Kapan Ganti Per Mobil? Ciri Per Keong Harus Diganti

Kapan ganti per mobil - Ciri Per Keong Harus Diganti

CaruserMagz.comKapan saatnya ganti per mobil? – Salah satu komponen penting pada kaki-kaki mobil adalah per dan pada mobil penumpang modern saat ini, jenis per yang banyak digunakan adalah per keong.

Disebut per keong, karena bentuknya yang melingkar-lingkar seperti pada keong, walau tidak sepenuhnya mirip keong yang mengerucut. Istilah keong sebenarnya lebih cocok disematkan pada komponen Turbo pada mesin mobil.

Sebelumnya kami menulis artikel tentang kapan saatnya ganti shockbreaker mobil dan apa ciri-ciri peredam kejut tersebut sudah minta diganti. Namun ternyata artikel tersebut banyak juga dibuka pengunjung blog ini dari Google Search dengan KeyWord “Kapan Saatnya Ganti Per Mobil“.

Untuk memenuhi ekspektasi pembaca yang menanyakan kapan waktu ganti per mobil dan apa ciri-ciri per keong mobil harus diganti, maka kami tulis artikel ini. Agar dirasa lebih tepat menjawab pertanyaan para Car Users.

Coil Spring - Komponen Penting pada Suspensi Mobil
Coil Spring – Komponen Penting pada Suspensi Mobil

Per mobil, khususnya per keong termasuk komponen mobil yang sangat kokoh dan tahan lama, karena per dibuat dari baja yang kuat dan punya daya tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan, semisal korosi, temperatur dan tekanan beban.

Sehingga Menurut Teddy Limyanto, Kepala departmen penjualan dan pemasaran PT. Indospring. Tbk, seperti dikutip oleh Otomotif.Gridoto.com, per keong mobil tidak perlu diganti karena dia akan berfungsi dengan baik sepanjang usia kendaraan.

Umur per keong atau coil spring itu bisa seawet usia kendaraan,” ujar Teddy Limyanto (Feb-2016).

Namun ada syaratnya, yaitu bahwa per keong tersebut adalah standar dari pabrikan mobil, bukan sudah dimodifikasi atau diganti dengan spesifikasi yang tidak tepat oleh pemilik mobil.

Baca juga:

Beberapa kondisi bisa menjadi ciri bahwa per keong mobil harus diganti. Misalnya sudah diganti ke spesifikasi yang tidak tepat oleh pemilik mobil, sebaiknya diganti ke model standar sesuai originalnya dari pabrikan mobil atau yang lebih baik.

Spesifikasi per keong yang tidak tepat berpotensi membahayakan jika tidak memenuhi standar kemampuan yang ditentukan pabrikan. Over spek dalam hal kekuatan juga tidaklah tepat, karena akan mengurangi kenyamanan penumpang.

Walau sangat jarang terjadi, per patah adalah kondisi yang mengharuskan komponen tersebut diganti. Hal ini terjadi pada umumnya karena penggunaan mobil yang tidak tepat sasaran, semisal mobil penumpang dibuat untuk mengangkut beban barang berlebihan dalam waktu lama.

Per yang sudah dimodifikasi, misalnya dipotong untuk mendapatkan ground-clearance yang lebih rendah, sebaiknya juga dikembalikan ke spespesifikasi standar. Misalnya jika membeli mobil bekas dimana per keongnya sudah dimodif.

Ingin mendapatkan tingkat kenyamanan yang lebih baik bisa menjadi alasan yang dibenarkan untuk mengganti per keong mobil. Namun sebaiknya tetap dengan pengawasan oleh tenaga ahli yang teruji, untuk hasil yang mempertimbangkan keselamatan berkendara.

Untuk mobil penumpang ringan yang membawa beban tidak berlebihan, semisal Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander, Suzuki Ertiga dan Toyota Innova atau bahkan SUV semisal Fortuner dan Pajero Sport, harus-nya per keongnya akan berfungsi dengan baik selama usia mobilnya, asalkan tidak dimodifikasi.

Yayan Abdhi

Yayan Abdhi

"Pecinta otomotif yang lebih suka menulis, ketimbang berbicara di depan kamera. Terimakasih telah berkunjung ke blog ini. Dukung saya untuk terus menulis artikel-artikel bermamfaat dengan membagikan artikel ini di akun media sosial Sobat."

Tulis Komentar