lengkap DFSK Glory 560, Ini Keunggulan dan Kekurangannya

So.. kira-kira begitulah yang bisa kami terka mengenai kemungkinan inspirasi desain DFSK Glory i-Auto. Melihat detail eksterior dan interiornya, memang langsung mengingatkan kami pada detail-detail mobil premium Eropa. Perkiraan ini bisa jadi salah, tapi kami merasakan kesamaannya. Untungnya ada banyak juga perbedaan sehingga Glory i-Auto ini kami kira selamat dari cap menjiplak seperti mobil-mobil Tiongkok lainnya.

Memang awalnya bisa jadi meniru, hingga suatu saat sang pabrikan menemukan ciri khasnya sendiri. Semua industri barang itu awalnya meniru market leader, kemudian hingga masyarakat tidak lagi menilainya meniru. Kita tentu tahu polemik Apple vs Samsung mengenai desain awal Smartphone, mereka sangat lama saling menuntut di pengadilan karena kesamaan beberapa bagian. Namun sekarang orang tidak lagi mempedulikan hal itu.

Bagi konsumen yang ingin merasakan kemewahan mobil premium dan fitur-fitur canggih yang biasanya hanya ada pada mobil berharga miliaran, namun punya budget terbatas, kini punya pilihan alternatif yang sangat menarik. Karena Glory i-Auto dibanderol hanya Rp 329 jutaan. Itu value-for-money yang sangat tinggi, mengingat fitur dan kenyamaan serta kualitas bahan Glory i-Auto jauh lebih baik dari mobil Jepang dengan harga yang setara. Hanya saja, Anda haruslah orang yang tidak memusingkan prestise brand image.

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Tulis Komentar