Lada 2050 Vision of Future Mobility, Mobil Konsep atau Printer Inkjet?

CaruserMagz.com – Apakah sobat pernah mendengar merek mobil “LADA”? Mungkin sebagian besar kita di Indonesia merasa asing dengan kata Lada sebagai brand mobil, melainkan lebih kita kenal sebagai bumbu yang membuat kita dijajah berabad-abad oleh bangsa Eropa. Lada merupakan brand otomotif asal Rusia yang sekarang bernaung di bawah Aliasi Renault-Nissan, tidak begitu kita kenal karena tidak ada di negara kita dan juga di Asia Tenggara.

 
Seorang pehobby desain mobil bernama Andrey Kirichenko memposting karya digitalnya di situs Behance.net. Kirichenko membuat mobil konsep masa depan yang dinamai “LADA 2050 – Vision of Future Mobility”.

 
Dalam situs yang merupakan wadah para desainer mobil konsep tersebut, Kirichenko mengaku bahwa karyanya ini dibuat dengan suvervisi dari Team LADA Design yang bermarkas di Moscow.

 
Pada keterangan singkatnya, dituliskan bahwa ini adalah autonomous car yang dioperasikan dengan Operating System “Mobility 4.0” dengan sumber tenaga dari Cell Berbahan bakar Thorium232.

 

Lada 2050 - Vision of Future Mobility - 3
Lada 2050 – Vision of Future Mobility – Tampak Depan dan Atas

by: Andrey Kirichenko
OS : Autonomous Mobility 4.0
Collective Mind: Global Transport Flow Network
Alternative Power: Thorium232 Fuel Cell

 
Entah apa maksudnya, apakah itu bahan bakar atau sumber energi yang berasal dari planet Asgard dan dibawa ke bumi oleh Thor, tokoh superhero Marvel di film Holiwood. Mungkin Mas Kirichenko terobsesi dengan film Thor dan film-film antariksa holiwood.

 

Setidaknya dari bentuk LADA 2050 yang dia buat, menggambarkan obsesinya akan mobil terbang seperti di film-film fiksi ilmiah. karya digital tersebut terlihat bukan seperti mobil, lebih seperti pesawat ruang angkasa kecil.

 
Tidak ada roda yang terlihat pada konsep Lada 2050 ini, melainkan kaki-kaki yang menyerupai sayap. Jikapun ini adalah mobil, kemungkinan besar ini adalah mobil terbang atau mengambang seperti pada film StarWar.

 

Lada 2050 - Vision of Future Mobility - 2
Lada 2050 – Vision of Future Mobility – Penampakan Samping

 
Konsep ini disebut desainernya sebagai visi mobilitas masa depan di tahun 2050, yang artinya sekitar 32 tahun lagi. Dengan konsep dan teknologi yang digambarkan tersebut, rasanya sulit terwujud dalam waktu 30 tahun, kecuali sumber energi Thorium yang memungkinkan teknologi mobil terbang ditemukan dalam waktu dekat.

 
Konsep Lada 2050 ini terasa ekstrim jika dibandingkan dengan konsep Rolls Royce Phanthom 2050 yang dibuat Matthew Parsons pada situs yang sama. Karena RR Phantom 2050 tersebut lebih terlihat masuk akal sebagai sebuah mobil mewah. Sedangkan Lada 2050 ini lebih terlihat seperti printer inkjet ketimbang sebuah mobil.

 
Baca Juga: Rolls Royce Phantom Masa Depan diperkirakan Seperti Ini

 
Apalagi judulnya adalah LADA, bukan Tesla, Hyundai atau BMW yang kita kenal jauh lebih Advance dari brand Rusia tersebut. Namun itu wajar-wajar saja, mengingat Kirichenko adalah orang Rusia dan kecintaan pada produk negerinya tentu berperan besar.

 
Salam Otomotif!

“Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan.”

ARTIKEL MENARIK LAINNYA:

Yayan Abdhi

"Penyuka dunia otomotif yang menemukan passion dalam menuliskan opini dan peristiwa. Memulai blog otomotif pada akhir 2015, lalu menjadikan blogging sebagai keseharian yang menyenangkan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *